Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kesehatan

Pemkab Targetkan 163 Ribu Lansia Divaksin

LANSIA: Salah satu lansia saat mendapatkan vaksinasi. Pemkab Malang bakal mengalokasikan 163 ribu vaksin untuk kelompok lansia. (Foto: istimewa)

AMEG – Pemerintah Kabupaten Malang, memasang target, 163 ribu warga kelompok lanjut usia (lansia), menjadi prioritas untuk mendapat vaksinasi covid-19. Namun, para lansia tersebut harus memenuhi kriteria. Yakni tidak memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

‘’Syarat itu diberlakukan secara ketat, guna menghindari efek penyerta vaksinasi Covid-19 bagi warga yang berusia 60 tahun ke atas,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo, Senin  (5/4/2021).

Para lansia tersebut bisa mendaftar sebagai calon penerima vaksin covid-19 dengan mengakses situs resmi Kementerian Kesehatan, www.kemkes.go.id. Pendaftaran bisa dilakukan oleh lansia itu sendiri atau pihak keluarga lansia.

‘’Setelah terdaftar, nantinya Dinas Kesehatan Kabupaten Malang akan mendapatkan data tersebut dan menjadwalkan pelaksanaan vaksinasi terhadap lansia,’’ bebernya.

Mantan Direktur RSUD Lawang itu menjelaskan, masyarakat kelompok lansia memang mendapat prioritas vaksinasi covid-19. Sebab mereka merupakan salah satu yang paling rentan terpapar Covid-19.

‘’Pemerintah berharap lansia-lansia ini kalau sudah divaksinasi tidak sakit. Makanya lansia yang disasar adalah yang tidak komorbid,’’ ujarnya

Disamping itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang juga membuka kesempatan vaksinasi untuk para lansia yang akan pergi beribadah haji ke tanah suci Mekkah. Mereka menjadi prioritas untuk disuntik vaksin terlebih dahulu. 

‘’Lansia prioritas vaksin Covid-19 juga yang menjadi jamaah haji tahun 2021,’’ ujarnya.

Sementara itu terpisah, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di gedung Safe House Kabupaten Malang, menunjukkan penurunan. Hingga April 2021 ini tercatat tak kurang dari 10 pasien.

Gedung ini awalnya rumah susun bertarif sewa untuk ASN. Namun dialihfungsikan menjadi Safe House lantaran pandemi Covid-19 yang menggemparkan.

Ketua Perawat Safe House, Mohammad Rizal Romli mengatakan, jumlah pasien pada awal April 2021, tercatat paling sedikit dari hari-hari sebelumnya.

‘’Sementara ini yang paling sedikit, cuma ada sekitar 10 orang. Maret kemarin itu 25 dan sebelumnya biasanya itu ada sampai 40 ke atas jumlahnya,’’ katanya.

Rizal juga menuturkan, pasien Covid-19 yang dirawat di Safe House mulai mandiri. Para pasien menurut Rizal tidak lagi sering mengeluh atau stres saat isolasi mandiri.

‘’Mereka sudah mulai mandiri. Tapi kami tetap memantau dan menanyakan apa kabar ke atas (ke kamar isolasi). Dan mereka sudah tidak banyak mengeluh. Kebanyakan sudah menerima. Kalau dulu kan banyak yang mengeluh karena awal-awal Covid-19,’’ tuturnya.

Untuk perlakuannya di gedung Safe House Kabupaten Malang, dijelaskannya, setiap pagi pukul 08.00 hingga 10.00, seluruh pasien diarahkan untuk olahraga.

‘’Kalau jam 08.00 sampai jam 10.00 itu kami minta untuk terkena sinar matahari dan olahraga. Supaya imunitasnya juga terjaga kan,’’ kata dia.

Selebihnya, kata Rizal, aktifitasnya adalah isolasi mandiri. Menariknya, pasien di gedung safe house tersebut tidak akan bosan. Pasalnya terdapat Wi-fi gratis yang siap digunakan seluruh pasien.

‘’Dan untuk makanan kami siapkan tiga kali sehari dan juga snacknya,’’ tutupnya. (rdt)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Pendidikan

AMEG – Banyak mahasiswa tertarik melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat tapi terkendala sulitnya mendapat informasi. Selain itu istilah pendidikan dan […]

Olahraga

AMEG – Taekwondo Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memborong gelar juara di Kejuaran Online Indonesia International Biho President Cup 2021. Delegasi […]

Pendidikan

AMEG – Pelaksanaan pembelajaran tatap muda di SMPN 6 dan SMPN 3 Malang mendapat perhatian dari Wali Kota Malang, Drs […]

News

AMEG – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar diskusi tematik ‘Puasa dan penguatan Nasionalisme’. Bertempat di Loby Gedung Dr (HC) […]

Malang Raya

AMEG – Mengurangi kendala dan permasalahan layanan BPJS, Pemkot Batu menggelar Rakor bersama forum kemitraan dan Forum Komunikasi Kota Batu […]

Malang Raya

AMEG – Dalam upaya mencegah penularan virus Covid-19 di lingkungan sekolah, yang telah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, Dinas […]

Malang Raya

AMEG –  Sekitar 10 hari, tim BPBD Kota Batu beserta relawan, turun membantu dampak bencana gempa bumi di Kabupaten Malang. […]

Malang Raya

AMEG – Dari toral 19 desa yang ada di Kota Batu, pada 2021 ini sudah berstatus mandiri. Sedangkan pada 2020 […]

Opini

Hidup ber-PMII telah mengajarkan banyak hal. PMII, bukan sekadar organisasi bagi saya tapi, PMII adalah teman hidup. Selayaknya teman hidup, […]

%d bloggers like this: