Malang Post

Arema Sport

Nasib Duo Liberia Diputuskan

Share
MALANG – Hari ini manajemen Arema Cronus akan menentukan nasib dua pemain seleksi, Abblode ‘Balotelli’ Rudy dan Sengbah Kennedy. Keputusan akan diberikan manajemen setelah menerima laporan penilaian pelatih dari hasil dua uji coba melawan PS UMM dan Malang Selatan Selection.
“Besok (hari ini, red) nasib dua pemain asing seleksi ini akan kami putuskan. Saya masih menunggu laporan dari tim pelatih,” ungkap Direktur Arema, Ruddy Widodo usai pertandingan uji coba sore kemarin.
Jika kedua pemain asal Liberia yang sebelumnya bermain di Divisi Utama ini direkrut, maka perburuan Arema terhadap pemain asing akan berhenti. Karena sebelumnya, Arema Cronus dikabarkan sudah mengontrak satu pemain asing, Fabiano Beltrame, mantan pemain Persija Jakarta. Sehingga slot tiga pemain asing sudah tercukupi.
Melihat dari pertandingan uji coba melawan Malang Selatan Selection sore kemarin, kedua pemain ini cukup meyakinkan. Keduanya bermain sangat bagus. Bahkan, Abblode ‘Balotelli’ Rudy kembali membuat quat-trick. Tiga gol dilesakkan pada babak pertama dan satu gol pada babak kedua.
Begitu juga dengan Sengbah Kennedy, permainannya di lini tengah cukup bagus. Kendati masih dinilai terlalu lambat, namun gaya mainnya cukup tenang. Kennedy juga menyumbangkan dua gol ke gawang Malang Selatan Selection, dari 11 gol yang bersarang. Apalagi sepanjang pertandingan, dua pemain ini cukup menghibur ratusan Aremania yang datang menonton.
Sementara pelatih Arema Suharno, masih belum mau terbuka soal penilaian kedua pemain asing seleksi tersebut. Ia mengatakan kalau hasil penilaian dua pemain asing akan segera disampaikan kepada manajemen. Termasuk, saat ditanya apakah keduanya merupakan pemain yang dibutuhkan tim, Suharno masih tutup mulut.
“Saya tidak bisa menyampaikan penilaian ini kepada media. Karena penilaian kedua pemain ini akan saya sampaikan kepada manajemen secepatnya. Bisa malam ini (semalam, red) atau besok pagi (hari ini, red). Karena yang berhak menyampaikan keputusan adalah manajemen,” terang Suharno.
Namun menurut penilaian pelatih asal Klaten ini, Abblode ‘Balotelli’ Rudy dan Sengbah Kennedy sangat bagus di dua pertandingan uji coba. Bahkan dari permainan secara tim keseluruhan, kedua pemain ini sangat menonjol. Kendati dalam permainan, Abblode ‘Balotelli’ Rudy yang diharapkan bisa menggantikan peran Alberto Goncalves, masih belum memenuhi kriteria pelatih.
Terpisah, Sengbah Kennedy seusai pertandingan mengaku optimis bisa menjadi bagian tim Arema. Kennedy yakin kalau dirinya akan dikontrak oleh manajemen. “Saya optimis bisa bermain di Arema. Arema ini adalah tim besar. Teman-teman di tim juga sangat kompak, mereka membantu kerja saya di lapangan,” tuturnya.(agp/han)
comments

Pesta Gol

Share
Tim Arema Cronus saat menghadapi Malang Selatan Selection di Stadion Kanjuruhan, kemarin sore.

MALANG – Arema Cronus kembali pesta gol dalam uji coba melawan Malang Selatan Selection di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Jumat (19/12) kemarin sore. Sebanyak 11 gol tercipta sepanjang pertandingan 2 x 45 menit. Abblode ‘Balotelli’ Rudy kembali menjadi penyumbang gol terbanyak dalam pertandingan uji coba itu.
Sebelumnya saat melawan PS UMM Rabu (17/12) lalu, Rudy membuat quat-trick empat gol. Kemarin saat melawan Malang Selatan Selection, ia kembali mencetak gol yang sama. Tiga gol dilesakkan pada babak pertama dan satu gol lagi pada babak kedua.
Pesta gol Arema Cronus ini, diawali dengan tendangan penalti pada menit ke-10. Itu setelah Ahmad Noviandani, dilanggar pemain belakang Malang Selatan Selection di dalam kotak terlarang. Rudy yang menjadi eksekutor, sukses menyarangkan bola dengan mulus ke gawang Malang Selatan Selection yang dijaga Galih Firmansyah. Skor pun berubah menjadi 1-0.
Lima menit berselang, giliran Ahmad Noviandani menggandakan kemenangan menjadi 2-0, setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Malang Selatan Selection. Cristian ‘El Loco’ Goncales yang bermain sedikit ke belakang, menambah keunggulan 3-0 di menit ke-18.
Tertinggal 0-3, pemain Malang Selatan Selection berusaha untuk bangkit. Namun serangan yang dibangun tidak bisa menembus pertahanan Singo Edan yang dikawal, Suroso, Juan Revi, Ahmad Alfarizi serta Hasim Kipuw. Sebaliknya, Arema yang bermain enjoy justru menambah keunggulan di menit ke-29 lewat kaki Rudy.
Menit ke-35, mantan pemain Persiwa Wamena ini kembali menambah koleksi golnya setelah memanfaatkan umpan silang dari Arif Suyono. Dua menit berselang, Arif Suyono yang bermain cukup bagus, menutup gol di babak pertama pada menit ke-37. Itu setelah pemain asal Kota Batu ini memanfaatkan kemelut di depan gawang Malang Selatan Selection.
Babak kedua, pelatih Arema Suharno, mencoba memasukkan lima pemainnya. Yaitu Ahmad Bustomi, Sunarto, Dendi Santoso, Benny Wahyudi serta Utam Rusdiana. Mereka menggantikan Kurnia Meiga Hermansyah, Ahmad Noviandani, Hasim Kipuw, Cristian ‘El Loco’ Gonzales serta Arif Suyono.
Masuknya lima pemain ini, membuat Arema semakin menguasai jalannya pertandingan. Hampir sepanjang 45 menit babak kedua, Singo Edan mengurung pertahanan Malang Selatan Selection. Hasilnya cukup memuaskan, lima gol tercipta pada babak kedua.
Diawali dua gol Sengbah Kennedy, menit ke-51 dan 56. Kemudian disusul gol Dendi Santoso menit ke-70 dan Sunarto menit ke-79. Dan sebagai penutup gol pada pertandingan uji coba sore kemarin, diakhiri oleh gol Abblode ‘Balotelli’ Rudy pada menit ke-85.
“Uji coba pertandingan ini, kami memang menang besar. Tetapi bukan hasil yang kami lihat dari pertandingan ini. Tetapi melihat fisik anak-anak secara keseluruhan sudah kelihatan sangat bagus. Dibandingkan dengan uji coba melawan PS UMM, kebugaran anak-anak lebih terlihat saat ini,” terang Suharno.
Pelatih asal Klaten ini, menambahkan dalam uji coba melawan Malang Selatan Selection kemarin, formasi yang diturunkan tetap memakai pola 4-3-3 dengan menempatkan Cristian Gonzales, Abblode ‘Balotelli’ Rudy serta Ahmad Noviandani di lini depan pada babak pertama. Sedangkan babak kedua menempatkan Abblode ‘Balotelli’ Rudy, Sunarto serta Dendi Santoso.(agp/jon)
comments

Lawan UiTM Masih Tanpa Victor

Share
MALANG - Uji coba menghadapi UiTM, tim asal Malaysia pada Jumat (26/12) nanti, skuad tim Arema Cronus dipastikan belum lengkap. Defender Singo Edan, Victor Igbonefo masih belum bergabung dengan tim. Pemain naturalisasi ini diperkirakan baru bergabung akhir Desember.
"Untuk Victor baru bergabung dengan tim akhir Desember nanti. Paling lambat awal Januari dia sudah bergabung latihan dengan pemain lainnya," ungkap Direktur Arema Ruddy Widodo.
Menurut Ruddy, manajemen memang sengaja tidak memberikan deadline kepada Victor untuk segera bergabung dengan tim. Manajemen memberi waktu pemain kelahiran 1985 tersebut untuk menyelesaikan urusan keluarganya. Namun setelah semua permasalahan selesai, Victor diharapkan segera bergabung.
"Dia (Victor, red) sudah memberi alasan yang jelas, mengurus persyaratan visa istrinya. Karena istrinya ingin lebih dekat dan mendampingi Victor di Malang," terangnya.
Kendati Victor belum gabung, Rudy mengatakan persiapan tim tetap berjalan dan sama sekali tidak ada kendala. Termasuk saat uji coba melawan PS UMM (Selasa, red) dan Kanjuruhan Selection kemarin sore di Stadion Kanjuruhan Kepanjen tidak ada masalah. Selama Victor belum bergabung, posisinya digantikan oleh Juan Revi dan Suroso. Mengingat Purwaka Yudhi yang selama ini menjadi tandem Victor, juga izin menunaikan ibadah Umrah.
"Persiapan tim tetap berjalan, tidak ada masalah. Namun kami berharap Victor bisa secepatnya untuk bergabung," ujarnya.
Disinggung apakah tidak khawatir Victor gabung dengan klub lain? Rudy meyakinkan bahwa Victor tetap menjadi bagian dalam tim Singo Edan. "Victor tidak mungkin bergabung dengan tim lain. Dia masih tetap di Arema," kata Rudy.(agp/jon)
comments

Pagi Ini Latihan Fitness

Share
MALANG – Setelah menjalani laga uji coba melawan Malang Selatan Selection, tim pelatih tidak memberikan porsi libur untuk pemainnya. Pagi ini, Ahmad Bustomi dkk kembali menjalani latihan fitness di UB Sport Center, belakang @MX Mall.
“Tidak ada libur, besok pagi tetap latihan fitness. Latihan untuk Sabtu besok (hari ini, red) hanya pagi saja. Sorenya tidak ada latihan, hari Minggu anak-anak libur dan Senin kembali menjalani latihan,” ungkap pelatih Arema, Suharno.
Dalam latihan pagi ini, pelatih akan memberikan latihan beban kepada Dendi Santoso dkk. Latihan strength ini dikatakanya sangat penting untuk pencegahan cedera. Ia tidak ingin pemainnya mudah cedera saat mengarungi kompetisi mendatang. Karena hasil evaluasi musim lalu, cedera menjadi masalah utama tim.
“Selama persiapan kompetisi ini, kami akan terus memberikan latihan berat kepada anak-anak. Karena jadwal pertandingan kompetisi nanti sangat padat, kami tidak mau anak-anak mudah cedera,” kata Suharno.
Soal banyaknya pemain yang belum bergabung, pelatih asal Klaten ini, berharap sebelum tahun baru pemain sudah komplit. Dua pemain asal Bali, yang sebelumnya izin pulang juga sudah kembali. I Made Wardana, kemarin sudah terlihat di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, meski tidak diturunkan dalam laga uji coba melawan Malang Selatan Selection. Sedangkan I Gede Sukadana, izin istirahat karena kondisinya masih lemah.
“Kami harapkan nanti sebelum tahun baru sudah komplit. Hanya Purwaka Yudhi saja yang kemungkinan masih belum bisa, karena harus menunggu 16 untuk Umroh.  Sedangkan pemain lainnya, seperti Gilang Ginarsa, Samsul Arif dan Victor sebelum tahun baru mungkin sudah gabung. Termasuk pemain asing, saya berharap secepatnya bisa bergabung,” terang Suharno.
Untuk pemain yang selama ini belum bergabung dengan tim, Suharno menyebut akan memberikan porsi latihan khusus. Itu diharapkan kondisi fisik mereka tidak sampai tertinggal jauh dengan pemain lainnya.
“Pasti nanti ada latihan khusus untuk pemain yang belum bergabung, sehingga kondisi pemain bisa sama rata,” katanya.(agp/jon)
comments

