BANGGA : Presiden Joko Widodo menyampaikan terimakasih kepada para atlet penyumbang medali di Olimpiade Rio de Janeiro. (Foto :  net)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada atlet-atlet Indonesia yang telah berjuang di Olimpiade 2016. Menurutnya, pencapaian tim sudah maksimal.
Indonesia mengirim 28 atletnya ke pesta olahraga terbesar dunia itu di Rio de Janeiro. Prestasi yang dibawa pulang ke tanah air adalah satu medali emas dan dua perak, yang disumbangkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Sri Wahyuningsih, dan Eko Yuli Irawan.
"Pertama-tama saya atas nama rakyat dan pemerintah mengucapkan selamat dan terimakasih yang sebesar-besarnya atas perjuangan seluruh atlet di olimpiade di Rio dan hasil yang telah dicapai adalah sebuah hasil maksimal," kata Jokowi, sapaan beken Joko Widodo usai bertemu para atlet di Istana Merdeka, Rabu (24/8) kemarin.
Presiden menyampaikan, dari sisi penerimaan medali, kontingen Indonesia mengalami peningkatan. Ukurannya, pada Olimpiade sebelumnya (2012) di London, Indonesia hanya menyabet satu  perak dan satu  perunggu.
"Sekarang kita dapatkan dua perak dan satu emas. Dan ini adalah sebuah perjalanan kerja keras yang panjang," jelasnya dilansir detikSport.
Keempat atlet yang bertemu Jokowi kemarin, yakni  Tontowi, Liliyana, Sri, dan Eko Yuli. Turut mendampingi para atlet Menpora Imam Nahrawi, Ketua Umum PP PBSI Gita Wiryawan, pelatih tim bulutangkis ganda campuran Rexy Mainaki dan chef de mission Olimpiade, Raja Okto Saptahari.
Presiden sadar, raihan medali di olimpiade membutuhkan kerja keras dan persiapan matang. Selain itu, sarana dan prasarana penunjang juga harus disediakan pemerintah untuk mendukung prestasi para atlet.
"Dari cabang olahraga ada, yang menata perencanaannya dengan baik bukan sesuatu yang instan. Dan tadi saya sudah perintahkan kepada Menpora untuk fokus berikan prioritas pada cabang-cabang olahraga yang sudah kelihatan prestasinya," tegas Jokowi. (dtc/van)

Please publish modules in offcanvas position.