Connect with us

Hi, what are you looking for?

Arema

Arema Women Jadi Runner Up, Kalah dari PON Jabar di Ajang Piala Kartini 2021 di Pati

Tim Arema FC Women.

AMEG – Tim Arema FC Women, memastikan gelar juara kedua atau finis posisi runner up, pada turnamen sepak bola wanita Piala Kartini 2021, Minggu (4/4/2021) pagi. Dalam laga final di Lapangan Safin Pati Football Academy, Mojoagung, Kabupaten Pati, Sheva Imut Furyzcha dan kawan-kawan, takluk 0-2 di tangan Tim PON Jawa Barat.

Ongis kodew, harus bermain tanpa tiga pemain pilar, yang tengah ikuti training center Timnas Indonesia Putri. Mereka adalah fullback Syafira Azzahra Ramadhanti (17 tahun), midfielder Sabrina Mutiara Firdaus Wibowo (21 tahun) dan attacking midfielder Shafira Ika Putri Kartini (17 tahun).  Timnas putri, dipersiapkan untuk tampil pada The Jenesys Cup (Japan-East Asia Network of Exchange for Students and Youth) khusus U-19, di Yomitan Village, Okinawa, Jepang, 1-8 Juni 2021 mendatang.

Baca Juga ----------------------------

‘’Alhamdulillah capaian bagus Arema FC Women. Meski tampil dengan kekuatan tidak lengkap. Tiga pemain bergabung TC Timnas Indonesia Putri. Lawan-lawan kita, mayoritas juga bukan klub. Mereka adalah tim yang dipersiapkan menghadapi PON Papua 2021. Seperti Tim PON Jabar, Jatim, DKI Jakarta dan Jateng. Jadi tim-tim itu dihuni pemain-pemain terbaik di provinsinya,’’ ujar Manajer tim Arema FC Women, Fuad Ardiansyah.

Dua gol kemenangan lawan, dicetak Tia Darti dan Fria Fauziah. Tim arema FC Women sendiri, sebelumnya menjadi juara Grup B dan di babak semifinal menghantam Putri Surakarta 3-0. Tim PON Jabar setelah juarai Grup A pada babak semifinal ungguli Bina Sentra Cirebon 3-0.
Selain Arema FC Women dan tim PON Jabar,  Piala Kartini 2021, juga diikuti Timnas Indonesia Putri U19, PSIS Semarang Putri dan Bhayangkara-Solo FC Putri. Kemudian Tim PON Jatim Putri, PON Jateng Putri dan PON DKI Jakarta Putri, serta Bina Sentra Cirebon.

Arema Women sendiri memboyong 19 pemain ke Pati. Termasuk beberapa pemain eks Timnas Putri, seperti  Jasmine Sefia Waynie Cahyono, Susi Susanti dan Regina Tiofanny Herdiyanta, serta striker mungil  Sheva Imut Furyzcha.

Sementara bagi tim PON Jawa Barat putri, sukses menjadi juara pada ajang Kartini Safin Cup 2021, benar-benar harus dilalui susah payah. Tim asuhan pelatih Roni Raymond, itu harus menundukkan Arema FC putri. Dua gol kemenangan tim PON Jabar, dicetak oleh Tia menit ke-37 dan Frida Fauziah (59).

Sedangkan tim PSW Sleman, ada di peringkat ketiga, setelah di laga perebutan tempat ketiga menaklukkan Bina Sentra Cirebon dengan skor tipis 3-1. Ajang ini sendiri digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, terkait pandemi Covid-19. Semua pemain, pelatih hingga staf ofisial wajib menjalani swab antigen terlebih dulu.

Selain diukur suhu tubuhnya menggunakan thermogun, semua juga wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, sebelum memasuki kawasan pertandingan.

‘’Kita bermain di ajang ini tanpa enam pemain timnas. Kita coba promosikan pemain lainnya. Memang banyak yang harus diperbaiki karena lawan-lawan di PON tentunya tidaklah mudah,’’ kata pelatih kepala PON Jabar, Ronny Remon usai pertandingan.