Uji coba Tentukan Nasib Duo Liberia

Share
Sore ini, Hadapi Malang Selatan Selection di Kanjuruhan
MALANG – Nasib dua pemain seleksi Liberia, Abblode ‘Balotelli’ Rudy dan Sengbah Kennedy menjadi sorotan suporter. Sebab, sore ini (19/12), duo Persiwa Wamena itu bakal menghadapi pertandingan penentuan nasib karir mereka bersama Arema Cronus.
Jika sukses memuaskan tim pelatih dengan penampilan maksimal, maka bisa jadi keduanya langsung mendapat sodoran kontrak main buat Singo Edan. Namun, kesalahan kecil yang menodai performa, bakaL mengancam peluang mereka untuk menjadi pemain Arema.
Suharno, pelatih Arema menyebut, tim pelatih akan melakukan penilaian terakhir tentang penampilan Rudy dan Kennedy. “Seperti kesepakatan awal, kita akan melihat penampilan mereka dalam uji coba 17 dan 19 Desember. Lawan besok (sore ini, red) lebih berat,” kata Suharno, kemarin.
Uji coba penentuan duo Liberia bakal ditentukan oleh Malang Selatan Selection. Tim ini diklaim lebih kuat ketimbang PS UMM karena diperkuat mantan pemain Divisi Utama dan ISL. Beberapa pemain sempat merumput di tim seperti Metro FC. “Yang jelas, kita memang mencari tim lawan yang levelnya meningkat. Karena kita menargetkan progres peningkatan level permainan menuju ISL. Mas Kuncoro (asisten pelatih) yang sudah urus tim lawan, pemainnya cukup bagus,” kata Suharno.
Perburuan Arema terhadap pemain asing bisa segera berakhir dengan duo Liberia tersebut.  Kennedy, lebih punya peluang untuk masuk. Mengingat, posisinya sangat dibutuhkan, yakni gelandang asing yang punya visi bermain, sebagai pengganti Gustavo Lopes
Sementara Rudy menempati posisi yang sama dengan Cristian Gonzales. Padahal, kriteria yang diinginkan oleh tim pelatih adalah pemain berteknik, yang menyisir sayap seperti Alberto Goncalves. Pemain yang cocok dengan kriteria itu adalah Esteban Vizcarra.
Tak heran, Rudy bisa jadi lebih terbeban dalam permainan sore ini. Dia harus bisa membuktikan dirinya layak menggantikan warisan Beto yang tak ternilai dalam permainan menyerang Arema, yakni kuat, cepat dan ngotot. Rudy mengaku siap bila harus pergi dan tidak diminati tim pelatih.
“Sebagai pemain saya harus siap. Kalau mereka suka, ya pasti saya senang bisa memperkuat tim sebesar Arema. Tapi kalau tidak, saya pun akan segera mencari klub lain yang mau mengontrak saya,” kata Rudy, saat diwawancara beberapa waktu lalu.
Pertandingan antara Arema melawan Malang Selatan Selection akan digelar di Stadion Kanjuruhan, sore ini (19/12), kick off pukul 15.30 WIB. Karena sifatnya uji coba lokal, suporter bisa nonton secara gratis.(fin/han)
comments

Page 1 of 346

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »