Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Melintas Pos Penyekatan Harus Kantongi SIK

AKP Agung Fitryansyah, Kasatlantas Polres Malang

AMEG – Polres Malang saat ini, tengah menyiapkan teknis pelaksanaan penyekatan larangan mudik, pada momen lebaran mendatang. Penyekatan dilakukan menyusul Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 13 tahun 2021. Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H.

Di Kabupaten Malang sendiri, setidaknya akan didirikan pos penyekatan di lima titik. Dibagi antara Malang Selatan dan Utara. Pos penyekatan ditempatkan di pintu masuk menuju Kabupaten Malang. Atau perbatasan dengan daerah Kabupaten lain.

Kelima pos tersebut, di exit tol Pakis, exit tol Lawang, exit Tol Singosari, perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar di Sumberpucung dan perbatasan dengan Kabupaten Lumajang di Ampelgading.

‘’Semua warga Kabupaten Malang tidak boleh keluar Malang Raya, kecuali punya surat ijin dinas atau hendak berobat ke luar kota. Tapi misalnya ada orang ber KTP Malang Raya dari luar kota, ingin masuk ke Malang Raya boleh,’’ ujar Kasatlantas Polres Malang, AKP Agung Fitryansyah.

Selain itu, pihaknya juga akan menambah dua pos pengamanan. Sebagai antisipasi meningkatnya aktifitas lalu lintas karena membeludaknya wisatawan. Mengingat tempat wisata boleh beroperasi meski mudik dilarang.

‘’Sedangkan karena tahun ini wisata tetap buka. Sebagai antisipasi kemacetan kami juga akan menyediakan pospam. Yakni simpang tiga Kepuharjo dan JLS (Jalur Lintas Selatan),’’ tuturnya.

Sementara untuk sanksi bagi yang nekat dan kedapatan mudik, AKP Agung menyebut, hingga saat ini hal itu masih dikoordinasikan dengan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

‘’Kalau itu masih sedang dikoordinasikan. Kemungkinan ada, tapi bentuknya bagaimana belum bisa kita kasih keterangan,’’ jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Malang HM. Sanusi, akan mengoperasikan pos penyekatan dengan ketat. Kendaraan yang masuk ke Kabupaten Malang akan diperiksa. Baik penumpang maupun pengemudi.

‘’Harus bisa menunjukan SIK (Surat Ijin Kerja). Nanti juga akan dirapid anitigen, kalau yang reaktif, akan diarahkan putar balik,’’ ujar Sanusi. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

headline

AMEG – Terhitung mulai 10 Mei 2021, PT KAI Daop 8 Surabaya, akan mengoperasionalkan Stasiun Malang Baru yang berada di […]

headline

AMEG – Geger diwilayah Pujiombo, Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Sabtu (8/5/2021) pagi hingga siang. Saat warga melihat sesosok […]

Kesehatan

AMEG – Publikasi terkait larangan mudik begitu gegap gempita. Semua media memberitakannya tiada henti. Tapi sebagian masyarakat nekat dan berspekulasi […]

headline

AMEG – Penyekatan pemudik yang akan masuk Rayon 2 (Malang Raya plus Kota/Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo) dimulai sejak dini hari […]

Malang Raya

AMEG – Sebanyak 100 pekerja angkutan umum bus, meliputi kondektur dan sopir dari sejumlah perusahaan otobus (PO) di wilayah Kabupaten […]

headline

AMEG –  Selama larangan mudik, 6 Mei hingga 17 Mei 2021, Stasiun Kota baru Malang tetap mengoperasikan sembilan kereta api […]

headline

AMEG – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama TNI/Polri dan instansi terkait, menggelar apel kesiapan Operasi Ketupat Semeru, yang akan dimulai […]

Malang Raya

AMEG – Sejumlah personel Satnarkoba Polres Malang menjalani test urine pada Rabu (5/5/2021) siang. Test urine yang dilakukan secara periodik […]

headline

AMEG – Operasi Ketupat Semeru 2021 resmi dimulai 6-17 Mei 2021. Tiga prioritas operasi: pengetatan, penyekatan dan peniadaan mudik Lebaran.  […]

News

AMEG – Mulai besok, Kamis (6/5/21) mudik mulai dilarang. Penyekatan arus mudik mulai diberlakukan secara penuh. Meski begitu, sejumlah terminal […]

%d bloggers like this: