Malang Post

Olahraga

Beban Mental Tunggal Putri

Share
Jelang Kejuaraan Dunia Bulutangkis
JAKARTA – Kejuaraan dunia bulu tangkis 2015 tinggal menghitung hari. Tim bulu tangkis Indonesia telah mematangkan persiapan dan mulai hitung-hitungan kans setelah mengetahui hasil drawing. Salah satu sektor yang kurang diunggulkan tapi punya peluang membuat kejutan adalah di ganda putri. Tapi, mereka menyikapi kejuaraan dunia dengan realistis.
Sang pelatih, Eng Hian, hanya mematok target semifinal ke anak didiknya, meski itu sebenarnya cukup berat. Pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda akan menghadapi pebulu tangkis yang levelnya masih di bawah mereka sampai babak ketiga. Namun, di perempat final, mereka diprediksi bakal berjumpa favorit juara, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang).
Meski demikian, Eng Hian menyebut latihan teknik dan fisik pengaruhnya di kejuaraan dunia tak sebesar faktor psikis. "Kalau di turnamen, masuk lapangan lebih dari 60 persen yang berbicara adalah mental. Jadi pemain bisa mengeluarkan performa terbaiknya adalah ketika bagaimana dia mengatasi tekanan di awal, dan seberapa cepat dia bisa mengatasi. Karena itu saya ingin membatasi tekanan psikis mereka," kata Pelatih 38 tahun tersebut.
Caranya, dia akan membatasi komunikasi dengan pengurus, media dan lingkungan sekitar di Pelatnas PBSI. Bukan peluang dan beratnya lawan yang harus selalu dibicarakan setiap bertemu, tapi membangun kepercayaan diri pemain. (jpnn/feb)
comments