Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Ingin Damai, Pelajari Skill of Conflict

SYIAR : Para pemateri yang hadir dalam syiar Ramadan di UMM

AMEG – Muhammadiyah sejak dulu, telah aktif dalam misi perdamaian. Misalnya, pada tahun 2003, mereka mengirim dan membagi tim ke Indonesia timur dan barat, untuk melerai konflik.

Tidak itu saja, Muhammadiyah juga kerap mengundang berbagai tokoh yang berseberangan, untuk memberikan pandangan baru.

Baca Juga ----------------------------

‘’Mengutip perkataan Ahmad Dahlan, tokoh yang tidak percaya Tuhan saja, sangat menjunjung tinggi kemanusiaan, apalagi kita sebagai muslim seharusnya bisa lebih dari mereka,’’ kata Irfan Amalee, Founder Peace Generation Indonesia, saat memberikan kajian tematik, Muhammadiyah dan Perdamaian.

Disampaikan dalam Syiar Ramadan in Campus 1442 H. Dilaksanakan secara luring di Dome UMM dan daring melalui kanal youtube UMM.

Irfan lantas bercerita. Paham perdamaian telah diserukan oleh Islam sejak dulu kala. Saat Nabi Muhammad hijrah ke Madinah, ia menyampaikan tiga perintah utama. Dimulai dari perdamaian, kepedulian, dan silaturahmi. Hal ini pula yang dilakukan Kiai Ahmad Dahlan, dalam menyebarkan Islam di Indonesia. Menurutnya, peace and justice, harus berjalan beriringan dan bersama.

‘’Ada tiga jalan untuk menuju perdamaian tersebut. Pertama, kita harus berdamai dengan diri kita sendiri. Kedua, kita harus memiliki cara pandang yang benar kepada orang lain. Terakhir, kita harus belajar dan menguasai skill of conflict,’’ ujar Irfan.

Karena inti dari jalan menuju perdamaian, adalah membangun empati dan pikirian kreatif. Jika individu tidak memiliki hal tersebut, kata dia, akan mudah terprovokasi dan memicu konflik. Karena hal tersebut, Irfan memberikan tips dalam mengasah empati dan creative thinking.

‘’Ada tiga kiat yang bisa diterapkan untuk mengasah empati dan creative thingking kita. Pertama adalah bertanya sebelum menghakimi. Kedua adalah aktif untuk mendengarkan pendapat orang lain. Terakhir, mau melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda,’’ jelasnya di akhir kajian. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Senin, 27 September 2021, hari ini, vaksinasi di Sukun digelar di dua lokasi.Pertama, vaksinasi covid-19 untuk warga masyarakat di wilayah kerja...

Malang Raya

Malang Post – Polres Malang menggelar pemilihan Duta Lalu Lintas 2021 di Gedung Satpas Polres Malang, Jum’at (24/9/2021). Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono bersama...

headline

Malang Post – Anggota Komisi I DPR RI dapil Malang Raya, Kresna Dewanata Phrosakh menanggapi persoalan tersebut. Menurutnya,Jika dinilai dari sisi historis Kabupaten Malang...

headline

Malang Post — Tersangka pembunuh Ratna Darumi (56) warga Jl Emprit Mas, RT 04/RW 10, Kelurahan/Kecamatan  Sukun, Kota Malang telah ditetapkan Polresta Malang Kota. Pelaku...

Malang Raya

Malang Post – Dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19kegiatan vaksinasi terus gencar dilaksanakan di wilayah Kota Malang. Terkait upaya tersebut Pemerintah Daerah melaksanakan Vaksinasi...

Malang Raya

Malang Post – Wakil Walikota Malang, Ir H Sofyan  Edy  Jarwoko, memberi apresiasi pada FKUB Kota Malang yang menggelar dialog umat beragama di Hotel Tugu...

Malang Raya

Malang Post – Guna kelancaran kegiatan Vaksinasi di wilayah Kota Makang, TNI/POLRI dan Tim Satgas Covid-19 Kota Malang melaksanakan pengamanan dan pemantauan jalannya vaksinasi...

Malang Raya

Malang Post – Dialog kerukunan diselenggarakan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Malang di Hotel Tugu Kota Malang, Sabtu (25/9/2021). KH Taufik Kusuma, Ketua...