Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Awal Ramadan Pembelajaran Tatap Muka Dimulai

AMEG – Pemerintah Kota Malang mendorong Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), untuk tetap berjuang ekstra keras. Untuk bisa mengoptimalkan materi pelajaran kepada siswa, saat melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring maupun luring di musim pandemi Covid-19 ini.

Terlebih-lebih, Pemkot Malang memasang target, akan memulai pembelajaran tatap muka (PTM), pada awal Ramadan ini. Alias pada April 2021 bulan ini.

Baca Juga ----------------------------

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko saat menghadiri Konferensi Cabang PGRI Kota Malang, di SMP Negeri 12, Kota Malang, Kamis (8/4/21), menegaskan hal tersebut.

Karena PGRI memiliki peran penting dalam membangun karakter anak bangsa. Peran strategis sebagai pendidik, dalam rangka membangun anak bangsa di negara ini harus bisa menginspirasi semua pihak.

‘’Ke depan, PGRI diharapkan mau dan mampu memberikan inspirasi kepada berbagai pihak. Tentang pentingnya peran strategis sebagai pendidik dalam rangka membangun anak bangsa di negara ini,’’ sebut mantan anggota DPRD Kota Malang ini.

Menurut Edi, pada masa pandemi Covid-19 ini, kegiatan belajar mengajar mengalami tantangan tersendiri. Akibat pandemi, kegiatan pembelajaran tatap muka terpaksa ditiadakan. Diubah menjadi belajar daring atau pembelajaran jarak jauh.

Adaptasi ini pun, lanjut politisi Partai Golkar ini, membuat para guru harus berjuang ekstra keras, untuk bisa menyampaikan materi pembelajaran. Untuk itu, PGRI dituntut juga harus tetap menginspirasi dalam membangun anak bangsa.

‘’Mudah-mudahan pandemi segera berakhir. Kita tetap sehat dan kegiatan belajar tatap muka dapat berjalan lagi,’’ harap Edi.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana memastikan, kegiatan belajar tatap muka di Kota Malang, akan dimulai awal Ramadan atau pertengahan April 2021. Namun akan dibatasi hanya 50 persen jumlah siswa yang ikut sekolah tatap muka.

‘’Seminggu lagi mulai sekolah tatap muka. Tapi jumlah siswa kita batasi 50 persen dari total siswa. Rencana sekolah tatap muka untuk siswa Sekolah Dasar dimulai tanggal 15 April 2021, untuk SMP pada tanggal 19 April 2021,’’ ungkapnya.

Ia menjelaskan, dari total 50 persen siswa yang ikut pembelajaran tatap muka, juga akan diatur untuk masuk kelas secara bergantian dengan protokol kesehatan ketat.

‘’Nantinya masuknya secara bergantian, separuh siswa masuk sekolah dan separuh siswa belajar dari rumah. ruang kelas dipencar, dua hari sekali ganti kelas,’’ pungkasnya.

Pemkot Malang sendiri sudah melaksanakan vaksinasi kepada 9.873 guru TK, SD dan SMP negeri dan swasta. Karena itu Pemkot Malang membuat kebijakan sekolah luring, sebab selain guru sudah divaksin, angka penularan dan kasus baru Covid-19 di Kota Malang terus menurun. (rdt)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post — Kota Batu bakal menjadi sentra pembibitan jeruk purut di Indonesia. Hal ini menyusul permintaan ekspor jeruk purut yang sangat tinggi. Saat ini...

Malang Raya

Malang Post – Tim tracer Covid-19 Kota Malang menggelar tracing kasus di Jalan Kolonel Sugiono IV, Kelurahan Ciptomulyo, Sukun Kota Malang. Rabu, 20 Oktober...

headline

Malang Post — Kota Malang sudah masuk PPKM Level II, sesuai Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021. Beberapa kampus mulai mengajukan Perkuliahan/Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Meski...

headline

Malang Post — Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Advokat Republik Indonesia (DPP PARI) menggelar silaturahmi antar advokat, Rabu (20/10/2021). Bertempat di RM Javanine, Jl Pahlawan Trip...

Pendidikan

Malang Post — Sejarah baru kembali ditorehkan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kali ini Program studi (Prodi) Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM yang mencatatkan tinta...

Pendidikan

Malang Post — Dharma Wanita Persatuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (DWP UIN Maliki) makin giat membina sekaligus menjalin keharmonisan antar anggotanya. Meski masih dalam...

News

Malang Post — Kepanikan terjadi, Selasa (19/10/2021) malam di sebuah rumah milik Semiati warga RT 03/RW 01 Desa/Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Sebuah tabung LPG 3...

News

Malang Post — Sehari sudah, tim gabungan SAR Malang Raya mencari keberadaan Paino (56) pemancing yang terhanyut saat sungai Brantas mendadak berarus deras. Selasa (19/10/2021)...