Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Bupati Sanusi Seriusi Larangan Mudik, ASN Wajib Foto Dilengkapi Shareloc

Bupati Malang, HM Sanusi

AMEG – Kebijakan pemerintah pusat terkait larangan mudik tahun ini mendapat perhatian pemerintah daerah di Malang Raya. Tidak hanya untuk warga, larangan mudik itu juga untuk para aparatur sipil negara (ASN). Ini sesuai arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan sudah ditetapkan. Yakni, ASN dilarang mudik  mulai dari 6 Mei hingga 17 Mei 2021. 

Bupati Malang, HM Sanusi, akan bergerak cepat menyikapi hal ini. Dia juga akan menginstruksikan agar jajaran ASN di lingkungan Pemkab Malang tidak mudik pada momen Hari Raya Idul Fitri 2021 ini. Untuk penegasannya, bupati segera membuat surat edaran (SE). 

Baca Juga ----------------------------

“Dilarang semua nanti. Termasuk ASN. Nanti teknisnya di situ juga ada. Sanksi bagi ASN yang nekat mudik nanti ya sesuai di peraturan,” ujar Sanusi, kemarin.

Sementara untuk warga umum Sanusi masih belum bisa memberikan peraturan yang mengikat. Pemkab Malang hanya bisa melakukan imbauan saja. “Kalau masyarakat biasa kami hanya melakukan imbauan saja. Kalau ASN sudah kami larang,” ungkap Sanusi.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah. Dia menyebut, penerbitan SE diperkirakan menunggu surat resmi dari Pemerintah Pusat terkait larangan mudik

Pihaknya mengaku siap untuk memberlakukan larangan mudik ini. Menurutnya, hal itu juga mengingat pandemi Covid-19 hingga saat ini masih belum mereda. “Secara formal dalam hal ini mungkin surat, masih belum. Tetapi kami siap. Karena ini juga hal biasa. Mengingat pandemi juga masih belum berakhir, jadi harapannya ini bisa dimaklumi,” ujar Nurman. 

Untuk lebih ada penegasan, Nurman menyebut nantinya akan ada penerbitan SE dari Sekretaris Daerah (Sekda) atau Bupati Malang. Sesaat setelah surat resmi terkait larangan mudik dari Kemendagri diterima. 

“Itu SE perlu untuk penekanan dan penegasan. Baik dari Sekda, atau mungkin nanti dari bupati. Untuk pengawasan, nanti dari kami dan Inspektorat tentunya. Makanya nanti kita tindaklanjuti dengan SE itu. Jadi nanti ASN akan diwajibkan untuk foto dilengkapi waktu dan lokasi,” pungkas Nurman.

Terpisah Wali Kota Malang, Sutiaji, meminta kepada warga Kota Malang baik yang di luar ataupun di dalam kota untuk bisa mematuhi larangan mudik itu.”Secara garis besar terkait larangan mudik itu kalau dilarang ya mestinya kita harus lakukan bersama-sama larangan itu,” ujar Sutiaji.

Sutiaji mengkhawatirkan apabila banyak warga yang nekat untuk pulang kampung, nantinya bisa menambah kasus penyebaran Covid-19 yang saat ini sudah landai di Kota Malang.

“Artinya ini harus ada penguatan. Kalau dulu (2020) kan dibolehkan. Sekarang tidak, jadi penguatannya ada di tingkat PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) mikro,” ungkapnya.

Sementara Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyebut, seiring berjalannya waktu, situasi dan kondisi pandemi Covid-19 perlahan mulai melandai. Hal itu tidak bisa dilepaskan dari berbagai macam upaya yang dilakukan pemerintah. Termasuk PPKM mikro hingga proses vaksinasi.

Meski begitu, lanjut Khofifah, pemerintah tetap mengambil langkah waspada. Salah satunya, aktivitas mudik saat libur Lebaran pun masih  dilarang. Jika masyarakat diperbolehkan untuk mudik, pemerintah khawatir penyebaran Covid-19 yang saat ini melandai, terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti terjadi di beberapa negara di Eropa yang kembali menerapkan lockdown, juga Filipina, Bangladesh dan India. (ekn)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post – Walikota Malang, H Sutiaji didampingi Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso dan Kepala Dinkes, dr Husnul Muarif, Selasa (3/8/2021) menerima kunjungan Satgas...

Nasional

Malang Post – AlfaCorp, menyiapkan gedung isolasi pasien Covid-19. Lokasinya di UBM Housing Jl Lodan Raya no. 2 Jakarta Utara. Diresmikan Selasa (3/8/2021) pagi ini....

Pendidikan

Malang Post – Berbagai inovasi terkait pencegahan sebaran pendemi Covid dilakukan. Kali datang dari tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Tercipta layanan uang elektronik. Diberi...

Pendidikan

Malang Post – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) menggelar yudisium dan pengucapan janji dokter muda. Diikuti 102 mahasiswa Fakultas Kedokteran...

Kriminal

Malang Post – Terkait kasus Rp 1,25 miliar. Wiwit Tuhu Prasetyanto, kuasa hukum AF alias Pipin (34) menyebutkan. Ada dua orang lain yang turut menerima...

Dahlan Iskan

TIGA jam setelah dinyatakan sebagai tersangka, Heryanti masih menghubungi Si Cantik Disway. Masih juga menegaskan uang Rp 2 triliun itu ada. “Ibu, duitnya tuh ada....

Pendidikan

Malang Post – Kolaborasi perguruan tinggi dan Pemprov Jatim penting dilakukan. Sebagai langkah penanganan Covid-19 dan percepatan vaksin. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Senin (2/8/2021)...

Pendidikan

Malang Post – Prof Dr HM Zainuddin MA melakukan press conference pertamanya sejak mendapat amanah jabatan Rektor UIN Maliki (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim)...