Dia berharap, capaian ini adalah membuat abak asuhnya terus menjaga konsistensi dan tidak mudah puas. ‘’Target kita di PON, jadi pekerjaan rumah termasuk meningkatkan kondisi fisik pemain harus  dilakukan,’’ tegas Roni.

Dia juga menjelaskan, keikutsertaan di Pati ini sebagai simulasi sebelum bertarung di PON Papua nanti. ‘’Kita masih ada waktu lima bulan lagi. Cuaca di Merauke panas dan ini cukup mirip dengan kondisi di Pati yang juga cukup panas,’’ ucap dia.

Sedangkan pelatih Arema FC putri, Nanang Habibi mengatakan, Kartini Safin Cup ini menjadi angin segar bagi persepakbolaan putri di Tanah Air.

‘’Terima kasih pada Safin Pati Football Academy (SPFA) yang sudah berkenan menggelar agenda ini. Setelah sekian lama vakum, akhirnya pemain bisa kembali bertanding,’’ ujar Nanang lagi.

Diakuinya, Arema FC Putri sudah vakum sekitar delapan bulan, sebelum akhirnya dikumpulkan lagi bulan Oktober 2020 lalu. Tim ini memiliki program tur Jatim untuk terus mengasah menatap kompetisi Liga 1 Putri 2021 mendatang.

‘’Mental anak-anak masih harus terus dibenahi. Meski sebenarnya secara individu sudah cukup bagus,’’ ucap Nanang lagi. Dia juga menyebutkan timnya di ajang ini tampil tanpa tiga pemain yang ada di timnas wanita Indonesia. 

Disisi lain, CEO Safin Pati Footbal Academy, Rudy Eka Priyambada mengatakan, kegiatan ini adalah untuk lebih menggairahkan sepak bola wanita di Indonesia.

‘’Sudah cukup lama sepak bola wanita tanpa kompetisi sejak pandemi. Ini adalah bentuk nyata partisipasi SPFA, untuk sepak bola Indonesia. Termasuk sepak bola wanita tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,’’ tegas pria yang juga adalah head coach timnas wanita Indonesia itu.

Dia juga mengaku senang dapat kembali menyaksikan kiprah para pemain sepak bola wanita, yang saat ini belum dapat bergabung ke timnas wanita Indonesia.

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Ekobis

Malang-post.com – Jawaban singkat untuk pertanyaan ini adalah ya, tetapi hanya dari lembaga keuangan yang terdaftar dan terakreditasi. Hasil resminya adalah di Malaysia Anda...

Dahlan Iskan

Saya tidak bisa lagi merahasiakan ini: siapa Si Cantik Disway itu. Yang jadi sumber utama serial tulisan saya soal sumbangan keluarga Akidi Tio Rp...

headline

Malang Post – Kodim 0833 Kota Malang tunjuk Malang Town Square (Matos)  sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis kedua untuk masyarakat umum. Kegiatan...

Nasional

Malang Post – Sejak pandemi berlangsung tahun 2020 , berbagai program dilakukan PT Federal International Finance (FIF Group). Khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat. Seperti pemberian...

Pendidikan

Malang Post – Mewujudkan pelajar yang sehat dan produktif. SMAN 2 Kota Malang menggelar vaksinasi Covid-19. Sasarannya para murid. Dilaksanakan di Jl Laksamana Laut RE...

Pendidikan

Malang Post – Bisnis dan teknologi digital tak dapat dipisahkan. Ini dipahami Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Mengusung semangat berkontribusi pemikiran dan knowledge...

Pendidikan

Malang Post – Pandemi Covid-19 belum tuntas. Akibatnya membatasi sejumlah kegiatan perkuliahan dan kemahasiswaan di kampus. Termasuk Jurusan Perbankan Syariah (PBS) Universitas Islam Negeri Maulana...

headline

Malang Post – Dua wartawan Arema Media Grup (Ameg). Eka Nurcahyo, dari Harian DI’s Way Malang Post dan Jofa Safik Bijaya, dari Arema TV. Meraih...