Malang Post

Arema Sport

Berita terbaru dan terlengkap  tentang Arema - Aremania

Kesempatan Milo

Share

 
MALANG - Dua pelatih yang baru saja membawa anak asuhnya training center (TC) di Kota Batu, siap beradu strategu dalam laga uji coba, Minggu (14/2) sore nanti. Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija, harus membuktikan kapasitasnya, untuk menghadapi pelatih Madura United, Gomes De Oliveira di Stadion Kanjuruhan, di hadapan Aremania yang diprediksi akan memenuhi tribun Stadion Kanjuruhan, Kepanjen.
Milo, sapaan akrab pelatih Arema, dipastikan menjadi sorotan. Kedatangannya yang membawa banyak perubahan besar dalam skuad, seperti mengeliminasi nama pemain yang dianggap tidak mampu bersaing di skuadnya, membuat Aremania menginginkan bukti jika apa yang diraciknya kini lebih baik. 
Tak terkecuali, keputusannya mendatangkan Srdjan Lopicic dan Antony Putro Nugroho, tidaklah salah. Selain itu, saat ini Arema juga masih memberikan kesempatan kepada Hamka Hamzah dan FX Yanuar, ditambah lagi Ryuji Utomo yang baru tiga hari ini bergabung.
Milo mengakui, tidak bisa menjanjikan yang muluk kepada Aremania. "Laga ini, kesempatan pertama saya berlaga di Malang, di depan Aremania yang fanatik. Tidak hanya kemenangan yang saya janjikan," ujarnya.
Menurut dia, laga bukan hanya persoalan kalah atau menang. Namun, dia menjanjikan, jika permainan penggawa Arema, kini jauh lebih menjanjikan ketimbang sebelumnya. Secara teknik, fisik hingga taktik. Disempurnakan dengan pemain baru, pelatih asal Bosnia ini ingin perlahan memberikan pemahaman akan bermain bola, yang dengan sepenuh hati.
Dia mengakui, laga ini memang berat baginya. Ada beberapa nama, yang sebelumnya dia harapkan masuk skuad, harus absen. Misalnya Kiko Insa dan Ahmad Bustomi. Kiko, sangat vital bagi klub Singo Edan, karena stok defender yang terbatas. Praktis, tidak adanya Kiko membuat Milo harus menjajal Hamka, FX Yanuar atau Ryuji Utomo di starting line up untuk berduet dengan Purwaka Yudhi.
"Semua akan saya coba besok (hari ini, red). Ini menjadi kesempatan bagi pemain untuk menunjukkan kemampuannya, termasuk yang sekarang masih dalam masa seleksi," terang dia.
Dia menekankan untuk semua pemain bermain dengan hati. Apa yang telah dia berikan selama TC, saatnya dijalankan dalam uji coba. Manfaatkan peluang, saling menutupi kelemahan antar satu pemain dengan yang lainnya.
Laga melawan klub asal Pamekasan ini, beberapa nama, siap untuk mengisi line up Arema. Di posisi penjaga gawang, I Made Kadek Wardhana tampaknya akan jadi pilihan utama. Untuk posisi bek, Purwaka Yudhi akan diduetkan dengan Hamka Hamzah, dengan dua pelapis Ryuji Utomo serta FX Yanuar. Untuk bek sayap, Hasyim Kipuw di kanan dan Johan Alfarizie di kiri.
Sementara itu, sisi tengah Arema memiliki banyak pilihan. Dendi Santoso siap mengavling sayap kanan, sedangkan Esteban Vizcarra di sisi kiri. Sebagai pengatur permainan, nama Raphael Maitimo siap diuji kapasitasnya, ketika berduet dengan Hendro Siswanto.
Stok lini tengah makin melimpah, setelah kembalinya Feri Aman Saragih dan Juan Revi. Nama pemain anyar, Antony Putro Nugroho juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Masih ada beberapa opsi lain seperti Dio Permana, Arif Suyono, hingga Oky Derry.
Cristian Gonzales, agaknya juga diberi kesempatan turun sejak menit awal. Pemain ini akan mendapatkan sokongan Srdjan Lopicic yang bermain sedikit di belakang bomber berjuluk El Loco tersebut. "Saya memiliki banyak opsi. Ada Sunarto dan Samsul Arif juga. Beberapa nama, bisa bermain lebih dari satu posisi," tambah Milo.
Sedangkan di tubuh Madura United, akan ada beberapa nama yang musim lalu memperkuat Arema. Gilang Ginarsa, M. Kamri, Nanda Bagus serta playmaker Toni Mossi. Selain itu, ada pula nama Munhar dan Engelbert Sani yang juga tak asing bagi Aremania. (ley/jon)
comments

Foto Selfie Berhadiah 10 Jersey

Share

MALANG - Laga uji coba antara Arema Cronus melawan Madura United, di Stadion Kanjuruhan, Minggu (14/2) sore ini, pantang dilewatkan oleh Aremania dan Aremanita. Pasalnya, tidak hanya bakal disuguhi laga menarik yang disajikan oleh penggawa Arema di bawah arahan Milomir Seslija, manajemen juga siap bagi-bagi jersey klub sebanyak 10 buah.
Sejumlah 10 jersey ini, akan dibagikan kepada tiga pasang Aremania dan Aremanita. Sementara sisanya, untuk mereka yang jomblo. Bagaimana cara mendapatkannya?
"Harus datang ke Stadion Kanjuruhan yang pasti. Kemudian foto selfie, dengan latar belakang pertandingan uji coba antara Arema melawan Madura United," ujar Media Officer Arema, Sudarmaji.
Menurutnya, momen valentine ketika uji coba ini adalah alasannya bagi-bagi jersey bagi pasangan Aremania dan Aremanita. Namun tidak perlu khawatir bagi yang jomblo, karena masih ada empat jersey tersisa.
Dia menuturkan untuk tema foto cenderung bebas. Akan tetapi, masih mengandung unsur militansi dalam memberikan dukungan kepada Arema di stadion. Sudah hampir dua bulan Aremania tidak bisa menyaksikan klub Singo Edan di Stadion Kanjuruhan, pasca kekalahan di semifinal Jenderal Sudirman Cup 2015, Desember lalu.
Dia menambahkan, foto yang akan diikutsertakan harus diunggah di akun sosial media dengan hashtag #RinduArema, dan dimentionkan ke @AremafcOfficial (Twitter) atau @aremafcofficial (Instagram). Foto yang masuk ke akun tersebut akan diseleksi, diunggah kembali di fanspage Facebook Arema FC dan diadu mana yang memiliki jumlah like terbanyak.
"Tenang saja, yang jomblo juga punya kesempatan, akan kita pilih empat orang dengan foto terbaik dan masing-masing mendapatkan hadiah yang sama. Pemenang akan kami umumkan Sabtu (20/2)," pungkas Sudarmaji. (ley/jon)
comments

Sersan Teguh Tanpa TC

Share

BATU - Kiper anyar Arema Cronus, Teguh Amiruddin belum juga bergabung dengan tim hingga jelang berakhirnya training center (TC) klub berjuluk Singo Edan. Teguh masih harus mengurus surat-menyurat untuk perizinan bermain di Arema kepada komandannya, karena statusnya sebagai prajurit TNI saat ini
Kondisi ini membuattim pelatih Arema mulai bingung menentukan siapa yang akan dipilihnya untuk mengawal mistar gawang. Pasalnya, pemain yang kini berpangkat sersan dua ini digadang menggantikan posisi Kurnia Meiga.
"Teguh masih belum selesai urusannya sehingga tim ini masih belum bisa menggunakan tenaganya," ujar Pelatih Kiper Arema, Yanuar Hermansyah.
Pelatih dengan sapaan akrab Begal ini pun kini mesti memaksimalkan tiga penjaga gawang tersisa. I Made Kadek Wardhana, Ahmad Kurniawan dan Utam Rusdiana, dalam persiapan menghadapi laga uji coba melawan Madura United.
"Lawan Madura, pakai kiper yang ada sekarang. Saya masih belum bisa menentukan siapa, sebelum melihat kondisi latihan terakhir," tambahnya.
Menurut Begal, tiga kiper yang ada sudah sangat siap untuk menghadapi laga uji coba melawan Madura United. I Made Kadek Wardhana misalnya, sekalipun baru pulih dari gejala demam berdarah, sudah mampu mengikuti ritme latihan.
"Kadek sudah tidak ada masalah. Latihan yang dia jalani juga sudah normal karena tenaganya sudah pulih," beber mantan pelatih akademi Arema ini.
Sementara itu, Ahmad Kurniawan dan Utam Rusdiana juga bisa menjadi alternatif. Pergerakan keduanya dalam hal antisipasi arah bola, juga sudah jauh meningkat. "AK juga sudah menjalani diet untuk menurunkan berat badan, sudah turun beberapa kilo," tambahnya.
Namun dia tidak menampik, jika kehadiran Teguh juga dinanti agar segera menerima materi latihan demi menjaga performa. Terutama untuk persiapan turnamen Bali Island Cup 2016. (ley/jon)
comments

