Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Wilayah Pecah, 65.000 KTP Berubah

Dispendukcapil Kota Batu. (DMP)

Batu – Kota Batu akan memecah wilayahnya. Menjadi 5 kecamatan dari sebelumnya 3 kecamatan. Menjadi tujuh kelurahan dari sebelumnya 5 Kelurahan, dan 20 desa dari sebelumnya 19 desa. Luas wilayah Kota Batu 136,74 kilometer persegi.

Pemecahan wilayah itu bukan hanya sebatas wacana. Itu dibuktikan setelah legislatif dan eksekutif gencar melakukan pembahasan draft ranperda penataan desa, kelurahan dan kecamatan.

Baca Juga ----------------------------

Pemecahan itu akan dilakukan di dua kecamatan yang ada saat ini. Juga diikuti dengan pembentukan desa/ kelurahan baru. Seperti Desa Tulungrejo, Kelurahan Temas dan Kelurahan Sisir. Sebagian wilayah Tulungrejo akan dilepaskan untuk pembentukan desa baru dengan nama Desa Junggorejo. Kemudian Kelurahan Sisir akan dibagi dua, dengan nama tentatif, Sisir Utara dan Sisir Selatan. Kelurahan Temas dibagi menjadi Temas Barat dan Temas Timur. 

Salah satu hal yang paling mutlak dan tak bisa dielakkan adalah penyesuaian administrasi kependudukan. Karena data administrasi dari wilayah sebelumnya harus diganti data di wilayah baru. 

Sekretaris Dispendukcapil Kota Batu, Kamim Utomo, mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan administrasi kependudukan warga. Mulai dari wilayah sebelumnya hingga beralih ke wilayah baru. Persiapan awal yang telah dilakukan yakni berkoordinasi dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri mengenai hal itu. 

“Kami akan menunggu instruksi lebih lanjut terkait hal-hal apa saja yang harus dilakukan. Perubahan nama kecamatan, kelurahan di KTP. Itu sudah pasti akan dilakukan,” katanya.

Dia memperkirakan, hadirnya kecamatan maupun desa/kelurahan baru akan berpengaruh terhadap administrasi kependudukan bagi 65 ribu orang wajib kartu tanda penduduk (KTP). Angka itu masih dalam taraf perkiraan saat ini. Yang Pastinya akan ada perubahan setiap tahunnya.

“Kami akan membuat tim khusus untuk menangani penerbitan administrasi kependudukan di wilayah yang baru. Itu bertujuan agar bisa cepat terselesaikan,” terangnya. 

Pihaknya mengatakan, tidak butuh waktu lama untuk mencetak KTP sebanyak 65 ribu lembar. Karena Dispendukcapil memiliki 6 mesin pencetak blangko KTP dengan 6 operator. Setiap mesin bisa digunakan untuk mencetak 1.000 KTP per hari.

Selanjutnya, setelah KTP selesai dicetak, akan langsung dibagikan kepada warga melalui pemerintah desa atau kelurahan. “Selain itu KTP lama akan diminta dan dimusnahkan. Serta saat melakukan pencetakan ulang KTP ini, warga tak akan dipungut biaya sepeser pun,” tutur dia. 

Kamim menjelaskan, sebelum melakukan administrasi kependudukan. Yang paling penting adalah menanti ketetapan nama-nama yang akan disematkan pada wilayah kecamatan maupun desa/kelurahan yang baru. Termasuk juga penamaan jalan, apakah tetap atau diganti.

“Hal itu juga memerlukan koordinasi antara Dinas Perhubungan, Bagian Pemerintahan dan Kantor Pos. Selain itu jika nanti terdapat nama jalan baru akan dituangkan dalam Perda ataupun SK Wali Kota,” tutupnya.(ant/ekn) 

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Pemerintah Indonesia melakukan upaya diplomatik berkelanjutan dengan Pemerintah Arab Saudi. Ini ikhtiar, agar jamaah Indonesia bisa umroh ke Tanah Suci. Koordinasi dilakukan menyeluruh....

News

Malang Post — Lupa matikan kompor dapat menyebabkan musibah kebakaran. Seperti terjadi Kamis (21/10/2021) siang di Jl Kemantren gang Imam Bonjol 1 RT 08/RW 03,...

Malang Raya

Malang Post — Polres Malang menggelar Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi seluruh personel Polri dan ASN Polres Malang yang beragama Islam, Kamis (21/10/2021) siang...

News

Malang Post — Mobil pikap bermuatan bambu, Kamis (21/10/2021) siang terbakar. Karuan saja ini mengejutkan pemakai dan warga sekitar Jl Malangsuko, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang....

Malang Raya

Malang Post –  Memasuki musim penghujan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, melakukan pembenahan dinding penahan volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung....

Malang Raya

Malang Post – Tim penanganan covid-19 Kota Malang kembali menghelat vaksinasi covid-19 khusus lansia, Kamis (21/10) hari ini.Sasaran vaksinasi lansia kali ini adalah warga...

Kuliner

Malang Post —  Pasar Numplek masuk Atria Hotel Malang. Masyarakat bisa melihat dan mendapatkan mulai Oktober hingga November 2021. Beragam makanan dan jajanan pasar...

Malang Raya

Malang Post –  Walikota Sutiaji meminta guru ASN meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait jabatan fungsional, secara lebih rinci.    “Saat ini ASN menerapkan merit...