Malang Post

You are here: Pendidikan

Pendidikan

Bagikan 261 Paket Sembako

MALANG - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H dalam nuansa ramadan SD Plus Al-Kautsar berbagi kasih kepada warga sekitar sekolah, Rabu (23/7) kemarin. Sebanyak 261 paket sembako dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Setelah sebelumnya, sekolah di jalan Simpang Adi Sucipto juga telah sukses melaksanakan penyaluran zakat fitrah para siswanya.
Pembagian sembako dilakukan di komplek sekolah dan merupakan kegiatan rutin. Melalui kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan silaturahmi antara SD Plus Al-Kautsar dengan warga sekitar khususnya warga RT 01 sampai 06 RW 10 dan RT 9 sampai 11 di RW 11  Kelurahan Pandanwangi Kecamatan Blimbing. Tahun ini SD Plus Al-Kautsar memberikan 261 paket sembako seharga Rp.125.000,- per paket yang berisi mie, gula, susu, kopi, kue dan bahan pokok lainnya.
Ketua pelaksana Dian Mayasari SPd mengatakan, tahun ini sekolah benar-benar selektif mencari calon penerima sembako agar tepat sasaran dan diberikan kepada warga yang memang layak menerimanya.
“Selain diberikan kepada warga yang tak mampu, kami juga membagikan kepada Guru Tidak Tetap (GTT) antara lain di SDN Pandanwangi 1 hingga 5, di Kecamatan Blimbing, takmir masjid, supeltas dan karyawan UPT Kecamatan Blimbing,” ungkapnya.
Sasaran lainnya adalah beberapa lembaga sosial seperti Panti Jompo. Prosesnya pun dilakukan secara lebih serius demi efektifnya penyaluran sembako tersebut.
“Berbeda dengan GTT dan lembaga sosial, khusus untuk warga kita memakai sistem kupon yang nantinya mereka serahkan ke panitia untuk ditukar sembako” ujarnya.
Dian menjelaskan melalui kegiatan ini pihaknya menginginkan semangat berbagi yang terus tumbuh pada diri siswa, hingga mereka lebih mengenal kaum dhuafa lebih dekat. Apalagi dari sisi materi mereka dinilainya memiliki kemampuan untuk menyalurkannya kepada warga yang layak mendapatkan santunan.  
“Inilah sebenarnya tujuan pokok dari berbagi sembako ini. nilai ketulusan untuk memberi kepada sesama harus ditanamkan sejak dini, dengan cara mengeluarkan tabungan siswa yang kita namakan dengan amal jumat. Amal jumat ini merupakan program sekolah untuk melakukan pembiasaan pada siswa dalam menginfakkan sebagain dari apa yang dimiliki” jelasnya.
Ia menuturkan, kegiatan berbagi sembako yang dilakukan sekolah tiap tahun ini mendapat respon yang cukup baik dari wali siswa. Ini terlihat dari besar dana sembako yang terkumpul hingga mencapai 17 juta rupiah. Jumlah ini belum ditambahkan amal Jumat yang dikumpulkan siswa tiap minggunya,” kata dia.
Ia berharap dengan kegiatan amal yang dilakukan ini akan membantu mereka yang kurang mampu, terutama dalam rangka merayakan lebaran tahun ini.
“Selain itu tentu solidaritas dan kedekatan masyarakat dengan sekolah akan semakin terjalin baik” tukasnya. (imm/sir/oci)

Page 1 of 1639

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »