Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Dindik: Tak Ada Toleransi untuk Pelaku Pungli

Ilustrasi pungli.

AMEG – Pungutan liar di lingkup Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang diduga masih beredar. Berdasar informasi, Pungli saat ini terkait mutasi sekolah dasar (SD) di lingkungan Korwil Sumbermanjing Wetan. 

Sumber yang enggan disebut namanya, mengungkapkan, pada mutasi itu, guru yang bersangkutan diminta membayar Rp 400 ribu. 

Baca Juga ----------------------------

Sebelumnya, dari informasi yang dihimpun, dugaan Pungli dilakukan dengan alasan berbagai hal. Seperti Iuran SK Kenaikan Tingkat, Iuran Tunjangan Hari Raya (THR), iuran sertifikasi dan iuran untuk dana keamanan. Besarannya bervariasi. Patokannya tingkat golongan.

Selain itu juga terkait pengadaan masker dan tangki semprot disinfektan, juga dibebankan kepada semua Kepala Sekolah (Kasek) tingkat sekolah dasar (SD). Pembelian buku paket juga menjadi satu kewajiban bagi wali murid.

Menyikapi kabar itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang, Rahmad Hardijono, menegaskan, pihaknya berkomitmen menjaga integritas. Dia tidak memberi toleransi atas perilaku oknum yang mengarah pada tindakan suap, pemerasan atau gratifikasi. 

“Kalau ada bukti, langsung sampaikan ke Tim Saber Pungli yang ada di Inspektorat. Kantornya ada di Singosari, agar bisa ditindaklanjuti,” pinta Rahmad, Rabu (28/4/21) siang. 

Ia mengatakan, pihaknya pernah mendapat laporan atas dugaan tindakan semacam itu. Namun dia tidak menjelaskan secara detil. Menurutnya langsung ditangani Inspektorat Kabupaten Malang. 

“Pernah ada. Langsung ditangani Inspektorat,” imbuhnya singkat. 

Sebelumnya, saat dikonfirmasi, Kepala Korwil Dindik Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Nanang Kuswantoro, menegaskan, dugaan Pungli itu tidak benar. Menurutnya kabar itu sudah lama beredar.

“Enggak ada pungli atau penarikan iuran semacam itu. Saya pastikan tidak ada. Itu kabar sudah lama beredar,” tegas Nanang melalui sambungan telepon. 

Dirinya juga mengalu pernah dimintai keterangan oleh polisi, termasuk beberapa anggotanya. 
Meski begitu dia mengaku siap jika sewaktu-waktu dimintai keterangan.(ar)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Lanal Malang menghelat serbuan vaksin di RW 09 Kelurahan Oro Oro Dowo Kecamatan Klojen. Selasa (7/12), tim nakes dari Lanal Malang...

Malang Raya

Malang Post – Selasa 7 Desember 2021, tim vaksinasi di Kota Malang menggelar penyuntikan di kawasan RW 04 Kelurahan Mulyorejo Kecamatan Sukun Kota Malang....

News

Malang Post — Sejumlah penambang pasir berhasil menyelamatkan saat lahar dingin mengaliri sungai dekat Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. Ada 1 sopir...

Malang Raya

Malang Post — Beberapa waktu lalu, rencana pembangunan cold storage senilai Rp 16 miliar di Kelurahan Dadaprejo, Kota Batu disoal dewan. Kini pembangunan cold storage...

News

Malang Post – Sembab kedua mata Gitta (39) kakak kandung korban Happy Teguh Hartanto atau Hebe (34). Ia berhenti terisak memanggil nama sang adik. Malam...

Pendidikan

Malang Post – Mahasiswa Relawan Siaga Bencana (Maharesigana) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengirimkan tim ke lokasi erupsi Lumajang. Dua tim dengan masing-masing lima orang, berangkat...

Wisata

Malang Post – Memasuki pergantian tahun 2022, Harris Hotel & Conventions Malang resmi meluncurkan package menarik di penghujung tahun. Situasi PPKM yang lebih diperketat di akhir...

Pendidikan

Malang Post – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang terus bergerak menjadi universitas bereputasi internasional. Berbagai upaya ditempuh sivitas kampus berlogo Ulul...