Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Penemuan Mayat Wanita di Kedung Pedaringan, Sempat Jadi Korban Tabrak Lari

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar. (Kiki Wijaya)

AMEG – Polres Malang mendalami penemuan mayat wanita berinisial DL (25), di Desa Kedungpedaringan, Kepanjen, Jumat (23/4/21) pagi. Hasil pemeriksaan sementara, kematian korban diduga sudah lebih dari 48 jam.

Kepastian itu didapat dari kondisi mayat saat ditemukan di lokasi kejadian, sudah membusuk dan bau. Dugaan sementara, mayat wanita itu korban pembunuhan. 

Baca Juga ----------------------------

“Kondisi mayatnya sudah tidak bagus. Selain itu juga ditemukan bekas kelupasan rambut, diduga milik korban. Kemungkinan, saat mayat korban ditaruh tersangkut pohon atau ranting di lokasi kejadian,” jelas Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, Jumat (23/4/21) sore.

Hal itu memperkuat bahwa mayat itu sudah meninggal lebih dari 48 jam. Dugaan selanjutnya, lokasi tempat ditemukannya mayat hanyalah tempat jenazah korban dibuang. 

“Dugaan selanjutnya, ada tempat kejadian awal, hingga si korban ini meninggal dunia,” imbuhnya.

Bukti selanjutnya adalah ditemukannya tali di bagian celana korban, yang diduga sengaja dipasang seseorang agar celana korban tetap terpasang saat meninggal. Satu hal yang dapat ia pastikan, pelaku diperkirakan lebih dari 1 orang.

“Itu yang memperkuat bahwa korban meninggal karena dibunuh atau ada tindak kejahatan yang dilakukan tersangka kepada si korban,” tegasnya.

Berdasar keterangan yang dihimpun Polres Malang, sekitar tiga hari sebelum korban ditemukan meninggal, korban sempat menjadi korban tabrak lari di sekitar Stadion Kanjuruhan, Kepanjen.

“Saat itu korban diamankan salah satu temannya, di rumah yang tak jauh dari TKP. Nah, ini yang sedang kami dalami. Sekarang sudah ada tiga orang yang diperiksa, termasuk Sahrul yang rumahnya digunakan untuk mengamankan korban saat tabrak lari,” pungkasnya.(ar)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Kuliner

Malang Post – Kondisipandemi Covid-19 belum usai. Saat ini pemerintah menggeber vaksinasi. Namun, masih ada masyarakat yang enggan vaksin dengan berbagai alasan. Fakta ini ternyata memunculkan...

News

Malang Post – Luka bakar serius diderita Yila Arbahana (52). Akibat kebakaran di rumahnya. Kamis (29/7/2021) siang. Warga , sekitar Jl Sanan Gang 2 No.12...

Dahlan Iskan

Tidak punya uang pusing. Dapat uang Rp 2 triliun juga pusing. Coba pikir, mau diapakan uang sebanyak itu. Misalkan saya jadi Irjen Pol Eko...

News

Malang Post – Kepedulian sosial saat ini benar-benar diuji. Tak perlu jauh. Perhatian terhadap orang didekat kita. Mereka yang terpapar Covid. Pasti butuh support. Seperti...

headline

Malang Post – Program yang digencarkan Walikota Malang Drs H Sutiaji tentang lima strategi penanganan Covid mulai membuahkan hasil. Diantaranya Malpro (Malang beli produk lokal),...

Malang Raya

Malang Post – Setelah 37 tahun menjadi anggota polwan, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni mengakhiri masa tugasnya di Polresta Malang Kota, pada usia 58 tahun....

Malang Raya

Malang Post – Ada yang menarik setelah rapat evaluasi Pemkot Malang dan Forpimcam Lowokwaru dan Blimbing. Walikota Malang Sutiaji dan peserta rakor mempraktekkan cara menggunakan...

Malang Raya

Malang Post –  Jumlah kasus Covid masih tinggi. Pemkot Malang pun menggelar rapat koordinasi dan evaluasi bersama Forum Koordinator Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Kali ini Kecamatan...