Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Dewan Temukan 4 Proyek Miliaran di Situbondo Salahi Prosedur

Suasana Hearing DPRD Situbondo bersama Kadis PUPR, Gatot Siswoyo (foto: (syamsuri/zainulah)

AMEG – DPRD Situbondo, menemukan 4 kegiatan paket proyek yang diduga menyalahi prosedur pelaksanaan. Hal itu terungkap saat Komisi III DPRD yang membidangi infrastruktur pembangunan, diam-diam memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Gatot Siswoyo dalam hearing.

Johantono, anggota Komisi III DPRD dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) mengakui, ada 4 paket proyek bencana yang mencurigakan, dilaksanakan oleh Dinas PUPR. Karenanya, pihaknya respon cepat setelah mendengar laporan masyarakat, langsung memanggil dinas terkait.

Baca Juga ----------------------------

Gatot Siswoyo tampak sendirian ditemui langsung sejumlah anggota dewan. Diantaranya, Arifin dari Fraksi PPP, Andi Handoko dari Fraksi PDIP dan lainnya.

Kadis Gatot mengaku bahwa proyek tersebut adalah pengalihan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sebab Dinas PUPR merupakan dinas teknis pelaksanaan proyek. Namun soal dasar pengalihan tersebut, Gatot tak bisa menunjukkan data berupa surat pengalihan ataupun dokumen lainnya.

“Ini bukan soal kualitas pekerjaan dan pelaksana (kontraktor) itu siapa? Tetapi ini soal prosedur pelaksanaannya. Kata Kadis PUPR itu proyek pengalihan dari BPBD, tetapi tak ada surat dari BPBD ataupun diatasnya. Kemudian, ditanya berapa nominal dan list proyek tersebut, hanya mengatakan ada 4 paket, masing-masing kisaran Rp 500 Juta keatas,” jelas Johan, dihubungi via ponselnya, Senin (10/05/2021).

Johan  mencurigai penetapan darurat bencana sehingga 4 paket proyek itu dikerjakan tanpa melalui LPSE secara tender maupun non tender ataupun swakelola, pihak PUPR tak bisa menunjukkan dasarnya. Sebagaimana amanat penentuan darurat bencana, sesuai Perlem Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemerintah Nomor 13 Tahun 2018 tentang PBJ dalam keadaan darurat. 

“Nah, itu lagi yang mencurigakan, dasar penetapan darurat itu tidak ada, meskipun Kadis PUPR itu bilangnya ada keputusan darurat bencana. Tetapi sampai saat ini (sore, Senin (10/05/2021)) DPRD belum terima dua dokumen yang dibilang ada itu,” pungkas Johan.

Sebelumnya sempat dikonfirmasi, Kepala Dinas PUPR, Gatot Siswoyo mengatakan bahwa pelaksanaan 4 paket proyek tersebut sudah sesuai dengan Perpres yang baru. Bahwa pekerjaan infrastruktur yang sifatnya darurat bisa dilaksanakan sewaktu-waktu. 

Papan Pengumuman proyek. (foto: syamsuri/zainulah)

“Masalah anggaran, dimulainya pekerjaan dan masa berakhirnya tidak dicantumkan di papan kegiatan, juga tidak masalah. Sementara SIRUP nya nanti bisa disusulkan setelah surat kontraknya selesai,” pungkas Gatot. Usai hearing dengan DPRD, Gatot belum bisa dikonfirmasi terkait hasilnya.

Perlu diketahui, sebelumnya adanya kegiatan 4 paket proyek miliaran ini ramai di medsos, khususnya grup WA Songot Center. 

Fauzan Mistari, salah satu aktivis jalanan mengunggah papan nama proyek Perbaikan Talang Desa Parante, yang tidak menyebutkan nominal anggaran dan nomor kontrak proyek. Sehingga menimbulkan kecurigaan masyarakat, adanya proyek tersebut. 

Informasi terhimpun, kegiatan yang sama ini ada 4 titik lokasi, anggarannya kisaran Rp 500 juta keatas. Proyek ini tanpa melalui proses LPSE, baik tender maupun non tender. Alasanya, proyek dalam keadaan darurat. (ir)

Click to comment

Leave a Reply

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baca Juga

Pendidikan

Malang Post – Program Doktor Mengabdi LPPM Universitas Brawijaya mengenalkan teknologi energi terbarukan “biogas” bagi mitranya di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Selain peresmian dan sosialisasi...

Nasional

AMEG- Temuan Komisi III DPRD Situbondo atas dugaan 4 proyek bencana bernilai miliaran rupiah pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mendapat tanggapan...

News

AMEG- Keterlambatan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2021 di semua Desa di Situbondo, bukanlah kewenangan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) tetapi ranah...

News

AMEG- Manager Pusat Perbelanjaan Karya Darma Sentosa (KDS), Andi Irawan buka suara terkait perubahan rekayasa arus lalulintas dua arah di Situbondo.  Tokonya kini menjadi...

News

AMEG – Kabag Umum Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Situbondo, Sruwi, selaku pengguna anggaran membantah keras bahwa rehabilitasi sejumlah fasilitas di pendopo bupati dipecah untuk...

News

AMEG – Grand Opening Korpri Mart yang bekerjasama dengan KSU Bakti Praja dan Bank Jatim, tak dihadiri Bupati Situbondo, Karna Suswandi. Padahal digagas Aparatur...

News

AMEG – Forum Lalu Lintas Kabupaten Situbondo dengan dipimpin KBO Satlantas, Iptu Teguh Santoso, melakukan survei di sejumlah titik lokasi perubahan jalur satu arah...

News

Penulis : Syamsuri, Zainullah AMEG – Pembongkaran enam titik taman segitiga di pertigaan Kota Situbondo, tanpa melalui mekanisme penghapusan aset. Kuat dugaan pembongkaran taman...