Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Pasar Takjil Kota Malang Dapat Lampu Hijau, Tapi Ada Syaratnya

Foto: ilustrasi

AMEG – Sepanjang bulan Ramadhan,  ngabuburit di Kota Malang seolah sudah menjadi tradisi. Kegiatan yang dilakukan sore hari itu dapat berupa banyak hal. Salah satunya pasar takjil.

Seperti jalan-jalan, bermain, bercengkerama, menghabiskan waktu di taman hingga berburu takjil. Untuk pasar takjil, ada sejumlah kawasan di Kota Malang yang bisa jadi jujukan berburu takjil sembari ngabuburit. 

Baca Juga ----------------------------

Pemerintah Kota Malang sendiri sudah memberikan lampu hijau kepada para pedagang yang akan membuka lapaknya di pasar takjil nanti. 

Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Malang No 14 Tahun 2021, masyarakat diizinkan untuk menggelar kegiatan pasar takjil. Hanya saja, masyarakat Kota Malang dilarang berjualan takjil di pinggir jalan.

Dalam SE Walikota Malang Nomor 14 Tahun 2021 bagian Isi Edaran. Di mana pada Isi Edaran No 1 tertulis, Bagi Pelaku Usaha dan Masyarakat yang melaksanakan kegiatan berjualan takjil dan/atau takjil gratis dilarang dilakukan di badan jalan.

Pedagang kaki lima hanya diperbolehkan berjualan mulai pukul 02.00 – 24.00 dan harus mematuhi protokol kesehatan. 

“Intinya pasar takjil ini tidak boleh makan badan jalan. Contohnya, kayak di Jalan  Soekarno. Itu kan untuk arus lalu lintas. Istilahnya masuk sedikit jualannya, asal jangan berjualan di bahu jalan,” ungkap Kepala Satpol PP Kota Malang Priyadi, Senin (12/4/2021).

Sebab jika pasar takjil di badan jalan itu akan mengganggu arus lalu lintas Kota Malang. Di samping itu pelaku usaha tetap harus mentaati protokol kesehatan. 

Satpol PP akan berkeliling untuk menyidak pasar takjil yang berjualan di badan jalan dan melanggar prokes.

“Aturan prokes harus terpenuhi. Tidak boleh ada kerumunan. Satpol akan bertindak untuk membubarkan mereka. Ada sanksi denda dan administrasi juga,” ungkapnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

KALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 71 tahun (lahir 30 Desember 1949 di Palu)....

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...

Arema

Malang Post – Publik sepak bola nasional belum lama dikejutkan dengan dipecatnya dua pemain, yang belasan tahun menjadi ikon Persipura Jayapura. Striker Boaz Theofilius Erwin...

Arema

Malang Post – Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, masih belum bisa bernafas lega. Jelang sebulan ke depan kick off kompetisi Liga 1 2021/2022 bakal digulirkan. Lantaran...