Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Dishub Kabupaten Malang Prioritaskan Dua Titik ETLE

Kepala Dishub Kabupaten Malang, Eka Hafi Lutfi. (Foto: Giman/HARIAN DI’S WAY MALANG POST)

AMEG – Electronic Trafic Law Enforcement (ETLE) di Kab Malang, sedang dalam proses. Satlantas Polres Malang mengusulkan 10 titik. Sebagai salah satu upaya penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi informasi dilengkapi kamera. Mampu merekam terjadinya pelanggaran. 

“Kami sudah mengajukan 10 titik. Sementara fokusnya di Malang Utara dan Selatan,” ujar Kasatlantas Polres Malang, AKP Agung Fitryansyah. Dari 10 titik yang diusulkan, dua titik bakal jadi prioritas direalisasi. Malang Utara di ruas nasional di Jl Raya Karanglo. Lalu di Malang Selatan prioritas di Ibukota Kabupaten Malang, Simpang Empat Kepanjen. 

Baca Juga ----------------------------

“ETLE akan dipasang di persimpangan jalan yang rawan pelanggaran,” imbuhnya. Penentuan titiknya, berdasarkan sejumlah kriteria. Diantaranya, rawan kecelakaan lalu lintas, rawan pelanggaran dan tingkat aktifitas lalu lintas. “Kami dan para Kanit di Satlantas sudah melakukan kajian. ETLE nanti sementara memanfaatkan tiang traffic light. Kami terus koordinasi dengan Pemkab Malang,” pungkasnya.

“Saya rasa di Kabupaten Malang sudah perlu ya. Saya berharap bisa segera. Mengingat aktifitas lalu lintas meningkat. Namun dalam realisasinya, harus menyesuaikan kondisi anggaran,” ujar Kepala Dishub Kab Malang, Eka Hati Lutfi, Rabu (7/4/2021).

Menurut pria yang akrab disapa Lutfi ini, penerapan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam keselamatan berlalu lintas. Ada tiga cara: sosialisasi, ketersediaan sarana dan prasarana dalam hal ini rambu lalu-lintas dan penindakan pelanggaran. 

“Sekarang kalau kita sosialisasi terus tapi kelengkapan rambu lalu lintas juga minim, ya bisa kurang optimal. Begitu juga, jika keduanya sudah lengkap tapi tidak ada penindakan jika ada pelanggaran, juga akan kurang optimal,” imbuh dia.

Sedangkan untuk titiknya, jika mengacu pada program kepolisian, penempatan ETLE diharapkan bisa terpasang di semua simpangan. Terutama di titik dengan tingkat pelanggaran dan kecelakan yang tinggi dengan tingginya aktifitas lalu lintas pula. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari 10 titik yang diajukan tersebut, terdapat 42 persimpangan. Namun untuk saat ini, baru dua titik yang dijadikan prioritas.

“Kalau masukannya memang ada 10 titik. Tapi untuk awal, diprioritaskan dua titik itu dulu. Di exit tol sebagai tumpuan keluar masuknya kendaraan menuju Kabupaten Malang. Mungkin bisa di exit tol Lawang atau exit tol Singosari. Kedua di Ibukota Kabupaten Malang, tepatnya di simpang empat Kepanjen. Karena juga menyesuaikan kondisi anggaran. Belum lagi juga ada refocusing,” terang Lutfi. 

Dari analisa yang dilakukan, untuk merealisasikan ETLE di Kabupaten Malang, ada beberapa hal yang harus dilengkapi. Terutama terkait kelengkapan sarpras. Seperti Kamera, jaringan internet, control room dan lain sebagainya. 

“Itu dari perangkat kerasnya, secara garis besar itu yang dibutuhkan. Jadi nanti dari kamera yang dipasang, di titik-titik itu, bisa langsung terpantau melalui monitor yang ada di control room atau backdoor. Tentunya perangkat lunak juga harus menyesuaikan. Mengingat wilayah Kabupaten Malang yang luas, maka jaringan internet juga diperlukan,” pungkasnya. (jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Pendidikan

Malang-Post – Tren peningkatan kasus Covid-19 di Kota Malang tidak mempengaruhi rencana proses pembelajaran tatap muka (PTM). Sekolah yang semula sudah mulai menjalankan PTM,...

Pendidikan

Malang-Post – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, menggelar wisuda daring, Kamis (24/6/2021). Wisuda tatap muka belum dilakukan karena pertimbangan masih...

Malang Raya

Malang-Post – Aparat gabungan terus berupaya mencegah penyebaran virus corona. Salah satunya dengan menggencarkan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan. Dalam rangka PPKM Mikro...

Malang Raya

Malang-Post – Kamis (24/6/2021) pagi, aparat gabungan kembali menggelar operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan. Dalam rangka PPKM Mikro di wilayah Kedungkandang.  Bertempat di...

Opini

Setahun lebih telah berlalu, namun pandemi Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda akan usai. Justru, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan jumlah kematian makin...

Dahlan Iskan

Sang ayah kena Covid. Anaknya tiga. Satu anak di Atambua. Satu lagi di Amerika. Yang di Surabaya harus mencari obat yang sulit didapat: actemra....

Arema

Malang Post – Bintang masa depan Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, bakal tak punya klub, sejak 30 Juni 2021 mendatang. Klub Polandia, Lechia Gdanks, yang...