Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kriminal

Gus Idris Akui Video Penembakannya Hanya Konten

KONTEN: Idris Al Marbawi usai diperiksa di Mapolres Malang, Kamis (22/4/2021) sore.

AMEG – Idris Al Marbawi atau akrab disapa Gus Idris mengaku, video penembakan dirinya hanyalah sebuah konten. Selain itu, Gus Idris juga mengaku salah, terkait tindakannya dalam menyebarkan informasi palsu tersebut. 

Hal itu disampaikan saat ia diperiksa oleh penyidik di Mapolres Malang, Kamis (22/4/2021) siang.

‘’Dia mengakui kesalahannya kemarin, (22/4/2021), saat diperiksa oleh penyidik,’’ ujar Kapolres Malang AKBP Hendri Umar melalui Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Baralangi, Jumat (23/4/2021).

Seperti diketahui, Kamis (22/4/2021) kemarin, Gus Idris akhirnya memenuhi panggilan Polres Malang untuk memberikan keterangan. Terkait video yang ia unggah di youtube beberapa waktu lalu. 

‘’Dia (Gus Idris) mengaku kalau caption yang dibuat di akun Youtube-nya itu hanyalah untuk konten saja,’’ imbuh dia.

Menurut AKP Donny, dengan pengakuan salah dari Gus Idris ini, akan mempercepat penyidikan kasus tersebut. Sehingga harapannya dapat segera memunculkan tersangka. 

‘’Kami percepat. Kemarin ada beberapa saksi yang kami tanya. Termasuk Gus Idris itu,’’ tegas AKP Donny.

Pada Kamis (22/4/2021) kemarin, Gus Idris menjalani pemeriksaan di Mapolres Malang. Dilakukan sekitar 6 jam. Sejak pukul 9.30 WIB hingga 15.30 WIB. 

Sayangnya usai diperiksa, Gus Idris enggan memberikan keterangan. Saat datang di Mapolres Malang, ia didampingi istrinya dan juru bicaranya. Tanpa memberi keterangan dan langsung berjalan menuju mobilnya. Sesaat setelah keluar ruang pemeriksaan. 

Sebagai informasi, konten video Gus Idris tersebut ramai diperbincangkan. Dalam video tersebut, memperlihatkan Gus Idris seolah-olah ditembak oleh orang tidak dikenal. Bahkan, di dalam video tersebut juga terlihat ada bercak seperti darah. 

Saat ini, sudah ada lima pihak yang mengadukan perkara konten videonya tersebut. Yakni Forum Pemuda Milenial Malang Selatan (Fordammas), LSM Lingga Nusantara, LTN-NU Kabupaten Malang, Duta Pancasila dan Satkorcab Banser Kabupaten Malang. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Pendidikan

AMEG – Di tengah pandemi Covid-19, tak sedikit yang punya hobi baru, salah satunya adalah berkebun. Sepertihalnya warga Desa Kedungpedaringan, Kepanjen, […]

Malang Raya

AMEG – Selain bertujuan menekan angka persebaran Covid-19, larangan mudik juga berhasil menekan volume sampah di Kota Batu, karena mobilitas […]

headline

AMEG – Pondok Pesantren Nusantara di Dusun Sumbergesing RT06/RW06, Desa/Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Senin (17/5/21) siang, terbakar. Sekitar pukul 11.00 […]

Malang Raya

AMEG – Wawali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, langsung menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Senin […]

Malang Raya

AMEG – Pemkot Batu melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu pada tahun 2021 ini akan melakukan pembenahan 160 Rumah Tidak Layak […]

headline

AMEG – Peraturan peniadaan mudik sudah diujung tanduk. Peraturan tersebut akan berakhir pada 17 Mei pukul 23.59. Setelah tahap peniadaan mudik […]

Malang Raya

AMEG – Hari terakhir pemberlakuan kebijakan larangan mudik, Senin (17/5/2021) sejumlah ruas jalan di Malang Raya sudah mulai dipadati kendaraan. […]

headline

AMEG – Layanan pemeriksaan Rapid Test Antigen dan GeNose C19 di Stasiun Malang dipindahkan ke lokasi baru yang berada di sisi […]

Dahlan Iskan

Akhirnya polisi sepakat dengan Tesla: kecelakaan itu tidak ada hubungannya dengan autopilot. Itu berarti, polisi Texas harus meralat keterangan awalnya. Yang […]

%d bloggers like this: