Malang Raya

Wahhh… 638 Aset Pemkot Batu Belum Bersertifikat

LAHAN KOSONG: Walikota Batu Dewanti Rumpoko saat meninjau salah satu aset tanah Pemkot Batu yang akan didirkan SMPN. (Foto: dokumen)

AMEG – Aset Pemkot Batu ternyata banyak yang belum memiliki sertifikat. Ini menarik perhatian Kejari Kota Batu untuk turun tangan. Pasalnya, membahayakan keberadaan aset tersebut.  Kejari pun mengundang sejumlah stake holder terkait untuk koordinasi. Mulai dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), BPN, Kades/Lurah dan lainnya.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batu, Supriyanto mengatakan, koordinasi ini salah satu langkah mengantisipasi permasalahan di kemudian hari. Terkait aset Pemkot Batu maupun aset kelurahan/desa. Berdasarkan data yang ia miliki, Pemkot Batu memiliki aset 765 bidang. Namun yang bersertifikat baru 127 aset. Total yang belum bersertifikat sebanyak 638.

“Kami dalam hal ini sebatas mendorong. Karena kami memiliki tugas mengamankan aset. Kami tidak ingin mengintervensi dan sebagainya,” kata Supriyanto kepada DI’s Way Malang Post, Jumat (9/4/2021) usai koordinasi di Kantor Kejari Batu,

Pihaknya mendorong Pemkot Batu agar segera mengelola asetnya dengan baik. Sehingga memiliki kepastian hukum yang jelas. Agar kedepannya tidak berpotensi permasalahan hukum. Ia berharap aset-aset yang dimiliki Pemkot Batu maupun desa/kelurahan bisa segera disertifikatkan. Pihaknya juga menyinggung mengenai tanah wakaf yang belum memiliki sertifikat. 

“Contohnya seperti yayasan, pondok pesantren, sekolah dan panti asuhan. Bahkan di masjid dan sebagainya juga belum disertifikatkan,” ungkapnya. 

Tanah wakaf yang belum bersertifikat itu, dikhawatirkan menimbulkan permasalahan hukum di masa mendatang. Ia bersaran agar pemerintah desa maupun kota, agar segera menjalin kerjasama dengan Kemenag. Membantu menata dan mengelola tanah-tanah wakaf. Agar segera memiliki sertifikat. 

Sementara itu, Kepala BKAD Kota Batu, M Chori membenarkan, banyak aset Pemkot Batu yang belum memiliki sertifikat. Sejumlah 368 bidang aset yang belum bersertifikat, 127 sudah memiliki sertifikat. 

“Aset yang belum bersertifikat itu, mulai dari tanah hingga bangunan. Tersebar di Kecamatan Batu, Bumiaji dan Junrejo,” ujarnya. Bahkan Pemkot Batu juga memiliki aset di Cibubur, Jakarta dan Kota Malang.

Chori menargetkan tahun 2021, semua aset Pemkot Batu telah bersertifikat. “Karena tidak mungkin bisa diselesaikan sendiri oleh bagian aset. Maka kami akan menggandeng BPN dan para kepala desa maupun lurah. Karena tanah aset itu berada di masing-masing desa dan kelurahan,” katanya. Kades/Lurah diharapkan membantu menunjukkan batas-batas yang akan disertifikatkan. (jan)

Click to comment

You May Also Like

Pendidikan

AMEG – Sebanyak 236 proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Brawijaya (UB) lolos mendapat pendanaan dari Dikti. Jumlah tersebut menempatkan […]

Malang Raya

AMEG – Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, berharap ada pos anggaran untuk memfasilitasi atlet penyandang disabilitas. Menurutnya saat ini […]

headline

AMEG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, serius melarang aparatur sipil negara (ASN) nya untuk mudik. Tidak ingin kecolongan, Pemkab Malang […]

Kuliner

Lebaran sangat identik dengan ketupat, opor ayam, dan rendang. Sedangkan hidangan berbahan kambing biasanya disajikan saat libur hari raya Idul Adha. […]

Kuliner

AMEG – Ramadan tahun ini, Kota Batu semarak dengan aneka kuliner hidangan buka puasa. Disajikan berbagai hotel, yang menawarkan konsep, […]

headline

AMEG – Terhitung mulai 10 Mei 2021, PT KAI Daop 8 Surabaya, akan mengoperasionalkan Stasiun Malang Baru yang berada di […]

Pendidikan

AMEG – Syiar Ramadan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang), di hari ke 27 Ramadhan, […]

Malang Raya

AMEG – Pasangan pengusaha muda sukses asal kota Malang, Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari, memanfaatkan Ramadan tahun ini, dengan […]

headline

AMEG – Pelarangan mudik lebaran tahun 2021, mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021, berdampak besar pada sektor ekonomi pariwisata […]

Copyright © 2020 Malang Post I All rights reserved.

Exit mobile version