Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Diduga Ada yang Ilegal, DLH Segera Bangun TPS Lagi

AMEG – Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah di Desa Toyomarto, Singosari, Kabupaten Malang, diduga ilegal. Sebab, TPS yang diinisiasi warga itu diduga tak sesuai prosedur yang ada. 

Pernyataan itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, Renung Rubiyatadji, Senin (19/4/21). Dirinya menyebut TPS itu ilegal.

Baca Juga ----------------------------

“Itu illegal ya, penumpukan sampah itu dilakukan masyarakat sendiri, mereka tak bersedia ditarik iuran oleh petugas sampah yang mengangkut ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Randuagung. Nah kalau mereka membuang sampah di situ (Toyomarto) kan bebas pungutan,” jelas Renung.

Ke depan, DLH Kabupaten Malang akan menambah TPA, agar bisa menjangkau seluruh bagian wilayah Kabupaten Malang. Saat ini sudah ada 3 TPA, yakni di Desa Talangagung, Kepanjen, Randuagung Kecamatan Singosari, dan satu lagi di Poncokusumo. 

“Sampah harus menjadi perhatian bersama, DLH memang fokus mengatasi ini, tetapi akan menjadi lebih baik jika masyarakat mendukung, selanjutnya kami akan membangun TPA di Kalipare dan Gedangan,” imbuhnya.

Soal besaran biaya retribusi pengangkutan sampah, menurut Renung, sebenarnya sangat murah, hanya sebesar Rp 1.000 setiap kantong plastik besar, masih sama dengan 2018. Biaya retribusi itu digunakan untuk membayar upah petugas pengangkut sampah. 

“Kalau kita layani memang ada retribusi, masyarakat bayar iuran, nah di dalam iuran itu ada gaji untuk yang mengelola (pengangkut sampah),” jelas dia.

Untuk Desa Toyomarto, sampah akan dikelola berdasarkan jenisnya, jadi tidak ditumpuk lagi.

“Kita ajak mengklasifikasikan sampah, mana organik, mana yang anorganik (plastik dan kaleng), dipisahkan dan dikelola lebih baik lagi,” pungkas Renung.(ar)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

KALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 71 tahun (lahir 30 Desember 1949 di Palu)....

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...

Arema

Malang Post – Publik sepak bola nasional belum lama dikejutkan dengan dipecatnya dua pemain, yang belasan tahun menjadi ikon Persipura Jayapura. Striker Boaz Theofilius Erwin...

Arema

Malang Post – Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, masih belum bisa bernafas lega. Jelang sebulan ke depan kick off kompetisi Liga 1 2021/2022 bakal digulirkan. Lantaran...