You are here: Home Lapsus
Decrease font size  Default font size  Increase font size 
Lapsus
Lipsus RPP pengamanan produk tembakau
Selasa, 20 April 2010 13:02
Aksi penolakan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pengamanan produk tembakau terus menggaung di berbagai daerah, termasuk di Malang raya. Seperti yang dilakukan pekan lalu, ribuan buruh pabrik rokok se Malang raya menggelar istighotsah untuk menentang RPP yang dinilai sangat merugikan pekerja. RPP tersebut akan mengakibatkan PHK besar-besaran di lingkungan industri rokok.
Para pengusaha rokok khawatir terbitnya aturan itu akan membuat banyak perusahaan rokok gulung tikar. Dalam RPP tembakau ini banyak diatur ketentuan yang memberatkan pengusaha rokok. Salah satunya dimasukannya tembakau sebagai zat adiktif yang membahayakan kesehatan. Bahkan, zat adiktif disamakan dengan narkoba.
Memang RPP tersebut cukup “seram”. RPP itu tendensius untuk ‘mematikan’ industri rokok nasional yang notabene industri legal. Sebab RPP akan melarang seluruh aktivitas komunikasi industri rokok dengan konsumennya, seperti iklan, promosi, sponsorship, bahkan CSR. Padahal selama ini, perusahaan rokok menjadi sponsor bagi sebuah kompetisi sepak bola, dan mendanai pemberian beasiswa kepada kalangan pelajar dan mahasiswa.
RPP juga mengatur isi kemasan minimal 20 batang cigarettes, pencantuman kadar Eugenol pada kemasan, dan peringatan kesehatan berbentuk gambar ‘mengerikan’ ukuran 50 persen dari space kemasan, juga kalimat tambahan pada kemasan bertuliskan “mengandung lebih dari 4000 zat kimia berbahaya & lebih dari 43 zat penyebab kanker”.
Pasal lain yang diprotes adalah aturan larangan bagi produsen rokok mencamtumkan beberapa kata pokok seperti “mild”, “light” atau "premium" dalam bungkusan rokok, padahal kata-kata itu yang membedakan satu jenis rokok dengan rokok lainnya.
“Kalau RPP itu benar-benar dilaksanakan dan ditetapkan menjadi PP, pabrik rokok harus siap-siap tutup. RPP itu jelas-jelas akan membatasi pasar. Nantinya juga hanya ada single tariff, rokok apapun dari merk apapun harganya akan sama,” kata Sekretaris Komisi A DPRD Kota Malang, H. Nurudin Huda yang juga pernah menggeluti dunia bisnis rokok di Malang.
Kalau pabrik rokok tutup, siapa bertanggung-jawab atas nasib jutaan orang yang bekerja dipabrikan rokok, nasib buruh tani dan petani tembakau, nasib pedagang tembakau di pasar lelang tradisional, nasib buruh tani dan petani cengkeh, nasib pedagang atau warung rokok.  Belum lagi nasib tenaga kerja di sektor terkait seperti pekerja tarsportasi dan distribusi rokok, pekerja periklanan, hingga pekerja industri kemasan. Dari hulu hingga hilir yang terkait dengan rokok akan terimbas. Tidak hanya itu saja, pabrik korek api juga akan terganggu. Saat ini korek lebih banyak digunakan para perokok, sejak masyarakat meninggalkan kompor minyak tanah dan beralih menggunakan kompor gas.
“Beban sosialnya terlalu berat bagi pemerintah. Jangan dikira hanya akan terimbas pada pabrik rokok saja, mulai hulu sampai hilir akan terdampak dan akan terjadi PHK besar-besaran yang dapat menggangu roda pembangunan bangsa ini,” ungkapnya.
Mantan pemilik PR Dollar itu juga heran, mengapa pemerintah hanya mengurusi aturan-aturan yang dapat menutup pabrik rokok. Padahal, hukum merokok pun masih khilafiyah, meski ada ormas keagamaan yang mengeluarkan fatwa haram. Tapi mengapa yang sudah jelas-jelas haram tidak ditutup dan dilarang seperti minuman keras, tempat-tempat maksiat. Lebih baik mengeluarkan aturan yang hukumnya sudah jelas haram. Minuman keras dilarang diproduksi dan dijual di Indonesia atau lainnya. “Harusnya yang haram yang dilarang dan harus ditutup selama-lamanya,” ujarnya geram.
Rokok kretek khususnya sudah menjadi warisan budaya yang dilakukan sejak dulu. Selama ini, penelitian dampak buruk akibat rokok masih terkesan akademis. Buktinya, banyak perokok yang umurnya mencapai 70 tahun hingga 80 tahun. “Rokok yang katanya menyebabkan impotensi, buktinya saya perokok dan saya memiliki delapan anak,” tegasnya.
Sebagai anggota dewan yang ada di Kota Malang, politisi PDIP itu akan terus berjuang agar RPP itu tidak sampai digunakan dan ditetapkan menjadi PP. “Bagaimanapun caranya, RPP itu tidak boleh sampai berlaku apalagi sampai ditetapkan. Tolak RPP tembakau,” pungkasnya. (aim)  
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Arema - PersemaTambah Semangat
08/09/2010
article thumbnail

Malam Ini, Giliran Diuji Metro FC

MALANG -  Usai ditahan imbang tim Divisi Utama, Persikubar Kutai Barat, Arema kembali menghadapi salah satu tim peserta kompetisi Divisi Utama lainnya, yaitu  [ ... ]


Arema - PersemaMainkan AK
08/09/2010
article thumbnail

MALANG-Menghadapi laga uji coba melawan Persekam Metro FC di Stadion Gajayana, malam ini, Arema tak lagi bingung penjaga gawang. Pasalnya, kiper Arema, Ahmad Kurniawan sudah siap diturunkan pada ujico [ ... ]


OlahragaMetro Bakal Rotasi Pemain
08/09/2010
article thumbnail

KEPANJEN - Jelang laga ujicoba melawan Arema, Metro FC  kembali akan memainkan 11 penggawa yang disiapkan masuk dalam starting eleven. 11 pemain yang akan dijadikan starter di menit awal itu, dia [ ... ]


OlahragaAmbisi Imbangi Singo Edan
07/09/2010
article thumbnail

KEPANJEN-Menjelang laga uji coba melawan Arema, Rabu (8/9) besok malam di Stadion Gajayana, Metro FC tak ingin dipandang sebelah mata. Meski, kalah kasta, namun tim asuhan Jonathan tetap ingin mengimb [ ... ]


KriminalRumah Judi Diobrak
07/09/2010
article thumbnail

BLIMBING– Rumah di Jalan Ciliwung Gg II B/37 Malang, dinihari kemarin digerebek anggota Polsekta Blimbing. Dari tangan para tersangka ini, petugas juga mengamankan barang bukti uang Rp 298.000,  [ ... ]


KriminalKakak-Adik Curi Motor
07/09/2010
article thumbnail

BATU– Kakak beradik warga Jalan Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu, yakni Suherman, 41 tahun dan Mahmudin Hari, 31 tahun, Minggu malam lalu dibekuk petugas Polres Malang. Keduanya ditangkap [ ... ]


Ronce NgalamCeramah Hanya Salah Satu Metode Dakwah
08/09/2010
article thumbnail

Wakil Rois Syuriah PC NU Kota Malang, KH. Imam Hambali prihatin dengan makna dakwah yang sering diartikan sempit. Dakwah hanya diidentikkan dengan tabligh atau berceramah di hadapan masyarakat atau um [ ... ]


Ronce NgalamMengakhiri Ramadan, Jangan Lupa Bayar Zakat
08/09/2010
article thumbnail

MALANG– Menjelang akhir Ramadan dan menyambut Hari raya Idul Fitri 1431 H., masih ada ibadah yang harus dilakukan untuk menyempurnakan kesucian bulan Ramadan yakni zakat fitrah. Karena ada batas [ ... ]


Techno - CellHuawei Dance G6620 untuk Penyuka Musik
08/09/2010
article thumbnail

MALANG– Penerimaan pasar yang sangat bagus membuat Huawei semakin rajin merilis ponsel anyar di Indonesia. Baru-baru ini Huawei yang konsisten dengan ponsel QWERTY mencoba melebarkan sayap untuk [ ... ]


Techno - CellMalang Peringkat Pertama Sales Samsung
08/09/2010
article thumbnail

MALANG- Meski termasuk kota menengah, tetapi geliat bisnis ponsel di Kota Malang cukup tinggi. Terbukti kota Malang mampu memegang peringkat pertama market share produk Samsung Mobile di Indonesia. Ba [ ... ]


Ebes Ngalam Flash

Imbang Lawan Persikubar
Kana    : Arema niam imbang utas-utas ambek Persikubar bes
Ebes    : Iku lak mek uji coba a jes, kadit masalah
Kana    : Tapi paling kadit osi gawe tahil gambarane tim kanggo ISL bes
Ebes    : Hasil  uji coba iku kadit osi gawe patokan, soal kanyab faktore. Persiapan tim sik durung mateng, terus niam uji coba ambek niam temenan yo bedo jes. Tapi ayas utujes lek pelatih kudu ceper evaluasi terus ndandani kekurangane tim

Redaktur Tamu

Idul Fitri "atawa" Lebaran

article thumbnail

Oleh: Gus Mustofa Bisri
Hari Idul Fitri di Indonesia mungkin berbeda dengan Idul Fitri di negeri-negeri lain. Di Indonesia terasa lebih meriah, bahka [ ... ]


Komentar di Sini

Pemasaran & Iklan

email:edimalangpost@yahoo.com - edi@malang-post.com
widgeo.net