Belakang Masih Rawan

Share

Lawan MU Tanpa Kiko
BATU – Peringatan dini untuk Arema Cronus untuk segera mematenkan pemain dengan posisi stopper telah menyala. Menyisakan dua nama saja, yakni Purwaka Yudhi dan Kiko Insa benteng pertahanan, Arema belum mendapatkan pemain belakang resmi sebagai pelapis. Bahayanya, ketika satu pemain cedera, otomatis pelatih Milomir Seslija kebingungan mencari penggantinya.
Hal itu pun tampak dalam training center hari ketiga, Kamis (11/2) kemarin. Salah satu bek tengah Arema, Kiko Insa harus menepi. Pemain ini terkena engkelnya, karena tergelincir saat menjalani games. Alhasil, Kiko pun harus beristirahat untuk sementara waktu, minimal selama sepekan ke depan dan dipastikan absen ketika melawan Madura United (MU), Minggu (14/2) lusa.
“Kiko cedera tadi pagi (kemarin, red). Ini bahaya karena stok bek tengah tinggal satu saja dan Kiko tidak bisa main melawan Madura United,” ujar pelatih dengan sapaan akrab Milo ini, usai latihan di Lapangan Kusuma Agrowisata, kemarin.
Menurutnya, Kiko harus benar-benar sembuh. Sehingga dia dan tim dokter, tidak merekomendasikan pemain asal Spanyol ini merumput. Bisa jadi dia masih belum terlalu siap berlaga di Bali Island Cup 2016.
“Saya tidak ingin cederanya makin parah. Butuh waktu 1-2 minggu untuk penyembuhan, lebih baik dia menepi dan dirawat dokter tim,” beber dia kepada Malang Post.
Cedera Kiko ini menyusul tiga pemain lainnya, yang juga masih harus absen dalam laga melawan Madura United. Yakni Ahmad Bustomi, Juan Revi dan Feri Aman Saragih. “Saya tidak merekomendasikan mereka bermain. Mungkin sampai turnamen di Bali,” tambahnya.
Cederanya Kiko, membuat stok lini belakang Arema menipis. Purwaka Yudhi, tampaknya akan ditandemkan dengan pemain seleksi, FX Yanuar Wahyu untuk laga terdekat. Hal ini terlihat dalam sesi latihan kemarin dan melihat kondisi fisik Hamka Hamzah yang masih belum prima. Karena lama tidak turun ke lapangan, usai tim terakhir yang dibelanya, Borneo FC tersingkir di Jenderal Sudirman Cup 2015.
Alarm bahaya ini, juga menjadi pertanda jika manajemen klub harus segera mencari pelapis, untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang. “Seandainya sudah ada pemain, pasti aman. Kita lihat permainan Yanuar dulu,” pungkasnya.
Kesempatan ini, sudah sepantasnya dimanfaatkan oleh FX Yanuar yang masih dalam proses seleksi dan memikat hati pelatih asal Bosnia ini. (ley/jon)
comments

Antony Resmi Karena Multifungsi

Share

BATU – Arema Cronus mulai menemukan skuad yang pas untuk persiapan menghadapi Madura United, Minggu (14/2) lusa. Termasuk dengan kepastian kontrak yang didapatkan oleh pemain seleksi, Antony Putro Nugroho sebagai bagian dari penggawa Singo Edan. Kontrak bagi pemain ini, juga memudahkan pelatih Milomir Seslija dalam meracik strategi permainan.
Pemain asal Bantul ini sudah dikontrak sejak Rabu (10/2) lalu dan terus dimaksimalkan kemampuannya untuk melengkapi skuad Arema.
“Kontrak untuk Antony sudah beres, dia mendapatkan rekomendasi dari pelatih sehingga kami dengan cepat membicarakan kontrak kepada pemain itu,” ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo.
Menurut dia, Antony sendiri sejatinya tidak perlu berlama-lama untuk seleksi. Kali pertama datang di Bumi Arema, pemain ini mampu menunjukkan kemampuannya. Selain itu, sang pemain juga rekomendasi dari pelatih Arema yang kerap disapa Milo itu.
“Dia kan pernah dididik Milo dan tahu kualitasnya. Pelatih hanya ingin tahu bagaimana perkembangan cederanya yang telah berlangsung hampir setahun ketika membela Barito Putra,” beber dia.
Jebolan SAD Uruguay ini, ternyata dalam kurun waktu lima hari bisa membuktikan telah sembuh dari cedera, baik secara fisik dan psikis.
“Secara fisik, perkembangan cedera bisa dilihat dari tes medis. Namun, psikis atau trauma harus kami lihat dari keberanian dia dalam bermain. Ternyata memang sudah aman, makanya Milo berani merekomendasikan Antony,” tegasnya.
Antony sendiri, memiliki kemampuan tergolong istimewa. Pemain yang pernah membela Timnas U-23 ini bisa dimainkan di beberapa posisi. Selain piawai sebagai winger kiri, Antony bisa menjadi penyerang lubang. Kemampuan kaki kirinya, beberapa kali terlihat menjebol gawang yang dijaga oleh Utam Rusdiana, I Made Kadek Wardhana maupun Ahmad Kurniawan setiap kali latihan.
Milo juga tidak segan menjadikan menjajal Antony di posisi striker, baik bertandem dengan Cristian Gonzales maupun Samsul Arif. Sehingga, pemain ini juga sering diposisikan sebagai bomber dalam latihan. “Pemain yang disukai Milo itu bisa bermain dalam beberapa posisi. Selain itu, usianya juga masih muda,” pungkas dia. (ley/jon)
comments

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL