News

Puluhan Tanaman Jeruk Kembali Dirusak

Foto Ilustrasi. (GlobalPlanet.news)

Malang – Polemik tanah kas desa di Desa Selorejo, Kecamatan Dau Kabupaten Malang kembali panas. Menyusul perusakan puluhan tanaman jeruk. Meresahkan petani jeruk yang menyewa. Mereka kecewa berat dan berniat melaporkan ke Polres Malang. 

Kuasa hukum petani jeruk, Wiwid Tuhu Prasetyanto membenarkan aksi perusakan tersebut, kemarin. Menurutnya, ini menunjukan ada intimidasi. Pola berfikir anarkis dan vandalis yang nyata. Benar-benar ada dalam sengketa ini. Sayangnya, belum ada titik terang siapa pelakunya. 

Kali ini, berbeda dengan perusakan di awal sengketa. Saat itu, terduga pelaku langsung diketahui. Meski hingga saat ini, juga tidak jelas. Padahal telah dilaporkan ke pihak berwajib.

“Berbeda dibandingkan kejadian terdahulu. Terkait perusakan pagar kebun dan tanaman petani. Sudah kami laporkan. Kebetulan ketahuan di lapangan, siapa terduga pelakunya. Meskipun beberapa kali sudah diperiksa. Sampai sekarang belum jelas sampai dimana penanganan perkaranya,” ujar Wiwid.

Ia berharap. Agar penegak hukum bekerja optimal. Supaya bisa mengungkap siapa dalang yang harus bertanggung jawab. Termasuk aksi perusakan yang terjadi lebih dulu.  Pihaknya juga meminta semua pihak bersikap berdasarkan hukum. Tidak berlaku eigenrechting atau main hakim sendiri.

“Jangan memperkeruh keadaan. Apalagi dengan tuduhan tidak jelas buktinya. Atau pernyataan yang kalimatnya tidak sesuai dengan maknanya. Seperti tuduhan petani penyewa ini munafik. Menuduh para petani penyewa ini orang-orang kaya mau menguasai tanah,” paparnya.

Wiwied berharap, pihak yang tak bertanggung jawab, tidak melakukan atau menjadi hakim sendiri. Menuduh yang bukan-bukan terhadap petani penyewa lahan. “Karena itu semua tidak elok. Biarkan proses hukum berjalan, jangan dinodai gaya-gaya premanisme,” pungkasnya. (riz/jan)

Click to comment

You May Also Like

Arema

AMEG – Siapa sosok pelatih anyar Arema FC, dalam kompetisi Liga 1 2021 mendatang, masih misterius dan penuh tanda tanya. […]

Malang Raya

AMEG –  Pihak nusadaily.com akan mencabut pengaduan dugaan serangan doxing akun @mmgachannel kepada jurnalis mereka Amanda Egaty, Lionita dan nusadaily.com. […]

Malang Raya

AMEG – Aset Pemkot Batu ternyata banyak yang belum memiliki sertifikat. Ini menarik perhatian Kejari Kota Batu untuk turun tangan. […]

Ekobis

AMEG –  Bank Indonesia Perwakilan Malang gencar menggalang kolaborasi dan koordinasi hexahelix bersama Pemerintah Daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, […]

Ekobis

AMEG – Geliat perekonomian Kota Malang mulai bergairah. Seiring melandainya kurva pandemi. Begitu pula dengan Teras UMKM Mall Dinoyo City. […]

headline

AMEG – Setelah hampir satu bulan tak kedatangan vaksin, Jumat (9/4/2021), Kota Batu kembali mendapatkan vaksin Covid-19. Jumlah vaksin multidose […]

headline

AMEG – Pemerintah telah mengeluarkan Surat Edaran tentang larangan mudik lebaran. Selama 6 – 17 Mei 2021. Kebijakan ini diambil, […]

Kesehatan

AMEG – Masyarakat diminta tidak khawatir terhadap sistem imunitas tubuh. Meskipun harus menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Juru Bicara […]

Pendidikan

AMEG – Hanya sepuluh hari waktu latihan sebelum festival. Termasuk menentukan jenis tarinya. Bukan hal yang mudah. Apalagi di tengah […]

Malang Raya

AMEG – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) direncanakan Pemerintah RI bulan Juli 2021, mulai disiapkan di daerah. Termasuk Kota Malang. Simulasi […]

Pendidikan

AMEG – Panitia Penjaringan dan Pemungutan Suara Calon Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FTUB) 2021-2025 mengumumkan nama dua bakal calon […]

News

AMEG – Tahap penerimaan berkas pendaftaran lelang jabatan terhadap 14 posisi kepala  perangkat daerah (PD) di Bondowoso telah berakhir. Berdasarkan […]

Copyright © 2020 Malang Post I All rights reserved.

Exit mobile version