Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Kematian Dewi Lestari, Tetapkan Dua Tersangka

RILIS : Kapolres Malang AKBP Hendri Umar didampingi Kasatreskrim Polres Malang AKP Dony Baralangi, saat memintai keterangan pelaku dalam pers rilis, Jumat (30/4/2021). Dan kedua pelaku, Cahyo dan Aziz saat digelandang oleh petugas.

AMEG – Satreskrim Polres Malang, resmi menetapkan dua tersangka atas kasus kematian wanita cantik asal Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen, Dewi Lestari (25). Ialah Cahyo dan Aziz. Keduanya adalah rekan korban.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menegaskan, setelah dilakukan penyelidikan oleh Satreskrim Polres Malang dan jajaran Polsek Kepanjen, kasus kematian Dewi Lestari bukanlah kasus pembunuhan. Meskipun akhirnya sudah ada dua tersangka yang ditetapkan. 

Baca Juga ----------------------------

‘’Memang kasus ini sedikit unik. Meskipun bukan murni kasus pembunuhan. Tapi dari penyelidikan yang dilakukan, ada tindakan-tindakan yang dilakukan oleh tersangka terhadap korban. Dan itu memenuhi unsur pelanggaran pidana,’’ ujar AKBP Hendri Umar, Jumat (30/4/2021). 

Keduanya terancam dikenakan pasal 359 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Dan pasal 181 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 9 bulan dan denda sebesar Rp4.500.

Kapolres menyebut, ada sejumlah alasan hingga kedua tersangka tersebut diancam dua pasal tersebut. Yang intinya ada tindakan penelantaran terhadap korban oleh tersangka. Baik saat korban masih hidup dalam kondisi lemah, maupun saat korban diketahui sudah meninggal. 

‘’Untuk Pasal 359 KUHP, sebelum korban minum miras di Stadion Kanjuruhan, korban kondisinya sudah lemah. Karena sudah minum 15 sachet obat batuk komik. Hal itu dibiarkan oleh pelaku dan dilanjutkan minum hingga mabuk,’’ terang Kapolres.

‘’Setelah itu dalam kondisi mabuk, pelaku juga membiarkan korban mengendarai motornya sendirian. Hingga akhirnya korban terjatuh. Pelaku juga hanya membawa korban ke rumah rekannya, tanpa memberikan pertolongan medis. Padahal saat itu korban sudah dalam kondisi lemah,’’ imbuhnya.

Begitu juga saat korban sudah diketahui meninggal, Selasa (20/4/2021) lalu. Pelaku ternyata juga tidak ada upaya untuk memberi kabar kepada kerabat korban ataupun lapor kepada pihak yang berwajib. 

‘’Disitu korban meninggal dan tidak segera dikabarkan dan dibiarkan. Baik mengabari keluarga korban atau lapor ke kepolisian. Bahkan setelah sekitar dua hari, tepatnya pada Kamis, 22 April 2021 malam, ada upaya dari pelaku yang terkesan akan menyembunyikan jasad korban,’’ papar Hendri Umar.

‘’Awalnya pelaku ingin menguburkan jasad korban di lahan tebu, yang tidak jauh dari rumah tersebut. Hanya sekitar 100 meter. Namun di tengah perjalanan, ada warga yang menyorot dengan senter. Pelaku kaget dan berlari meninggalkan korban begitu saja,’’ jelasnya. 

Sementara itu, AKBP Hendri Umar menyebut, kemungkinan ada penambahan tersangka dalam kasus ini. Hal itu mengacu pada pasal 531 KUHP. 

‘’Kemungkinannya tiga sampai empat tersangka. Karena ada orang lain yang mengetahui dan juga tidak ada tindakan,’’ pungkasnya.(avi)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

KALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 71 tahun (lahir 30 Desember 1949 di Palu)....

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...

Arema

Malang Post – Publik sepak bola nasional belum lama dikejutkan dengan dipecatnya dua pemain, yang belasan tahun menjadi ikon Persipura Jayapura. Striker Boaz Theofilius Erwin...

Arema

Malang Post – Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, masih belum bisa bernafas lega. Jelang sebulan ke depan kick off kompetisi Liga 1 2021/2022 bakal digulirkan. Lantaran...