Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Mudik Dilarang, 168 Obyek Wisata Tetap Beroperasi

Made Arya Wedantara, Kepala Disparbud Kabupaten Malang.

AMEG – Kebijakan larangan mudik, secara resmi diberlakukan sejak 6-17 Mei 2021. Namun begitu, masyarakat masih diberi kelonggaran. Tidak hanya melakukan mobilitas di wilayah dalam aglomerasi, juga diperbolehkan untuk berwisata. 

Apalagi selama masa larangan mudik tersebut, tempat wisata di Kabupaten Malang masih boleh beroperasi. Data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, ada 168 obyek wisata di Kabupaten Malang yang akan beroperasi. 

Baca Juga ----------------------------

‘’Sesuai hasil rapat dengan Pak Kapolres, Bupati dan Dandim tadi, obyek wisata tetap boleh buka. Tapi ada penekanan pada peningkatan penerapan protokol kesehatan (prokes),’’ ujar Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedantara, Rabu (5/5/2021).

Karenanya, Made mengimbau semua pengelola wisata, tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Baik itu oleh Perhutani, maupun pihak pengelola yang lain. Selain itu, keamanan dan ketertiban juga harus diperhatikan. 

“Sampai hari ini tidak ada penutupan (obyek wisata) dan tidak ada arahan Kapolres untuk menutup,” imbuh Made. 

Selain itu, Made juga menjelaskan, nantinya tidak akan ada pemilahan pengunjung di obyek wisata. Hal itu sudah dapat dipastikan. Karena ada penyekatan di pintu masuk menuju Kabupaten Malang. Sehingga  pengunjung dari luar Malang dipastikan tidak ada. 

“Masyarakat tidak akan bisa kemana mana kan kasihan. Makanya obyek wisata tetap buka. Orang luar masuk ke Malang susah. Semua pintu dicek satgas, selain KTP Malang Raya dilarang masuk ke Malang. Jadi hanya masyarakat Malang Raya saja,” terangnya. 

Sebagai bentuk penegasan terhadap penerapan prokes di tempat wisat, dalam waktu dekat pihaknya juga akan bersurat ke seluruh pengelola wisata di Kabupaten Malang. Tentunya terkait komitmen dalam penerapan prokes. 

“Kami juga akan melakukan sosialisasi mulai tanggal 6-17 Mei turun ke obyek wisata untuk mengingatkan pengelola,” pungkasnya. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

KALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 71 tahun (lahir 30 Desember 1949 di Palu)....

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...

Arema

Malang Post – Publik sepak bola nasional belum lama dikejutkan dengan dipecatnya dua pemain, yang belasan tahun menjadi ikon Persipura Jayapura. Striker Boaz Theofilius Erwin...

Arema

Malang Post – Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, masih belum bisa bernafas lega. Jelang sebulan ke depan kick off kompetisi Liga 1 2021/2022 bakal digulirkan. Lantaran...