Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Mensos Risma Sambangi Gedung KPK

Menteri Sosial Tri Rismaharini menyambangi Gedung KPK pada Senin (11/1) siang. (Dok. KPK)

Jakarta  –  Menteri Sosial Tri Rismaharini menyambangi Gedung KPK pada Senin (11/1) siang. Pertemuan tersebut dimulai pukul 12 siang. Pimpinan KPK yang menemui Risma adalah  Alexander Marwata, Nurul Ghufron, dan Nawawi Pomolango. Selain itu Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan dan jajaran di kedeputian pencegahan pun turut hadir.

Kedatangan mantan Wali Kota Surabaya ini berkaitan dengan pengawasan  program bantuan sosial yang dikerjakan Kementerian Sosial.

Baca Juga ----------------------------

“Saya terus terang sudah berkirim surat ke KPK kemudian ke Kejaksaan Agung dan Mabes Polri serta ke Universitas Indonesia untuk membantu kami di dalam setiap proses langkah yang akan kami laksanakan,” ujar Risma dalam konferensi pers usai bertemu pimpinan KPK, Senin (11/1).

Pertemuan Risma dengan pimpinan KPK ini juga membahas surat rekomendasi KPK tanggal 3 Desember 2020 tentang penyampaian hasil kajian pengelolaan bantuan sosial yang telah dikaji KPK sebelumnya.

“Saya sudah perintahkan untuk menindaklanjuti apa-apa yang menjadi temuan dari KPK untuk pencegahan dan ini sudah kita lakukan terus,” kata Risma.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyatakan, Risma datang berkoordinasi dan berkonsultasi dengan KPK agar program-program Kemensos dalam pengentasan kemiskinan tepat sasaran. Ghufron juga menyebut pengelolaan data juga menjadi topik pembahasan dalam pertemuan antara KPK dan Risma.

“Karena data masalah sosial itu bukan data yang statis, tentu kemudian akan selalu dinamis sesuai dengan masalah yang berkembang dalam dinamika sosialnya,” ujar Ghufron.  

“Terakhir, beliau juga menyampaikan permohonan kepada KPK bagaimana agar integritas dari penyelenggara bantuan sosial ini, harapannya memiliki empati dan dedikasi yang sama terhadap beban masalah sosial,” sambungnya.

Sebelumnya, KPK menemukan sejumlah permasalahan dalam penyaluran Bansos. Khususnya terkait dengan bansos COVID-19.  Salah satu masalah yang ditemukan KPK adalah  perbedaan data penerima Bansos di 2 Ditjen Kemensos yang berbeda. Data yang dimaksud berada di bawah Ditjen Perlindungan dan Pelayanan Sosial dan Ditjen Fakir Miskin Kemensos. KPK pun merekomendasikan pembenahan data tersebut. (kps/kpr/anw)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post —  Aliansi Mahasiswa Kota Malang menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kota Malang dalam rangka evaluasi kinerja dua tahun pemerintahan Joko Widodo...

Olahraga

Malang Post – Pemkot Batu melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu bakal menyiapkan ganjaran setimpal bagi atlet asal Kota Batu yang berhasil...

Malang Raya

Malang Post – Sekitar seribu orang mengikuti serbuan vaksin dosis I dan ll di Balai Kota Jalan Tugu nomor 1 Kelurahan Kidul Dalem Kecamatan...

Malang Raya

Malang Post – Sebanyak 160 orang warga Kelurahan Purwantoro, Blimbing Kota Malang mendapatkan vaksinasi covid-19. Ratusan warga tersebut menerima vaksin dosis 1 jenis Sinovac....

Malang Raya

Malang Post –  Proses pembangunan pasar besar Kota Batu bakal segera dimulai dalam waktu dekat ini. Menyusul schedule lelang kontrak pembangunan akan dilakukan 9...

Malang Raya

Malang Post –  Parkir sembarangan di bahu jalan tanpa menaruh isyarat atau tanda peringatan dapat berpotensi menyebabkan kecelakaan. Awas pula, kabur dari keterlibatan kecelakaan...

News

Malang Post –  Lahan tebu dekat SMAN 1 Ketawang Gondanglegi, Kamis (28/10/2021) siang terbakar misterius. Proses pemadaman berlangsung 2 jam lebih dan anggota Damkar...

Malang Raya

Malang Post – Sempat viral pelanggaran PPKM level 3, sebuah Kafe bernama Prestone Cafe. Lantaran menggelar acara tanpa menerapkan prokes ketat dimasa pandemi Covid-19....