Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Potensi Parkir di Kabupaten Malang Belum Optimal

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang, Eka Hafi Lutfi. (Foto: Giman/HARIAN DI’S WAY MALANG POST)

AMEG –  Potensi parkir di Kabupaten Malang, masih belum dapat digarap secara optimal. Meskipun sektor retribusi parkir, memiliki peran dalam menyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Namun praktiknya di lapangan, masih terkendala beberapa hal. 

Ditambah lagi, tidak semua titik parkir dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub). Masih ada sejumlah titik parkir, yang dikelola secara mandiri oleh lembaga maupun individu yang bersangkutan. Seperti di rumah sakit atau di tempat wisata. 

Baca Juga ----------------------------

Menurut Kepala Dishub Kabupaten Malang, Eka Hafi Lutfi, hal itu juga menjadi salah satu alasan, hingga saat ini di Kabupaten Malang masih belum bisa menerapkan e-parkir. Sebab masih belum memungkinkan jika dilihat dari kapasitas parkirnya. 

“Kapasitasnya belum bisa ke arah e-parkir. Kalau bicara pendapatan, saya rasa itu akan mengikuti dengan jumlah kapasitasnya,” ujar Lutfi. 

Terlepas dari hal itu, dari pantauan di lapangan, masih belum optimalnya pendapatan dari sektor parkir, disebabkan ada sejumlah titik parkir yang beralihfungsi. Seperti titik parkir yang ada di pasar. 

Berdasarkan catatan Dishub Kabupaten Malang, ada beberapa titik parkir di pasar yang beralih fungsi dan ditempati oleh pedagang. Seperti di Pasar Lawang dan di Pasar Singosari. Lahan yang seharusnya difungsikan sebagai lahan parkir, malah ditempati pedagang kaki lima. 

‘’Seperti di Pasar Lawang, itu kan juga banyak yang seharusnya lahan parkir, malah ditempati pedagang. Baik PKL maupun bedak-bedak kecil. Dampaknya, parkirnya jadi meluap di jalan. Efeknya, juga mengganggu arus lalu lintas jadi macet. Contohnya juga di Pasar Singosari yang bagian depan,’’ jelas dia. 

Meskipun begitu, dirinya tetap yakin bahwa target perolehan parkir pada tahun 2021 ini bisa memenuhi target. Yakni sebesar Rp3 miliar lebih. Sedangkan hingga triwulan pertama 2021, pendapatan parkir sudah mencapai 16,34 persen atau sekitar Rp588 juta. 

Sementara pada tahun 2020 lalu, realisasi pendapatan parkir mencapai 114 persen dari yang ditargetkan. Yakni sebesar Rp2.512.900.000. Sementara targetnya, Rp 2,196 miliar.

“Ya harus tetap yakin bisa tercapai targetnya,” pungkasnya. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang-Post – Patroli gabungan penegakan disiplin protokol kesehatan, dalam rangka penerapan PPKM Mikro terus dilakukan.  Rabu (16/6/2021) malam, aparat gabungan menyisir sejumlah tempat di...

Opini

Pada awal tahun ini OJK meluncurkan inovasi baru dalam pembiayaan bagi UMKM. Inovasi tersebut berbentuk sebuah model crowdfunding yang menjadikan UMKM menjadi sasaran pembiayaan....

Malang Raya

Malang Post – Hujan deras di Malang, sore hingga jelang petang, Rabu (16/6/2021) mengakibatkan rusaknya satu jembatan. Akses utama menuju pantai Lenggoksono. Jalur sekitar juga banjir,...

Arema

Malang Post – Arema FC Women, meneruskan tren positif. Sekaligus menjadi tim paling superior dalam babak penyisihan Grup B Women Open Sriwijaya FC Championship 2021. Di laga...

News

Malang Post – Presiden Klub Arema, Gilang Widya Pramana, dalam sesi teleconference secara virtual dengan awak media, Minggu (6/6/2021) petang lalu, memasang target tinggi untuk ARema...

Arema

Malang Post – Di bawah kendali Presiden Klub yang baru, Gilang Widya Pramana, banyak gebrakan dan segudang rencana jangka pendek atau panjang untuk Arema FC....

Malang Raya

Malang Post – TP PKK Kota Malang bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) menggalakkan program urban farming atau pertanian perkotaan. Saat ini,...