Malang Post

Arema Sport

Malang Post-Arema Tidak Terpisahkan

Share
MALANG – Melekat. Itulah hubungan antara Arema Cronus dan Malang Post selama 17 tahun terakhir membangun sepak bola bersama-sama. Kedekatan Singo Edan dan Korane Arek Malang, seumpama suami istri yang saling setia dan saling membutuhkan.
Hal tersebut diungkapkan CEO Arema, Iwan Budianto yang mengunjungi kantor baru Malang Post jalan Raya Sawojajar Cluster Apel, sore kemarin. “Saya yakin, kita dua manajemen, saling membutuhkan satu sama lain. Di tengah badai yang berimbas kepada Arema, Malang Post tidak bergeming, selalu memberi support dan menyemangati Arema agar tidak jatuh,” tandas IB, dalam pertemuan dengan direksi Malang Post.
Dalam pertemuan yang akrab dan penuh canda tawa di Malang Post, Arema membawa seluruh top manajemen. Mulai dari Direktur Arema Ruddy Widodo, Media Officer Arema Sudarmaji, Manajer Legal Eko Prasetyo, Manajer Bisnis yang baru Muhammad Yusrinal Fitriandi, serta Fuad Ardiansyah yang menjadi manajer divisi baru, International Affair.
IB mengungkapkan, kedekatan Malang Post dan Arema sangat konstruktif. Masa badai yang kini menerpa sepak bola Indonesia, serta menyeret Arema di dalamnya, tidak mengendurkan Malang Post. Korane Arek Malang terus mengangkat Arema agar termotivasi dalam menjalani kompetisi.
CEO flamboyan itu juga menyebut, Arema berbangga hati dengan performa baru kantor Malang Post yang representatif. “Sebagai rekan dan teman dekat, Arema berbangga hati dengan terwujudnya kantor baru Malang Post. Semoga semakin sukses, serta membawa kerjasama Arema-MP makin baik dari tahun ke tahun,” sambung IB.
Dalam pertemuan itu, Direktur Utama Malang Post, Juniarno Djoko Purwanto mengatakan keberadaan Arema adalah salah satu alasan mengapa Malang Post berdiri. Pasalnya, puluhan ribu Aremania ikut memicu kelahiran koran yang konsisten mendorong perkembangan Arema sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia ini.
“Arema adalah alasan utama mengapa Malang Post lahir. Puluhan ribu Aremania yang begitu mencintai Arema, tidak mendapat servis media yang cukup pada masa itu. Karena inilah, Malang Post lahir sebagai Korane Arek Malang,” sambung JD Purwanto.
Direktur Malang Post, H Sudarno menambahkan, capaian Malang Post sekarang pun merupakan jelmaan dari kerjasama yang baik selama 17 tahun terakhir dengan Arema. “Tanpa mengesampingkan mitra kerja lain, kebesaran Malang Post juga tak lepas dari kebesaran Arema, karena kedua belah pihak ini memang saling membutuhkan,” tutup Sudarno.(fin/han)
comments

Arema Rombak Manajemen

Share
Fuad Pegang Divisi Internasional, Inal Manajer Bisnis
MALANG–Manajemen Arema Cronus mengubah struktur organisasinya. Singo Edan, membentuk Divisi International Affair yang bertugas menjaga hubungan dengan tim-tim luar negeri seperti Consadole Sapporo, Brisbane Roar, serta AFC itu sendiri. Fuad Ardiansyah yang sebelumnya bertugas sebagai Manajer Bisnis, diserahi divisi baru tersebut.
Dalam kunjungan ke kantor Malang Post Jalan Raya Sawojajar cluster Apple no 1 – 9, manajemen memperkenalkan Muhammad Yusrinal Fitriandi. “Inal, sapaan akrabnya, akan jadi Manajer Bisnis dan Marketing, sedangkan Fuad memegang divisi baru International Affair,” tandas CEO Arema, Iwan Budianto di kantor Malang Post, semalam.
Inal bertugas melanjutkan kinerja Divisi Bisnis, serta meningkatkannya lebih lagi. Pria yang berdomisili di Sawojajar tersebut mengaku sudah memiliki gambaran tentang program jangka pendek untuk menunjukkan kinerja serta jaringannya.
“Intinya, saya sudah ada gambaran tentang calon sponsor baru, serta upaya peningkatan kinerja kita. Saya harap, saya bisa mengangkat level bisnis Arema lebih tinggi satu level ketimbang sebelumnya, sehingga ada benefit yang terasa,” tandas Inal, diwawancarai.
Inal yang juga wiraswasta di bidang advertising mengaku masih butuh bantuan serta dorongan dari Fuad sebagai pemegang jabatan sebelumnya. Meski demikian, semangatnya sama, yakni membuat Arema bisa semakin mandiri dari tahun ke tahun.
Pasalnya, tugas manajerial di bidang bisnis tidak hanya terkait berburu sponsor. Melainkan, maintenance dan ngopeni para pengiklan dan sponsor agar puas dengan performa divisi bisnis Arema. Sementara itu, Fuad yang kini jadi Manajer International Affair, menyiapkan program jangka pendek untuk penguatan kerjasama dengan klub luar negeri yang sudah ada.
“Kita punya banyak agenda, seperti mengirim pelatih ke sister club Sapporo atau Brisbane dan memperkuat hubungan dengan perusahaan yang sudah mensponsori Sapporo maupun Brisbane, agar mau dekat dengan Arema juga,” tandas Fuad.(fin/ary)
comments
Last Updated on Tuesday, 03 March 2015 01:45

Laga Perdana, Arema Jamu Persija

Share
MALANG – Draft jadwal baru ISL 2015 sudah diluncurkan. Klub-klub peserta kompetisi kasta tertinggi PT Liga Indonesia, wajib memberikan saran, masukan dan kritik untuk jadwal baru hingga 4 Maret 2015, besok. Arema Cronus sendiri, bakal langsung menghadapi jadwal super big match, lawan Persija Jakarta, pada 4 April 2015 mendatang.
Dalam draft jadwal yang diterima oleh Malang Post, Arema langsung menjamu tim asuhan Rahmad Darmawan di Stadion Kanjuruhan, pukul 19.00 WIB. Setelah melawan Persija, Arema bersiap menerima kedatangan Barito Putera Banjarmasin, 7 April 2015, pukul 21.00 WIB.
Usai menjamu tim Kalimantan di Malang, Arema langsung mempersiapkan diri untuk membalas kunjungan tersebut. Tim berlogo singa ini dijadwalkan jadi lawan Mitra Kukar Kutai Kartanegara di Tenggarong, Kalimantan Timur pada hari Minggu, 12 April 2015.
Dalam draft jadwal, Arema menerima jamuan Mitra Kukar pada pukul 19.00 WIB. Setelah itu, Cristian Gonzales dkk langsung bergerak menuju Stadion Segiri yang jadi markas Pusamania Borneo FC. Arema bertemu tim promosi ini pada Rabu 15 April 2015, pukul 19.00 WIB.
Empat laga ini menjadi pertandingan pembuka Arema di ISL 2015. Dengan jeda selama satu bulan menuju kick off, Arema punya waktu untuk mempersiapkan diri melawan tim-tim  yang punya materi pemain berbeda ketimbang musim ISL 2014.
Media Officer Arema, Sudarmaji menyebut bahwa draft masih bisa berubah sesuai dengan kritikan, saran dan masukan dari klub-klub ISL. “Jadwal masih dalam tahap penggodokan. Bisa jadi ada perubahan sesuai saran, kritikan dan masukan klub ISL. Tanggal jatuh tempo usulan perubahan adalah 4 Maret,” tandas Sudarmaji kepada Malang Post, kemarin.
Mantan wartawan itu menambahkan, jadwal ini sudah di-share kepada tim pelatih agar ada masukan buat manajemen. Pasalnya, tim pelatih dan pemain yang paling berkepentingan dengan jadwal kompetisi ISL 2015. “Dari draft ini, tim pelatih bisa melihat apakah program satu musim bisa cocok dengan jadwal. Bila ada yang kurang cocok, tim pelatih langsung beri masukan manajemen, dan disampaikan kepada PT LI,” tutupnya.(fin/ary) 
comments
Last Updated on Tuesday, 03 March 2015 01:44

Pagi Ini Ladub Blitar

Share
Ladeni  Dua Tim Lokal Kota Proklamator
MALANG–Arema Cronus melanjutkan sesi latihan di Stadion Gajayana, sore kemarin. Dengan supervisi Suharno-Joko “Gethuk” Susilo sebagai pelatih, Singo Edan melahap materi latihan untuk persiapan lawan PSBK Blitar, hari ini (3/3) di Stadion Supriyadi. Di Kota Proklamator-sebutan untuk Blitar, Arema bakal bertanding melawan PSBK dan Blitar Putera mulai pukul 14.00 WIB. Dengan kehadiran Aremania Blitar Raya dan suporter PSBK serta masyarakat Blitar, Stadion Supriyadi diyakini penuh dengan suporter serta pendukung kedua tim.
Suharno, pelatih Arema, menyebut skuad sudah menjalani latihan secara maksimal sore kemarin. “Latihan sudah cukup bagus. Hasil latihan akan diujicoba lawan PSBK dan tim Blitar Putera pada hari Selasa besok (hari ini),” tandas Suharno kepada Malang Post kemarin.
Dalam agenda ujicoba lawan PSBK, Arema mempersiapkan tiga tim. Satu tim berasal dari Akademi Arema untuk menghadapi tim junior di Kota Blitar. Laga Akademi Arema kontra tim junior di Blitar pukul 14.00 WIB bakal menjadi pembuka rentetan tur Arema di Blitar.
Setelah itu, Arema dari tim B, bakal menghadapi Blitar Putera pada pukul 15.00 WIB. Kemudian, tur Blitar diakhiri dengan laga tim Arema A lawan PSBK Blitar. Arema menghadapi PSBK Blitar. Usai menghadapi PSBK, Arema langsung pulang ke Malang, tanpa menginap di Blitar.
“Kita langsung pulang dan bersiap latihan lagi. Soalnya, Arema sudah dinantikan oleh Persija Jakarta pada 7 Maret 2015 di Stadion Kanjuruhan. Perkembangan tim usai ujicoba, akan jadi modal untuk menghadapi Persija,” sambung pelatih asal Klaten ini.
Rencananya, Arema bakal berangkat pagi ini menuju Blitar. Aremania Blitar Raya, kabarnya siap menyambut kedatangan tim pujaannya di Stadion Supriyadi.(fin)
comments

10 Maret Lawan Sriwijaya FC

Share
MALANG–Rangkaian program uji coba Arema Cronus bertambah lagi. Setelah uji coba lawan PSBK Blitar (3/3), Persija Jakarta (7/3), Bali Island Cup serta PSIS Semarang (25/3), Singo Edan kini dipastikan lawan Sriwijaya FC pada 10 Maret di Stadion Kanjuruhan.
Direktur Arema, Ruddy Widodo mengatakan, uji coba ini digelar sesuai dengan kesepakatan antara Arema dan Laskar Wongkito, julukan SFC. “Manajemen Arema sudah sepakat dengan manajemen SFC. Pak Dodi Reza top manajemen FC dekat dengan CEO. Karena itu, langsung ada kesepakatan ini,” tandas Ruddy dalam preskon di kantor Arema, kemarin.
SFC bakal menjadi lawan tanding Arema pada 10 Maret 2015 dengan kick off pukul 19.00 WIB. Harga tiket pun sama dengan tiket ujicoba lawan Persija Jakarta, yakni Rp 20 ribu untuk ekonomi, Rp 50 ribu tiket VIP dan Rp 100 ribu VVIP.
“Harga tiket tetap sama dengan ujicoba lawan Persija. Kami harap ini bisa jadi ujicoba berkualitas untuk Arema. Sebab, jeda kompetisi satu bulan ini menurunkan performa. Pemain butuh semangat lewat ujicoba seperti ini,” tandas Ruddy.
Mantan pengusaha travel itu mengatakan, kualitas SFC sudah tak diragukan lagi. Dengan nahkoda tim pelatih senior Benny Dollo, tim pujaan Singamania pemain-pemain nasional berkualitas. Ferdinand Sinaga, Anis Nabar, Patrich Wanggai hingga Titus Bonai memperkuat lini serangan.
Ada pula pemain seperti Asri Akbar dan Morimakan Koita yang menguasai lini gelandang. Dengan materi seperti SFC, Suharno-Joko “Gethuk” Susilo sangat bisa mengukur sejauh apa hasil latihan jelang kompetisi. Terutama, menghadapi lawan kelas berat seperti SFC.
Ruddy menambahkan, agenda ini sejatinya sudah sempat muncul pada akhir bulan Februari lalu. Terutama, sejak kompetisi tertunda. “Setelah kompetisi tertunda, SFC dan Arema berinisiatif gelar ujicoba. Akhirnya, ada pertemuan ini. Dengan demikian, Arema memastikan tidak ikut Piala Gubernur Sumsel karena sudah bertemu SFC di Malang,” tutupnya.(fin/ary)
comments

Page 1 of 53

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »