Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Konflik Majangtengah, Warga Minta Pemkab Turun Tangan

Malang Post – Aksi penolakan rencana pendirian pabrik pakan ternak di Desa Majangtengah oleh PT Wonokoyo Jaya Korpindo terus berlanjut. Bahkan, buntutnya dua kelompok warga nyaris bentrok, Sabtu (22/5/2021) siang. 

Dua kubu yang nyaris bentrok itu, diduga kelompok PT Wonokoyo dan warga setempat yang menolak pendirian pabrik.

Baca Juga ----------------------------

Seorang warga, Rohman berharap agar Pemerintah Kabupaten turun tangan. 

“Permasalahan itu harus dipelajari utuh. Termasuk sejarah asal-usul tanah. Agar bentrok tidak terjadi. Selanjutnya harus sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar Rohman. 

Harus ada penegasan dari pihak-pihak terkait pemanfaatan lahan. Terutama asal-usul tanah dan pihak yang memiliki hak atas tanah tersebut. Meskipun hanya hak guna usaha (HGU). 

Rohman menilai, pendirian pabrik secara tak langsung akan membawa dampak positif bagi warga sekitar.

Salah satunya, dapat membantu perekonomian warga. 

“Seperti bentrok yang terjadi di Desa Majangtengah, itu terkait rencana salah satu investor untuk mendirikan pabrik peternakan ayam disitu. Kami sebenarnya sangat senang. Karena itu sangat membantu perekonomian warga. Akan tetapi, kalau sudah menyangkut masalah tempat atau tanah, itu harus hati-hati. Apalagi belakangan yang terjadi di wilayah Kabupaten Malang dalam persoalan  tanah, rata-rata itu bekas Hak Guna Usaha (HGU). Dalam arti, jika masa berlakunya HGU tersebut ternyata sudah habis, itu harus ada tindak lanjut,” terangnya. 

Diberitakan sebelumnya, dua kelompok warga di Desa Majangtengah nyaris bentrok. Bahkan, dalam video yang beredar, nampak seseorang yang nyaris bentrok dengan menggunakan sebilah celurit. 

Sedangkan sebelumnya, juga dikabarkan bahwa puluhan bahkan ratusan warga nampak sedang menghalau sebuah bus dan sejumlah kendaraan roda empat yang akan melintas di sekitar lokasi lahan yang disengketakan. Sejumlah warga menyebut, kendaraan yang dihadang oleh puluhan warga itu berisi orang-orang dari PT Wonokoyo. 

Saat itu beberapa warga juga ada yang sempat meluruk Kantor Desa Majangtengah. Harapannya untuk mencari kejelasan. Namun sayangnya, sejumlah perangkat Kantor Desa Majangtengah mengaku tidak tahu menahu terkait hal tersebut.(yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang mendapatkan anggaran sebesar Rp 1,2 Triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021. Jumlah...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang yakin proyek pembangunan tol Malang-Kepanjen dimulai 2022. Apalagi, saat ini, proyek tersebut masih akan dibahas persiapan pembebasan lahannya oleh...

Malang Raya

Malang Post – Pembangunan jembatan Srigonco di Kecamatan Bantur Kabupaten Malang terus dimatangkan finishingnya. Agar dapat segera dimanfaatkan. Jembatan ini, merupakan akses yang dibangun untuk mempermudah...

Malang Raya

Malang Post – Rencana Pemkab Malang yang akan membuka perkebunan sawit sekitar 60 hektar di Malang Selatan menuai protes dari berbagai kalangan. Ini juga menjadi...

Malang Raya

Malang Post – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang menilai keberadaan warung-warung di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS) menutupi panorama pantai. Sehingga mengganggu pemandangan...

Malang Raya

Malang Post – Pelaksanaan program vaksibasi massal yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang mendapat respon positif masyarakat. Ini dilihat dari banyaknya warga yang datang...

Socialnet

Malang Post – Lembaga Studi CISSReC menyebutkan sebanyak 8.797.669 data kependudukan warga Indonesia bocor di situs web para hacker. Mirisnya, data yang paling banyak...

headline

Malang Post –  Terkait temuan mayat tinggal tulang belulang, Kapolsek Poncokusumo AKP Marsono hingga kini belum menerima laporan warga yang kehilangan kerabat. Begitu juga...