Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Tarif Air Tirta Kanjuruhan, Hari Gini Kok Naik

Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi.

Malang-Post – Setelah 11 tahun, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang akhirnya melakukan penyesuanan tarif penggunaan air. Penyesuaiannya, ada kenaikan tarif. Dan kenaikan tarif tersebut, akan efektif berlaku mulai Bulan Juni 2021 mendatang. 

Kenaikan tarif tersebut tidak berlaku bagi pelanggan yang termasuk dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Penyesuaian ini juga sudah mendapatkan persetujuan dari Bupati Malang, HM Sanusi.

Baca Juga ----------------------------

“Tarif dasar air yang sejak tahun 2010 ditetapkan sebesar Rp 1.500 per meter kubik disesuaikan menjadi Rp 2.400 per meter kubik sesuai dengan perhitungan tarif dasar hasil Audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan tahun 2020. Tarif dasar tersebut diberlakukan bagi pelanggan rumah tangga A2 sampai dengan rumah tangga B, instansi pemerintah dan TNI-Polri. Sedangkan untuk tarif rendah bagi pelanggan sosial umum dan sosial khusus, yang semula Rp 1.100 per meter kubik disesuaikan menjadi Rp 1.950 per meter kubik,” ujar Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi, Minggu (23/5/2021).

Ia menambahkan, bagi pelanggan yang menggunakan air minum untuk mendukung kegiatan perekonomian, yaitu pelanggan niaga dan industri juga ditetapkan sesuai kebijakan yang berlaku.

“Penyesuaian ini dalam rangka efisiensi pemakaian air, perlindungan air baku dan keadilan, struktur tarif air minum baru tersebut juga mengandung tarif progresif. Serta dilaksanakan dalam periode 3 tahun, mulai tahun 2021 sampai dengan tahun 2023,” terangnya.

Penyesuaian tarif ini masih sangat terjangkau bagi pelanggan.

Penyesuaian tarif air minum telah melewati kajian dan perhitungan yang matang.

“Kenaikan tarif rata-rata bagi kelompok pelanggan yang membayar tarif dasar. Untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari atau 10 meter kubik adalah sebesar 1,69 persen dari tarif sebelumnya. Tergolong sangat terjangkau karena untuk pelanggan rumah tangga dengan pemakaian 10 meter kubik, hanya bayar harga air ditambah biaya jasa Rp 36.500 per bulan atau sebesar 1,19 persen dari upah minimum Kabupaten Malang.

Sedangkan sesuai dengan ketentuan, batas maksimal sebesar 4 persen atau sebesar Rp 120.000 per bulan,” ungkap Syamsul.

Sementara itu, dirinya memastikan bahwa penyesuaian tarif ini tidak berlaku bagi pelanggan MBR. Pelanggan MBR tetap membayar tarif rendah yang mengandung subsidi sebesar 37,5 persen dari tarif dasar.

“Bahkan, khusus untuk MBR yang benar-benar tidak mampu, kami telah memiliki program pemberian bantuan biaya pemakaian air gratis sebanyak 10 meter kubik per bulan. Demikian juga bagi pelanggan tempat keagamaan, kami telah memiliki program bantuan biaya pemakaian air gratis bagi yang memenuhi persyaratan dan ketentuan,” pungkasnya.(yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang menilai keberadaan warung-warung di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS) menutupi panorama pantai. Sehingga mengganggu pemandangan...

Malang Raya

Malang Post – Pelaksanaan program vaksibasi massal yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang mendapat respon positif masyarakat. Ini dilihat dari banyaknya warga yang datang...

Socialnet

Malang Post – Lembaga Studi CISSReC menyebutkan sebanyak 8.797.669 data kependudukan warga Indonesia bocor di situs web para hacker. Mirisnya, data yang paling banyak...

headline

Malang Post –  Terkait temuan mayat tinggal tulang belulang, Kapolsek Poncokusumo AKP Marsono hingga kini belum menerima laporan warga yang kehilangan kerabat. Begitu juga...

Malang Raya

Malang Post – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang segera menuntaskan pendataan rumah rusak akibat gempa beberapa waktu...

headline

Malang Post – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat mulai menyiapkan diri untuk mengantisipasi gempa bumi dan tsunami di wilayah selatan Jawa. Salah...

headline

Malang Post – Tidak ada asap tidak akan ada api. Begitu sebaliknya. Hingga Minggu (6/6/2021) polisi masih mencari penyebab kebakaran di Jl Abdillah Gang 3,...

Malang Raya

Malang Post – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang terpaksa mengurangi sejumlah program atau kegiatannya. Terutama program yang dinilai kurang urgent. Salah satu yang mengalami penyesuaian...