Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Pakai Baju Adat, Forkopimda Kota Malang Peringati Hari Lahir Pancasila

Malang Post – Forkopimda Kota Malang mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar secara virtual di Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota Malang, Selasa (1/6/2021) pagi. Upacara dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Hadir Wali Kota Malang Sutiaji, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona, Kepala Kejari Kota Malang Andi Darmawangsa, Pj Sekda Kota Malang Hadi Santoso dan jajaran OPD di lingkungan Pemkot Malang.

Baca Juga ----------------------------

Para pejabat ini mengenakan baju adat saat mengikuti upacara virtual.

Dikenakannya pakaian khas daerah tersebut, mengacu pada Surat Edaran No. 4 Tahun 2021 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 dalam masa pandemi Covid-19 di tingkat pusat dan daerah serta kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri yang dirilis oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Ditemui usai upacara, Sutiaji mengatakan, eksistensi Pancasila menjadi pedoman bangsa yang masih terus dibutuhkan untuk memperkuat kesatuan. Pasalnya, Pancasila menjadi ideologi yang sudah disepakati bersama.

“Tadi pesan pak Presiden, memang kita tahu bahwa eksistensi Pancasila menjadi sesuatu yang dibutuhkan bagi arah bangsa kedepan. Kali ini kedua kalinya peringatan Hari Lahir Pancasila di tengah pandemi. Maka sesungguhnya menjadi patokan untuk mengisi kemerdekaan, bagaiman ideologi bangsa disaat pandemi ditarik ke kenan dan ke kiri,” ujarnya.

Sutiaji juga merencanakan pemutaran lagu Indonesia Raya dan lagu kebangsaan lainnnya, termasuk teks pancasila di kantor pemerintahan maupun swasta pada jam-jam tertentu.

“Rencananya nanti pada jam-jam tertentu, teks Pancasila dan Lagu Kebangsaan akan kami gaungkan bersama di kantor pemerintahan hingga swasta supaya nilai Pancasila bisa dikuatkan dan diimplementasikan pada waktu dekat,” terangnya.

Ia berharap, ideologi Pancasila bisa menjadi penyemangat bangsa Indonesia dalam mengahadapi berbagai persoalan, termasuk kondisi yang tidak menentu akibat pandemi Covid-19 ini.

“Harapan kami, Pancasila menjadi kekuatan yang tidak bisa di pandang remeh di saat kita serba sulit. Di saat negara-negara lain serba sulit, tidak ada tawaran untuk ideologi lain. Kita tetap memegang teguh ideologi Pancasila,” tutupnya. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...

Arema

Malang Post – Publik sepak bola nasional belum lama dikejutkan dengan dipecatnya dua pemain, yang belasan tahun menjadi ikon Persipura Jayapura. Striker Boaz Theofilius Erwin...

Arema

Malang Post – Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, masih belum bisa bernafas lega. Jelang sebulan ke depan kick off kompetisi Liga 1 2021/2022 bakal digulirkan. Lantaran...

Malang Raya

Malang Post – Tren kasus Covid klaster keluarga di Kota Malang, masih menunjukkan kenaikan setiap harinya. Bahkan hingga meninggal dunia, saat dijemput ambulans menuju ke rumah...