Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Perumahan Tanpa Makam User Cari Sendiri ?

SIDAK: Komisi A DPRD Kota Batu saat berada di areal Perumahan Griya Emas Beji Mutiara Residance. (Foto: Ananto/DI’S WAY MALANG POST)

AMEG – Permasalahan lahan makam di perumahan masih saja muncul. Padahal regulasinya sudah mengharuskan. Sayangnya, sejumlah pengembang belum memenuhinya. Jika tak tersedia hingga dihuni, sangat dimungkinkan user yang meninggal, harus cari makam sendiri.

Salah satunya, PT Assalam, Pengembang Perumahan Griya Emas Beji Mutiara Residence, Ahmad Sayuti mengakui. Jika perumahan yang tengah dibangunnya belum memiliki lahan makam. Namun sudah terjual 30 rumah dari 44 rumah yang disediakan. 

Baca Juga ----------------------------

“Kami belum memiliki lahan pemakaman. Dalam waktu dekat ini, segera ditindaklanjuti ke Pemerintah Desa,” katanya. Namun, pembangunan terus berjalan. Bisa dikatakan bodong, karena tak kantongi izin apapun. “Tahun 2019 kami pernah ditegur. Saat itu sedang melakukan pembangunan rumah contoh. Saat itu jumlahnya masih tiga,” lanjutnya.

Ahmad menyampaikan, saat ini pengurusan izin dalam tahap sit plan. Saran Dinas Perizinan dan Satpol PP, pembangunan akan dihentikan sementara. Belum rampung melakukan pengurusan perizinan disebabkan karena pandemi covid. “Maksud kami, melakukan izin secara paralel. Sembari kita melakukan pembangunan. Proses perizinan juga tetap berjalan,” katanya.

Kepala Desa Beji, Deny Cahyono mengatakan telah mendata beberapa pengembang perumahan di wilayahnya. Pihaknya tengah menunggu lima pengembang datang ke Pemdes Beji untuk koordinasi. 

“Koordinasi itu terkait perizinan dengan pihak desa. Mengenai PSU yang wajib diselesaikan oleh pengembang. Contohnya seperti saluran drainase, ruang terbuka, fasilitas umum (fasum) dan tak kalah pentingnya mengenai lahan pemakaman,” ujarnya. 

Pembangunan perumahan sudah ada Perdes yang mengatur. Setiap pengembang harus memenuhi beberapa kewajiban terkait penyerahan PSU. Termasuk tanah makam, juga diatur Perdes. Luasnya dua persen dari lahan yang dikembangkan. Jika tak memungkinkan tanah makam berada di lokasi perumahan, dalam Perdes Beji, juga disebutkan harus menyediakan lahan di areal pemakaman desa. (jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Kesehatan

Malang-Post – Dominasi kostum kuning  begitu eye catching pada  senam anti Covid (Senavid,  Minggu (20/6/2022) pagi tadi di Lapangan Rampal Kota, Malang.  Para ibu-ibu, hingga remaja...

Malang Raya

Malang-Post – Gerakan penghijauan dengan menggalakkan penanaman pohon pule terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.  Minggu (20/6/2021), Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko...

Malang Raya

Malang-Post – Dalam rangka penerapan PPKM Mikro di wilayah Sukun, aparat gabungan menggelar kegiatan pembagian masker dan sosialisasi protokol kesehatan kepada pengguna jalan.  Bertempat...

Dahlan Iskan

Ia tergolong barisan from zero to hero zaman baru: Siboen. Si juara YouTuber di kelasnya. Si orang desa. Si anak buruh tani. Si penderita...

Malang Raya

Malang Pos – Tidak semua daerah memiliki pusat pengaduan atau layanan panggilan darurat seperti Kota Malang, yakni Ngalam 112. Para operator bertugas selama 24...

Malang Raya

Malang Post – Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang tukang jahit berinisial M (50) asal Desa Pesanggrahan menjadi cermin masih maraknya kasus pelecehan seksual...

headline

Malang Post – Kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Nine Café & Karaoke, Malang, sepertinya bakal panjang. Pasalnya kuasa hukum pelapor MT, Rudy Murdhani...

Malang Raya

Malang-Post – Upacara Pembukaan Persami dan Pengukuhan Pengurus Saka Wira Kartika (SWK) TW. II TA 2021 Kodim 0833/Kota Malang digelar pada Sabtu (19/6/2021) pagi. ...