Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Curiga Selingkuh, Mantan Istri Dicekik Hingga Tewas

Pelaku Ali Muddin (36) saat diinterogasi oleh Anggota Unit 2 Satreskrim Polres Malang.(jay)

Malang Post — Pelaku pembunuhan di Dusun Krajan Desa Gondanglegi Kulon Kecamatan Gondanglegi, langsung ditindak Satreskrim Polres Malang. Pelaku yang bernama Ali Muddin (38) menyerahkan diri. Tak lama setelah melakukan aksi pembunuhan Kamis (3/6/2021) malam.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar menjelaskan. Kejadian berawal saat korban Wiwik (30) yang baru saja cerai 18 Mei 2021 dengan pelaku, pergi keluar berdua. 

Baca Juga ----------------------------

Hingga kemudian, keduanya spontan memutuskan berkunjung ke rumah kerabat pelaku di Dusun Krajan Desa Gondanglegi Kulon. Sesampainya disana, keduanya malah cek-cok. 

“Pelaku menjemput korban di rumah orang tuanya. Setelah itu mereka pergi berdua. Hingga berhenti di rumah kosong itu, sekitar pukul 17.00 WIB. Ternyata, rumah itu milik kerabat pelaku. Makanya dia bisa masuk ke rumah kosong itu,” ujar AKBP Hendri Umar, Kamis (3/6/2021) jelang tengah malam. 

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar didampingi Kasatreskrim Polres Malang AKBP Donny Kristian Baralangi.

Cek-cok disebabkan, pelaku curiga pada korban melakukan selingkuh. Namun dari keterangan tersangka, korban bersikukuh tidak mengaku. Hingga cek-cok makin memanas. Berujung pada kematian korban sekitar pukul 17.21 WIB. 

“Mereka bertengkar, hingga baku pukul. Lalu pelaku mencekik korban, hingga duduk tak berdaya. Akhirnya tewas,” imbuhnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pernikahan Ali dan Wiwik, telah dianugerahi dua anak yang masih kecil. Itulah yang menjadi alasan keduanya masih sering pergi berdua. Meskipun, sudah dalam proses perceraian.

“Jadi mereka berdua ini, alasan kalau mau belikan anaknya kue. Makanya masih sering jalan berdua. Padahal sudah dalam proses perceraian. Hingga akhirnya, surat cerai mereka keluar pada tanggal 18 Mei 2021,” pungkasnya. 

Korban diketahui tewas dengan bekas luka cekikan. Saat ini pelaku sudah meringkuk di ruang tahanan Polres Malang. Pelaku disangkakan pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat 3. Tentang penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.(yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

News

Malang Post – Kepedulian sosial saat ini benar-benar diuji. Tak perlu jauh. Perhatian terhadap orang didekat kita. Mereka yang terpapar Covid. Pasti butuh support. Seperti...

headline

Malang Post – Program yang digencarkan Walikota Malang Drs H Sutiaji tentang lima strategi penanganan Covid mulai membuahkan hasil. Diantaranya Malpro (Malang beli produk lokal),...

Malang Raya

Malang Post – Setelah 37 tahun menjadi anggota polwan, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni mengakhiri masa tugasnya di Polresta Malang Kota, pada usia 58 tahun....

Malang Raya

Malang Post – Ada yang menarik setelah rapat evaluasi Pemkot Malang dan Forpimcam Lowokwaru dan Blimbing. Walikota Malang Sutiaji dan peserta rakor mempraktekkan cara menggunakan...

Malang Raya

Malang Post –  Jumlah kasus Covid masih tinggi. Pemkot Malang pun menggelar rapat koordinasi dan evaluasi bersama Forum Koordinator Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Kali ini Kecamatan...

Malang Raya

Malang Post – Warga Kabupaten Malang menyambut antusias gelaran Vaksinasi Gotong Royong. Giat ini diselenggarakan IKA (Ikatan Keluarga Alumni) dan Keluarga Besar UB (Universitas Brawijaya),...

Pendidikan

Malang Post – Program akselerasi vaksinasi terus dilakukan pemerintah. Mulai dari tingkat pusat maupun di daerah. Tak ketinggalan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Ikut andil melakukan...

headline

Malang Post – Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan pemimpin baru beberapa institusi pendidikan di bawah naungannya. Salah satunya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang...