Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Sosialisasi Prokes, Satlantas Polres Malang Gandeng Pocong di Siang Bolong

Aksi teatrikal yang dilakukan Satlantas Polres Malang bersama siswa SMAN 2 Singosari untuk mensosialisasikan penggunaan masker dan protokol kesehatan. (kiki wijaya)

Malang-Post – Siang bolong ada pocong di tengah jalan. Tepatnya di simpang empat Kepanjen Kabupaten Malang, Selasa (25/5/2021) siang. Pocong ini juga ditemani seseorang meggunakan seragam dokter yang terlihat mendorong seorang pasien dengan kursi roda. 

Selain itu, juga terlihat seorang lain yang menggunakan helm bebentuk mirip dengan virus corona. Aksi tersebut ternyata sebuah teatrikal dari personel Satlantas Polres Malang untuk mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes) bagi pengguna jalan. Utamanya memakai masker. 

Baca Juga ----------------------------

Dalam menyuguhkan aksi teatrikal ini, Satlantas Polres Malang menggandeng siswa dan siswi SMA Negeri 2 Singosari. 

Kasatlantas Polres Malang, AKP Agung Fitriansyah saat melakukan sosialisasi kepada sejumlah pengguna jalan.

“Kami mengajak adik-adik dari SMAN 2 Singosari. Dan kebetulan adik-adik ini juga mengikuti kegiatan teater,” ujar Kasatlantas Polres Malang, AKP Agung Fitriansyah, Selasa (25/5/2021) siang. 

Menurut AKP Agung, tujuan dilakukannya sosialisasi dengan aksi teatrikal ini dimaksudkan agar pesan yang disampaikan biar lebih mengena di masyarakat. 

“Pemilihan tema pocong dan aksi teatrikal ini diharapkan agar pesan yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat, terutama pengguna jalan bisa lebih mengena. Sehingga kesadaran masyarakat untuk memakai masker bisa terus meningkat,” jelas AKP Agung. 

Namun begitu, berdasarkan pantauannya, saat ini kesadaran pengguna jalan untuk menggunakan masker saat berkendara sudah bagus. Hanya saja menurutnya, sosialisasi penerapan prokes tetap harus disampaikan. 

“Kesadarannya bukan minim, sudah bagus. Tapi untuk sosialisasinya memang harus terus dilakukan. Karena memang satu dua pengendara masih ada yang kedapatan belum menggunakan masker. Itu yang masih perlu diingatkan. Dan bagi yang bersangkutan, langsung kami imbau, dan kami beri masker,” terang dia. 

Sementara itu, ia menyampaikan bahwa sosialisasi dengan cara seperti itu akan terus dilakukan. Selain di jalan, pihakny juga akan menyasar beberapa pusat keramaian. Seperti pasar dan pusat keramaian lain.(yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu menjadi desa kedua yang dinobatkan sebagai Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar) oleh Polres Batu. Sebelumnya di...

Malang Raya

Malang Post – Kuota penerimaan calon aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bertambah. Hal ini setidaknya menjadi sedikit angin segar...

headline

Malang-Post – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, memberikan apresiasi kepada tujuh fakultas atas terobosan, inovasi dan prestasi yang dicapai. Karena kerja keras yang dilakukan di...

Malang Raya

Malang-Post – Rencana sekolah tatap muka masih menuai pro kontra. Khususnya bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pengamat pendidikan menyarankan, pembelajaran berlangsung offline alias...

Malang Raya

Malang-Post – Seorang tukang jahit, M (50), asal Desa Pesanggrahan, Kota Batu, digelandang Satreskrim Polres Batu, diduga melakukan pelecehan seksual pada sejumlah anak-anak usia...

Malang Raya

Malang Post – AKBP Budi Hermanto resmi menjabat Kapolresta Malang Kota menggantikan Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata Permata. Prosesi penyambutan pejabat baru ini, dilakukan...

Malang Raya

Malang Post – Pemerintah Desa (Pemdes) Sengguruh berkomitmen menjadikan wilayahnya bebas dari penyalahgunaan narkoba. Diwujudkan dengan peresmian Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar) Desa Sengguruh. ...

Malang Raya

Malang Post – Mencegah penyakit atau gangguan kesehatan akibat lingkungan kontinyu dilakukan Dinkes Kota Malang. Melalui upaya preventif, promotif dan kuratif. Agar penyakit akibat...