Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Tol Malang-Kepanjen Bisa Naikkan PBB dan PAD

Plt Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedantara.(jay)

AMEG – Rencana pembangunan tol Malang-Kepanjen, diproyeksikan berdampak pada sejumlah sektor. Salah satunya pajak bumi dan bangunan (PBB). Dijelaskan Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara. Ia menyebutkan, kenaikan PBB bakal terjadi pada daerah yang dilintasi ruas jalan tol Malang-Kepanjen.

Namun masih diperlukan penyesuaian sejumlah hal. Kenaikan PBB karena tol itu, tidak serta merta dilakukan. Ada prosedurnya yang harus dilakukan lebih dulu. “Kalau (kenaikan) itu pasti. Tapi kami melakukan penyesuaian pajak itu butuh waktu. Salah satu sistem informasi melalui perpajakan. Bagaimana kami menaikkan pajak Rp 1000 menjadi Rp 2000 pun ada perhitungannya, ada teorinya juga,” ujar Made.

Baca Juga ----------------------------

Dalam kurun waktu minimal satu tahun setelah tol jadi, Pemkab Malang segera melakukan penyesuaian pajak. Sebagai landasan hukum, akan dituangkan dalam Perbup. “Kami akan lakukan klaster. Mana yang akan dilewati tol. Kami yakin secara logika itu berdampak, pasti kami sesuaikan,” imbuhnya.

Mengingat juga, dalam dua dekade terakhir, PBB di Kabupaten Malang cenderung tidak mengalami kenaikan. Beda dengan Kota Malang yang nilai PBB-nya, mengalami kenaikan hampir setiap tahun. 

“Nanti kalau masyarakat merasa keberatan ya tidak apa-apa, itu hak. Mereka bisa mengajukan keringanan. Toh (pajak) itu kembali ke masyarakat,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Malang itu. 

Terlebih jika tol Malang-Kepanjen sudah resmi dan dapat dioperasikan, maka pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Malang juga diprediksi bakal mengalami kenaikan. Tahun 2021 ini, Bapenda ditargetkan dapat memperoleh PAD dari sektor pajak sebesar Rp 286 Miliar. 

“Ekstensifikasi pajak masuk kesitu multiply effectnya luar biasa. Sehingga peningkatan itu harus, dan pasti dilakukan,” pungkas Made. 

Disisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, sesuai dengan target, Tol Malang Kepanjen bakal bisa dioperasikan pada tahun 2024 mendatang. Pasalnya tahun ini proses yang akan dilakukan adalah pembebasan lahan.

“Setelah pembebasan lahan barulah pengerjaan berupa pembuatan jalan tolnya pada tahun 2022,” ujar Wahyu.  

Untuk pembangunan fisik hingga finalisasinya, Kementrian memberikan waktu selama 2 tahun. Sehingga pada tahun 2024, jalan tol baru itu sudah bisa digunakan oleh masyarakat umum. Sekda menyebut, di Kabupaten, jalan Tol Malang – Kepanjen nanti akan melewati 4 Kecamatan. Yakni kecamatan Bululawang, Gondanglegi, Pakisaji dan Kepanjen. Dan rencananya exit tol akan dibangun di setiap Kecamatan yang dilintasi.

“Penentuan titik pembebasan lahan akan diserahan kepada Pemerintah Kabupaten Malang selaku panitia pelaksana,” ujar mantan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang itu. (jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

News

Malang Post – Kepedulian sosial saat ini benar-benar diuji. Tak perlu jauh. Perhatian terhadap orang didekat kita. Mereka yang terpapar Covid. Pasti butuh support. Seperti...

headline

Malang Post – Program yang digencarkan Walikota Malang Drs H Sutiaji tentang lima strategi penanganan Covid mulai membuahkan hasil. Diantaranya Malpro (Malang beli produk lokal),...

Malang Raya

Malang Post – Setelah 37 tahun menjadi anggota polwan, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni mengakhiri masa tugasnya di Polresta Malang Kota, pada usia 58 tahun....

Malang Raya

Malang Post – Ada yang menarik setelah rapat evaluasi Pemkot Malang dan Forpimcam Lowokwaru dan Blimbing. Walikota Malang Sutiaji dan peserta rakor mempraktekkan cara menggunakan...

Malang Raya

Malang Post –  Jumlah kasus Covid masih tinggi. Pemkot Malang pun menggelar rapat koordinasi dan evaluasi bersama Forum Koordinator Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Kali ini Kecamatan...

Malang Raya

Malang Post – Warga Kabupaten Malang menyambut antusias gelaran Vaksinasi Gotong Royong. Giat ini diselenggarakan IKA (Ikatan Keluarga Alumni) dan Keluarga Besar UB (Universitas Brawijaya),...

Pendidikan

Malang Post – Program akselerasi vaksinasi terus dilakukan pemerintah. Mulai dari tingkat pusat maupun di daerah. Tak ketinggalan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Ikut andil melakukan...

headline

Malang Post – Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan pemimpin baru beberapa institusi pendidikan di bawah naungannya. Salah satunya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang...