Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

DPMD Sebut Aplikasi Si Jaka Tak Wajib

Kepala DPMD Kabupaten Malang, Suwadji. (Foto: Rizky Wijaya)

AMEG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang menyebut, aplikasi kawal dan jaga dana desa atau disingkat Si Jaka, tidak wajib digunakan oleh setiap Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Malang. 

Sebelumnya, sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Malang mengeluhkan, terkait adanya rencana pengadaan aplikasi tersebut. Pasalnya, pengadaan aplikasi yang bernilai Rp9,5 juta tersebut, dinilai kurang memiliki dasar aturan yang jelas.

Kepala DPMD Kabupaten Malang, Suwadji mengatakan, polemik terkait aplikasi Si Jaka, disebabkan masih adanya ketidakpahaman dari sejumlah pihak. Dirinya pun juga telah meminta legal opinion (LO) dari pihak kejaksaan, untuk memberi pandangan hukum terkait Si Jaka.

“Kami sudah minta LO (legal opinion) ke Kejaksaan, untuk memberi pendapat hukum. Dan sudah dijawab. Rencananya akan segera kita sosialisasikan, untuk memberi pemahaman yang sama,” ujar Suwadji. 

Ditegaskan, aplikasi tersebut tidak bersifat wajib. Dan dikembalikan kepada masing-masing kebijakan setiap Pemerintah Desa. Terpenting tidak ada paksaan. 

“Untuk Rp9,5 juta itu ada beberapa item. Prinsipnya, tidak ada paksaan dan tidak ada kewajiban. Memang program Si Jaka itu, nanti akan terkonek dengan Pemdes, Kecamatan, DPMD, Inspektorat dan Kejaksaan. Tapi prinsipnya terserah desa, itu kan kerjasama desa dengan pihak penyedia. Kami tidak memaksakan, kalau keberatan ya juga tidak apa-apa,” jelas Suwadji. 

Lebih lanjut Suwadji menjelaskan, keberadaan aplikasi Si Jaka tersebut, diproyeksikan agar progres pemanfaatan dana desa yang tercantum dalam APBDes bisa lebih terkawal. 

“Jadi misalnya, sudah sampai mana realisasi programnya bisa lebih dipantau. Juga dipantau oleh Kecamatan juga. Prinsipnya, kalau desa memandang (aplikasi si Jaka) ini memiliki manfaat, ya silahkan,” pungkas Suwadji. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

ShowBiz

Andrea Meza menjadi perempuan ketiga Meksiko yang menyabet gelar Miss Universe. Punya gelar sarjana software engineering dan berprofesi sebagai penata rias, […]

headline

AMEG – Operasi Ketupat Semeru 2021 berakhir Senin (17/5/2021). Kendati demikian, penyekatan tetap dilanjutkan hingga 24 Mei 2021. Sebagai upaya […]

Malang Raya

AMEG – Lebaran sudah berlalu. Tapi ada netizen yang usil bertanya, Cak Sodiq apa pernah nyekar? Pernah sungkeman ? Pentolan  […]

headline

AMEG – Yudha (19), korban terseret arus Pantai Sendiki, Minggu (17/5/21) malam, ditemukan sudah tak bernyawa, meski kondisi tubuhnya utuh. […]

Pendidikan

AMEG – Di tengah pandemi Covid-19, tak sedikit yang punya hobi baru, salah satunya adalah berkebun. Sepertihalnya warga Desa Kedungpedaringan, Kepanjen, […]

Malang Raya

AMEG – Selain bertujuan menekan angka persebaran Covid-19, larangan mudik juga berhasil menekan volume sampah di Kota Batu, karena mobilitas […]

headline

AMEG – Pondok Pesantren Nusantara di Dusun Sumbergesing RT06/RW06, Desa/Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Senin (17/5/21) siang, terbakar. Sekitar pukul 11.00 […]

headline

AMEG – Hari pertama kerja pasca cuti Lebaran, Bupati Malang HM Sanusi inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah kantor organisasi perangkat […]

Malang Raya

AMEG – Wawali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, langsung menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Senin […]

%d bloggers like this: