Connect with us

Hi, what are you looking for?

Arema

Arema FC Minus Pelatih Fisik Bersertifikasi

SEMANGAT: Pemain Arema saat berlatih untuk meningkatkan kebugaran dan kemampuan fisik mereka. Meski hingga saat ini, belum ada pelatih fisik yang berlisensi khusus. (Foto: Arema Official)

Malang Post – Jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2021/2022, pada 10 Juli 2021 mendatang, skuat Arema FC terus berbenah dalam 60 hari terakhir. Pasca gagal total pada fase babak penyisihan Grup A, turnamen pramusim Piala Menpora 2021, di Solo.

Atau dalam dua pekan terakhir, sejak 20 Mei 2021 lalu, tim Singo Edan resmi dinahkodai pelatih kepala yang baru asal Portugal, Eduardo Filipe Arroja Almeida. Fokus fase pertama persiapan tim, selain pre-conditioning, juga membenahi fisik. Sebagai salah satu biang kegagalan pada Piala Menpora 2021.

Baca Juga ----------------------------

‘’Sejak pertama datang ke Arema, fase awal program latihan, saya ingin terus meningkatkan kondisi kebugaran atau fisik pemain, dalam setiap sesi latihan. Apalgi pemain baru libur panjang Lebaran.’’

‘’Meningkatkan kondisi fisik para pemain, merupakan latihan normal. Ini untuk meningkatkan kebugaran. Tentu ada variasi untuk latihan nantinya. Latihan fisik tak melulu harus dilakukan dengan sekadar lari-lari atau jogging yang menguras tenaga,’’ ujar Eduardo Almeida, kepada DI’s Way Malang Post melalui zoom meeting, kemarin.  

Komposisi pemain  Arema FC sendiri, jelang bulan kick off kompetisi pada 10 Juli mendatang,  baru memiliki 25 pemain lokal. Minus legiun asing. Tak satupun yang sudah merapat ke tim dari kuota empat pemain.

Berbeda dengan jajaran tim pelatih. Tim Singo Edan telah lengkap disemua lini. Mulai dari head coach dipegang Eduardo Filipe Arroja Almeida (Portugal), hingga trio asisten pelatih. Seluruhnya tenaga lokal. Kuncoro, Singgih Pitono dan Siswantoro. Termasuk pelatih penjaga gawang asal Brasil, Felipe Americo Martins Goncalves.

Juga physiotherapist dipegang Reta Arroyan dan sport therapist, David Setiawan serta dokter tim, dr Nanang Tri Wahyudi, SPOK. Tetapi masih minus fitness coach atau fitness trainer (pelatih fisik), yang mengantongi klasifikasi sertifikat atau lisensi khusus.

Sementara ini, pelatih fisik dipegang Siswantoro, yang belum memiliki lisensi asisten pelatih khusus fisik. Baik level PSSI (nasional) maupun AFC. Dia bermodalkan alumni S-1 Fakultas Pendidikan Ilmu Eksakta dan Keolahragaan (FPIEK) jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR). Serta lulusan S-2 Magister Pendidikan Olahraga di IKIP Budi Utomo Malang.

‘’Untuk sekarang, saya pikir kami sudah oke (tanpa pelatih fisik, Red.). Tapi kami lihat saja nanti. Situasinya saat ini, kami sedang dalam proses persiapan. Nanti kami akan tahu, apakah tim ini butuh pelatih fisik atau tidak. Saya belum memutuskan, apakah memerlukan tenaga khusus pelatih fisik berlisensi atau tidak. Sementara ini  program latihan fisik sudah tertangani dengan baik,’’ tandas pelatih berlisensi UEFA Pro Licence (2011) tersebut.

Dalam 10 tahun musim kompetisi terakhir, sejak ISL 2011/2012 hingga Liga 1 2021/2022 ini, tercatat tiga kali Arema FC memiliki tenaga pelatih fisik dengan lisensi khusus, untuk seorang fitness coach. Meski keduanya sama-sama tak lama atau bahkan tidak satu musim penuh.

Mereka adalah Dusan Momcilovic asal Serbia (28 November 2017-7 Agustus 2018) pada Liga 1 2017. Kemudian Marcos Gonzalez asal Argentina (2 Januari-2 Agustus 2020) pada Liga 1 2020.

Arema juga pernah memiliki pelatih fisik lokal, dengan lisensi khusus memupuni. Yakni (alm) Satia Bagja Ijatna pada ISL 2013. Dia alumni UNJ (Universitas Jakarta), baik S-1, S-2, maupun S-3 (doctoral) di bidang keolaharagaan. Selain juga pemegang AFC Fitness Coaching Certificate.  

‘’Untuk program latihan fisik sudah ada yang menanganinya (Siswantoro, Red.). Kami terdiri dari lima orang pelatih yang masing-masing punya tanggung jawab, yang sudah dijalankan dengan baik. Satu pelatih kepala, tiga asisten pelatih dan satu pelatih penjaga gawang. Saat ini, kami juga mengerjakan segala sesuatunya bersama-sama. Itu yang lebih penting. Kondisi fisik pemain saat ini alami peningkatan,’’ pungkasnya. (yan)

Pelatih Fisik Arema FC 2011-2021

Liga 1 2021/2022 : dirangkap asisten pelatih (Siswantoro)
Liga 1 2020 : Marcos Gonzalez (Argentina)
Liga 1 2019 : dirangkap asisten pelatih (Kuncoro)
Liga 1 2018 : dirangkap asisten pelatih (Kuncoro)
Liga 1 2017 : Dusan Momcilovic (Serbia)
QNB League 2015 : dirangkap asisten pelatih (Kuncoro)
ISL 2014 : dirangkap asisten pelatih (I Made Pasek Wijaya dan Kuncoro)
ISL 2013 : Satia Bagja Ijatna
ISL 2011/2012 : Sugeng B

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Arema

Malang Post – Tetap dengan pattern map of Great Malang atau peta Malang Raya, sebagai ciri khas anyar tampilan jersey Arema FC, untuk kompetisi Liga 1 2021/2022...

Arema

Malang Post – Publik sepak bola Malang Raya, terutama Aremania-Aremanita, seakan tak sabar melihat tampilan sosok anyar calon penjaga gawang asing Arema FC. Atau penjaga...

Arema

Malang Post – Kompetisi Liga 1 2021/2022, tinggal menyisakan waktu sebulan ke depan, yang bakal memulai kick-off. Namun skuat Arema FC, harus tergerus alias berkurang...

Arema

Malang Post – Pada akhir pekan lalu, skuat Singo Edan merampungkan laga uji coba. Lawan tim Liga 2, RANS Cilegon FC, Minggu malam (6/6/2021). Setelah...

Arema

Malang Post – Siapa saja sosok empat legiun asing baru Arema FC, menghadapi kompetisi Liga 1 2021/2022 mendatang? Masih penuh misteri. Meski banyak beredar rumor...

Arema

Malang Post – PT Indofood Sukses Makmur, lewat produk Indomie, dipastikan menjadi satu-satunya diantara lima sponsorship kompetisi Liga 1/2020. Lantaran sudah memastikan bertahan bersama Arema...

Arema

Malang Post – Tampil trengginas. Penuh determinasi tinggi sepanjang 2 x 45 menit.  Tuan rumah Arema FC sulit terbendung oleh RANS Cilegon FC. Dalam partai uji...

Arema

Malang Post – Gilang Widya Pramana. Anak muda kelahiran Probolinggo, 4 Mei 1989, Minggu (6/6/2021) sore, ditetapkan sebagai Presiden Klub Arema yang baru. Pasca posisi...