Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Huntara Diganti Rumah Tumbuh

Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat. (Rizky Wijaya)

AMEG – Rencana pembangunan hunian sementara (huntara) atau rumah sementara, dengan bangunan semi permanen, bagi korban bencana gempa di Kabupaten Malang berubah. Menjadi pembangunan rumah dengan konsep rumah tumbuh.

Yakni rumah dengan jenis yang di desain secara sederhana. Dibangun dari bahan dasar kayu dan tembok. Namun tetap tahan gempa. Spesifikasinya telah diatur oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

‘’BNPB kan sudah memberikan petunjuk empat kategori untuk pembangunan rumah tahan gempa. Salah satunya rumah tumbuh ini,’’ ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, Minggu (25/4/2021).

Wahyu juga menyebu, anggarannya bersumber dari dana bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Yang berasal dari sejumlah donatur, belanja tak terduga (BTT) dan dana siap pakai BPBD Kabupaten Malang. Nilainya lebih rendah dari dari rencana awal. Yakni hanya Rp10 juta per unit rumah.

Sedangkan rumah induk yang akan dibangun, melalui dana stimulan dari BNPB, juga akan tetap dibangun. Meskipun rumah tumbuh ini dibangun. Letaknya, akan ditempatkan di depan rumah induk.

‘’Jadi nanti rumah tumbuh ini akan digandengkan dengan rumah induk. Makanya rumah tumbuh ini kita bangun agak ke belakang,’’ jelasnya.

Sementara ini, pembangunan rumah tumbuh ini, dikhususkan untuk warga yang saat ini berada di pengungsian. Karena rumahnya roboh akibat gempa. Jumlahnya ada sekitar 300 rumah. Dengan perkiraan satu rumah, dapat ditinggali tiga orang.

‘’Kita khususkan untuk warga pengungsi. Supaya mereka tidak terlalu lama berada di pengungsian. Sebagai antisipasi mencegah cluster Covid-19 di pengungsian. Jumlah pengungsi saat ini ada 955 orang. Jadi dengan 300 rumah tumbuh, kita estimasikan satu rumah dihuni oleh tiga orang,’’ pungkasnya. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Malang Raya

AMEG – Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, Sabtu (8/5/21), meresmikan hunian sementara (Huntara) bagi korban terdampak tanah longsor Dusun Brau, […]

headline

AMEG – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperbolehkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, untuk memanfaatkan lahan eks lokalisasi Girun. Yang terletak […]

Malang Raya

AMEG – Sebagai salah satu lokasi yang paling terdampak gempa, Desa Sumbertangkil, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, terus berbenah. Universitas Muhammadiyah […]

Malang Raya

AMEG – Pemuda Pancasila Pengurus Anak Cabang (PAC) Kecamatan Batu, menggalang dana untuk korban bencana gempa Malang Selatan. Kegiatan digelar […]

Malang Raya

AMEG – Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tahun 2021 ini, masih belum dinaikan. Hal tersebut dikarenakan saat ini dalam kondisi pandemi […]

Malang Raya

AMEG-Gempa yang menerpa Malang Selatan beberapa minggu lalu masih menyisakan banyak duka. Tidak hanya berdampak pada kerugian materi. Gempa juga […]

headline

AMEG – Kebijakan larangan mudik, secara resmi diberlakukan sejak 6-17 Mei 2021. Namun begitu, masyarakat masih diberi kelonggaran. Tidak hanya […]

Malang Raya

AMEG – Pembangunan 15 hunian sementara (Huntara) untuk korban longsor di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, rampung […]

Ekobis

AMEG – Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) jadi andalan kebangkitan ekonomi masyarakat. Di masa pandemi Covid-19 ini sempat lesu, […]

Malang Raya

AMEG –  Potensi parkir di Kabupaten Malang, masih belum dapat digarap secara optimal. Meskipun sektor retribusi parkir, memiliki peran dalam […]

%d bloggers like this: