Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Pelaksanaan PPDB Kota Malang Mulai Usai Lebaran

TATAP MUKA: Wali Kota Malang, Sutiaji saat melakukan sidak ke sekolah tatap muka, beberapa waktu lalu.

AMEG – Menuju tahun ajaran 2021/2022, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang, telah mempersiapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).  

Kepala Dikbud Kota Malang, Suwarjana menyebutkan, pelaksanaan PPDB direncanakan akan dimulai setelah Idul Fitri 1442 H. “Saat ini kami akan menjadwalkan sosialisasi,” ungkap Suwarjana, Senin (10/05/2021).

Baca Juga ----------------------------

Untuk sistem PPDB sendiri, pihaknya memiliki dua cara.  Offline dan online. Sistem offline diperuntukkan bagi jenjang TK, SD, dan SMP penyelenggara program inklusi. Sedangkan untuk online bagi jenjang TK, SD dan SMP Negeri.

“Murid yang mendaftar ke jenjang SD, hanya boleh memilih satu pilihan sekolah. Dan yang daftar ke SMP maksimal boleh memilih tiga pilihan sekolah,” pungkasnya.

Ada beberapa kriteria prioritas, yang akan diterima untuk jenjang SD. Pertama, diurutkan berdasar usia paling tinggi, ke usia paling rendah. Sehingga untuk usia 6.5 tahun sampai dengan 12 tahun dan jarak rumah ke SD yang dituju kurang atau sama dengan 250 meter, akan diprioritaskan diterima.

“Kedua, jika masih ada kuota sesuai pagu, diurutkan dari calon pendaftar yang usianya lebih tinggi. Ketiga, jika ada usia sama pada batas pagu, akan diurutkan berdasarkan jarak tempat tinggal calon pendaftar dengan sekolahnya dituju,” bebernya.

Sementara itu, bagi peserta didik yang akan masuk SD tahun ini, sudah tidak ada jalur prestasi. Kuota jalur zonasi 80 persen, jalur kepindahan orang tua 5 persen dan afirmasi 15 persen,” jelasnya.

Selain itu, untuk jenjang SMP, PPDB juga dilakukan secara online. Penerimaan jalur afirmasi, zonasi dan perpindahan tugas orang tua, diurutkan berdasarkan jarak tempat tinggal dengan sekolah yang dituju.

Sedangkan calon peserta didik jalur prestasi, akan langsung diterima apabila pilihan sesuai dengan sekolah tujuan, yang tercantum di surat keterangan hasil verifikasi sertifikat.

“Kalau jalur prestasi hasil raport, diurutkan berdasarkan nilai akhir dari yang tertinggi sampai yang terendah. Nah nilai akhir ini, adalah rata-rata dua kali nilai raport dikali indeks dari sekolah calon peserta didik tersebut,” katanya.

Presentasi penerimaan, untuk jalur zonasi SMP sebesar 50 persen. 5 Persen untuk kepindahan orangtua, 15 persen afirmasi dan 30 persen untuk prestasi.

“Jalur prestasi kita bagi lagi. 20 Persen untuk prestasi akademik nilai rapor, 10 persen adalah non akademik,” terangnya. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post – Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan pemimpin baru beberapa institusi pendidikan di bawah naungannya. Salah satunya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang...

Malang Raya

Malang Post – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang punya pemimpin baru. Setelah ditinggal purna tugas Ir Hadi Santoso,...

Pendidikan

Malang Post – Makanan dalam bentuk sosis sudah dikenal masyarakat. Umumnya berbahan daging sapi atau ayam. Inovasi dilakukan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB). Terutama olahan kandungannya....

Pendidikan

Malang Post – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) aktif membangun kerja sama bilateral Indonesia dengan negara lain. Salah satunya melalui aspek bahasa. Bahasa Indonesia untuk Penutur...

headline

Malang Post – Hari ini, Selasa (27/7/2021) tepat empat tahun pengabdian Prof Dr Abdul Haris sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Malang (UIN Maliki). Beliau pun...

News

Malang Post – Bantuan Sosial Tunai (BST)  bagi masyarakat yang terdampak PPKM Level 4 terus disalurkan.  Selasa (27/7/2021), giliran warga Polehan yang menerima BST...

headline

Malang Post – Aparat gabungan kembali menggelar patroli dalam rangka PPKM Level 4  yang diperpanjang hingga 2 Agustus 2021. Patroli dilakukan untuk menegakkan aturan...

headline

Malang Post – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) menggelar webinar Metodologi Rekonstruksi Pengkajian Islam. Sebagai Perguruan Tinggi Negeri berkewajiban melalukan pengembangan...