Kesehatan

Kota Batu Naik Zona Kuning

Kartika Trisulandari, Kadinkes Kota Batu.(Dok ameg.tv)

Batu – Sejak 20 Februari 2021 kemarin, Kota Batu berhasil menaikkan statusnya menjadi zona kuning penyebaran Covid-19. Atau tingkat resiko rendah. Dan menjadi satu-satunya kota di Jawa Timur, yang menyandang status zona kuning. 

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko bersyukur atas kenaikan zona itu. Namun dengan berubahnya Kota Batu menjadi zona kuning, tak perlu dibesar-besarkan. Diikhawatirkan masyarakat justru akan menyepelekan protokol kesehatan.

‘’Dengan status zona kuning ini, jangan sampai masyarakat menganggap situasi sudah aman. Seperti apapun situasinya, harus tetap waspada dan tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan,’’ tuturnya.

Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, harus tetap dan selalu dilakukan. Dirinya juga mengungkapkan rasa terima kasih yang sebesar besarnya, kepada semua pihak yang terlibat dalam penerapan PPKM ini. 

‘’Ternyata dengan PPKM ini, ada hasil yang positif. Akan tetapi zona kuning ini, bukan semata-mata didapat dari upaya yang singkat. PPKM merupakan salah satu bagian dari upaya penanganan. Upaya-upaya itu sudah dilakukan dari jauh-jauh hari,’’ ungkap Dewanti. 

Kedepannya, beserta semua pihak yang ada di Kota Batu, pihaknya memiliki target bisa bebas dari pandemi Covid-19. Dengan cara menerapkan protokol kesehatan seketat mungkin.

Senada Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, drg. Kartika Trisulandari mengatakan, apapun kategori zonanya, meskipun pada minggu ini Kota Batu masuk ke dalam kategori zona kuning, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan. 

‘’Kita semua harus tetap waspada. Wilayah sekitar kita masih beresiko sedang (zona oranye). Sehingga masih memiliki kemungkinan besar untuk transmisi ke Kota Batu,’’ ujar Kartika kepada Di’s Way Malang Post, Rabu (20/1).

Kartika menyampaikan, salah satu indikator keberhasilan Kota Batu, naik ke zona kuning penyebaran Covid-19 ini, ditengarai adanya penerapan PPKM sejak sepekan lalu.

‘’Dengan berkurangnya mobilitas orang serta berkurangnya kerumunan, tentu berdampak pada tingkat penularan dan persebaran kasus,’’ ungkapnya. 

Sementara itu, untuk mempertahankan serta meningkatkan zona Kota Batu menjadi zona hijau persebaran Covid-19, pihaknya melalui Dinas Kesehatan, akan semakin menggencarkan 3T (tracing, testing, dan treatment). Juga dibarengi dengan menerapkan protokol kesehatan dan disusul dengan vaksinasi. 

‘’Selain itu, kami juga akan memperkuat satgas Covid-19 hingga tingkat RW. Serta jejaring RS rujukan dan menyiapkan fasilitas isolasi,’’ terang Kartika. 

Terpisah, Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Batu, Agoes Machmoedi menjelaskan, berdasarkan data risiko pada Senin (18/1), dari 14 indikator data bersatu lawan Covid-19. Kota Batu sudah menunjukkan angka 2,44 atau masuk dalam resiko rendah.

‘’Meski begitu, sesuai dengan instruksi walikota, harus senantiasa tetap waspada dan tidak boleh lengah. Serta harus selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,’’ ujarnya.

Menurutnya, dengan adanya PPKM ini tingkat kesadaran masyarakat sudah semakin meningkat. Yang tentunya, kesadaran dan ketaatan itu harus terus dipertahankan. Dengan tujuan, pandemi Covid-19 di Kota Batu bisa betul-betul teratasi dan bisa segera selesai. Serta kondisi ekonomi bisa kembali bangkit dan bergerak. (ano/rdt)

Click to comment

You May Also Like

News

AMEG – Lingkar Sosial (Linksos) Indonesia lewat Tim Relawan Kemanusiaan (TRK) Inklusi Omah Difabel menggandeng BPBD Kabupaten Malang, PMI Kabupaten […]

Olahraga

AMEG – Persija Jakarta mengusung misi revans atau balas dendam. Saat berhadapan dengan PSM Makassar, di babak semifinal leg pertama, […]

Malang Raya

AMEG – Seleksi kandidat direksi BUMD PT BWR berlanjut. Lima peserta sudah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Rabu (14/4/21) hari ini […]

Arema

AMEG – Keputusan tampaknya sudah diambil. Arema FC di Liga 1 2021 mendatang, bakal menggunakan jasa pelatih asing. Itu berarti, […]

Kriminal

AMEG – Pelaku curanmor Honda Scoopy, Rabu (14/4) pukul 03.10, terekam CCTV saat melintasi Jalan Mawar Gang II/14 RT04/RW04, Lowokwaru, […]

Kriminal

AMEG – Sepeda motor Honda Scoopy menjadi favorit incaran para pencuri motor (Curanmor).Rabu (14/4) siang, M Zuhdy Achmadi, 56, melapor […]

Kesehatan

AMEG – Dinas Kesehatan Kota Malang memastikan vaksinasi Covid-19 tetap berjalan selama Ramadan.Saat ini fokus pada lansia serta tahap kedua […]

Kesehatan

AMEG – Anda tentu pernah tiba-tiba lupa dimana menaruh kunci, lupa menaruh dompet, lupa password media sosial, bahkan lupa akan […]

headline

AMEG – Pasca gempa berkekuatan 6,1 di Kabupaten Malang, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengunjungi Kota Batu, karena, setidaknya […]

Arema

AMEG – Arema FC merevisi sekaligus memberikan libur tambahan lima hari, bagi pemain untuk menikmati libur awal bulan Ramadan. Sebelumnya […]

Kuliner

AMEG – Momen Ramadan menjadikan destinasi kuliner di Kota Malang kreatif menawarkan berbagai paket promo makanan dan minuman untuk berbuka, […]

Kuliner

AMEG – Ramadhan merupakan momen sakral  yang ditunggu untuk meraih berbagai keutamaan. Salah satu aktivitas yang paling berkesan adalah berkumpul […]

Copyright © 2020 Malang Post I All rights reserved.

Exit mobile version