Malang Post

Olahraga

Bhinneka All Star Sibuk Cari Sponsor

Share
JAKARTA - Harapan pemain yang baru saja memperkuat Timnas U-23 di ajang SEA Games untuk mendapat penghasilan lebih saat tampil di turnamen Sunrise of Java Cup 2015 sepertinya akan sulit terwujud. Pasalnya, sampai saat ini belum ada satu sponsor pun yang siap memberikan support bagi tim besutan Aji Santoso itu.
 Padahal, total ada 17 pemain Garuda Muda, julukan Timnas U-23, yang membela Indonesia di SEA Games 2015 Singapura lalu, sama-sama tergabung dalam satu tim. Namun, ternyata nilai jual mereka ke hadapan sponsor belum begitu kuat saat mengikuti event yang berlangsung di Banyuwangi itu.
 "Sampai saat ini kami belum mendapat sponsor satu pun. Padahal, anak-anak butuh dana lebih untuk persiapan Lebaran nanti," kata Gede Widiade Manajer Bhineka All Star. "Kami sudah melakukan pendekatan dengan sejumlah perusahaan, namun belum ada kepastian hingga saat ini," lanjutnya.
 Dengan ditambah empat pemain Persebaya Surabaya, Fandi Eko Utomo, Putu Gede, Asep Berlian dan Erick Dwi, Manahati Lestusen dan kawan-kawan akan menggunakan nama Bhinneka All Star saat tampil di turnamen yang berlangsung di Banyuwangi, Jawa Timur 30 Juni sampai 5 Juli mendatang itu.
 Menurut Gede, salah satu ambisi mereka untuk tampil dalam event tersebut selain untuk memperbaiki stigma match fixing yang melekat pada mereka ketika tampil di SEA Games 2015, mereka juga ingin mencari tambahan uang saku lantaran kompetisi sepak bola nasional yang sedang mati suri.
 "Memang, setelah kompetisi berhenti, anak-anak memang sering curhat ke saya terkait kehidupan mereka sehari-hari. Nah, karena mereka butuh banyak uang, kami akhirnya bersepakat membentuk satu tim untuk turun di turnamen ini," jelas pengusaha asal Surabaya itu.
 Bila skuad Bhinneka All Star masih sibuk mencari sponsor, lain halnya dengan Bali United Pusam FC yang sudah berbicara tentang target juara saat tampil di event itu. "Target kami sudah pasti adalah meraih gelar. Karena dengan begitu, mental pemain akan lebih bagus. Apalagi, materi pemain dari tim-tim yang berlaga di event ini sangat istimewa," ujar Yabes Tanuri, CEO Bali United Pusam FC.
 Bagi Yabes, memasang target juara dalam turnamen tersebut bukan sesuatu yang berat. Dengan alasan, semua pemain mereka masih secara rutin menjalani latihan bersama di bawah kendali pelatih Indra Sjafrie. "Tim kami masih sangat solid," kata pria bertubuh subur itu.
 Memang, dalam Sunrise of Java Cup 2015 itu, ada empat tim yang berpartisipasi, yaitu, Bhinneka All Star yang dihuni oleh eks penggawa Timnas U-23, Bali United Pusam FC, Arema Cronus, dan tuan rumah Persewangi Banyuwangi yang dihuni oleh sejumlah pemain profesional. (dik/jpnn/obi/k11/jon)
 
comments