Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Ratusan Desa Cairkan Dana PPKM Mikro II

Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat.

Malang – Sekitar 100 desa lebih, di Kabupaten Malang melakukan proses pencairan dana desa (DD) di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Digunakan untuk operasional PPKM Mikro II.

Belum tuntasnya pencairan tersebut dikarenakan perubahan pada APBDes. Itu menyebabkan proses sedikit terhambat. Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat memprediksi, proses tersebut selesai minggu depan.

Baca Juga ----------------------------

Saat ini ada 84 desa yang DD nya sudah cair sebesar 30 persen. Sedangkan sisanya diproses di KPPN. 

“Dana Desanya sudah cair untuk 84 desa. Artinya sudah mencapai 30 persen. Sisanya yang belum cair masih di proses di kantor Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Malang dengan menggunakan sistem,” ujar Wahyu.

PPKM Mikro II dimulai sejak Senin (22/2). Berlangsung selama dua pekan hingga 8 Maret 2021 mendatang. 

“Benar, PPKM Mikro II mulai diberlakukan. SK-nya sudah saya tandatangani semalam. Berdasarkan Imendagri Nomor 4 Tahun 2021,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Plh Bupati Malang ini.

Isinya masih tetap sama. Mulai WFH yang 50 % hingga jam malam pukul 21.00. Sehingga tidak perlu lagi dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Bisa langsung dijalankan.

“Secara garis besar, hampir sama. Jadi tanpa sosialisasi bisa langsung berjalan. Saya akan seperti kemarin pada PPKM Mikro I. Langsung ke desa-desa dan kelurahan guna mengecek dan evaluasi pelaksanaannya,” terang Wahyu. 

Senada disampaikan Sekretaris Satpol PP, Firmando Hashiholan Matondang. Ia menjelaskan ada sedikit kelonggaran yang diberikan pada PPKM II ini. Terkait jam operasional. 

“Jam operasional ada sedikit perubahan. Awalnya hanya sampai pukul 20.00. Sekarang sampai pukul 21.00. Lalu dari yang semula maksimal 25 persen, sekarang yang berkunjung bisa sampai 50 persen,” ujar Firmando. 

Ia menilai, saat ini kesadaran masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan (prokes) sebagai upaya menekan penyebaran covid sudah meningkat.  Menurutnya, 90 persen masyarakat Kabupaten Malang sudah sadar akan pentingnya penerapan prokes.

“Ya 90 persen lah. Memang, operasi yustisi kita tingkatkan. Penindakan juga meningkat. Ternyata kesadaran masyarakat juga meningkat. 90 persen. Yang 10 persen itu sudah pakai masker, tapi hanya dipakai didagu,” pungkasnya. (riz/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang-Post – Seorang warga Kelurahan Songgokerto bernama Nanang ditemukan tewas saat mencari rumput di Kelurahan Sisir, Kota Batu. Diketahui, Nanang sering mencari rumput di...

Malang Raya

Malang-Post – Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, aparat gabungan menggencarkan operasi yustisi penegakan disiplin prokes. Digelar dalam rangka PPKM Mikro di wilayah...

Malang Raya

Malang-Post – Program vaksinasi Covid-19 di Kota Malang terus dilakukan. Selasa (15/6/2021) pagi, giliran warga RW 11 Kelurahan Cemorokandang yang divaksin.  Vaksinasi diikuti 150...

Opini

Indonesia adalah negara yang kaya. Kaya sumber daya alam dan kaya akan budaya. Membahas tentang kebudayaan Indonesia tentu bukan lah sutau hal yang asing...

Dahlan Iskan

Ini taruhan baru: apakah RUU Pajak akan ditarik oleh pemerintah atau diminta terus dibahas di DPR. Tokoh DPR dari Golkar jelas minta agar RUU...

Arema

Malang Post – Manajemen tim Arema FC, mendadak merilis dua unggahan pada akun resmi instagram mereka @aremafcofficial. Bergambarkan Diego Michiels dan bertuliskan; Welcome to Arema FC dan Selamat...

Arema

Malang Post – Dua tim papan atas di Tanah Air, Arema FC dan Persib Bandung, harus ‘saling bunuh’ lebih awal. Di even pramusim Piala Walikota...