Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Ada 98 Persen Setuju PTM

AMEG – Pemerintah Kota Malang, mulai melalukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tingkat sekolah dasar (SD), Kamis (15/4/2021) ini. Salah satu sekolah yang menggelar uji coba PTM, yakni SDN Kasin Kota Malang.

Simulasi PTM ini merujuk Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang. Nomor 15 Tahun 2021 dan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan dan Menteri Agama.

Baca Juga ----------------------------

Dalam uji coba PTM ini, puluhan pelajar dan wali murid, mengikuti simulasi dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Seperti memakai face shield dan masker. Siswa sebelum memasuki kelas, diharuskan dilakukan cek suhu tubuh dan mencuci tangan. Selain itu, sesuai pedoman pemerintah, setiap kelas hanya diisi 50 persen dari total siswa.

Siswa kelas 1 SDN Kasin, Cinta Syah Dias mengaku gembira bisa masuk sekolah, secara tatap muka. Sebab mulai masuk sekolah di tahun ajaran baru kemarin, belum pernah melihat teman-temannya secara langsung.

‘’Senang. Dulu daring. Tidak pernah bertemu. Sekarang senang, soalnya bisa bertemu dengan teman-teman,’’ ujarnya.

Wali murid Lili, juga mengaku senang melihat anaknya dapat kembali ke sekolah, seperti biasanya.

‘’Jadi mereka telah bergairah juga. Biasa di rumah, bosen gitu aja. Sekarang mereka bisa bertemu guru-gurunya maupun temannya,’’ katanya.

Kepala Sekolah SDN Kasin, Budi Hartono mengatakan, kegiatan simulasi ini dilakukan untuk persiapan PTM, yang akan resmi dimulai Senin (19/2/2021) mendatang.

‘’Harus kami persiapkan betul-betul protokol kesehatannya. Kami berani menggelar PTM, karena 98 persen wali murid menyetujui. Sementara yang dua persen sisanya, kami hormati dan kami tetap lakukan pembelajaran digital,’’ sebutnya.

Dibukanya PTM di sekolah ini, juga dibarengi dengan pembentukan Duta Satgas Covid-19 yang melibatkan dua siswa di setiap kelas. Tujuannya untuk mengawasi seluruh siswa di kelas, agar taat protokol kesehatan. 

‘’Sehingga nantinya duta ini menjadi teladan bagi teman-temannya, untuk mengawasi teman-temannya yang lain, agar melakukan kegiatan protokol kesehatan Covid-19,’’ jelas Budi Hartono.

Nantinya seluruh siswa akan masuk setiap hari. Yakni Senin sampai Jumat, dengan menerapkan sistem bergantian bagi siswa yang masuk untuk PTM.

‘’Kami lakukan shift-shiftan. Untuk jam 07.00 sampai jam 09.00, itu shift pertama. Yang masuk dari nomor absen 1 sampai 15. Shift dua itu 9.15 sampai 11.15 itu absen selanjutnya. Jadi masuk terus,’’ tutup dia. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Pria berinisial WK (26) yang tega menyiksa calon anak tirinya resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Batu. Ketetapan itu diutarakan langsung oleh...

News

Malang Post — Panik bercampur syok dan bersyukur sempat selamatkan diri, Rabu (27/10/2021) siang, saat mesin mobil padam tepat di jalur perlintasan kereta api. Brakkk!!...

News

Malang Post – Apa yang sesungguhnya terjadi di rumah Farm Flower Losari Singosari masih misteri. Apa sebab Fitri meninggal dan Agung mengalami luka tusuk...

Kesehatan

Malang Post – Penyakit nyeri dan kanker sangat menyeramkan dan bisa diderita ke siapa saja. Tanpa mengenal usia hingga jenis kelamin seseorang.  Bahkan hampir...

Malang Raya

Malang Post – Dishub Kota Malang dan Polresta Malang Kota sedang menggodok aturan sepeda motor melintas di jalan fly over. Namun, masih dalam tahap...

Malang Raya

Malang Post – Karyawan Ramayana mengikuti simulasi pemadaman kebakaran di Jalan Merdeka Timur nomor 1 Kelurahan Kidul Dalem Kecamatan Klojen Kota Malang. Rabu, 27...

Pendidikan

Malang Post –  Dalam rangka menyambut Dies Maulidiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Malang yang ke-60, dan berdekatan dengan Hari Santri Nasional 2021, UIN Maulana...

Malang Raya

Malang Post –  Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Setda Kota Malang menggelar Bimbingan Teknis Metode Cara Cepat Baca Kitab Kuning Bagi Guru Madrasah Diniyah...