| Singo Tanpa Raja |
| Rabu, 10 Maret 2010 14:02 |
MALANG – Sukses skuad Singo ’Arema’ Edan, tampaknya tidak diikuti jajaran manajemen. Betapa tidak, dua jabatan penting yang menyokong perjalanan Arema, justru kosong. Setelah posisi manajer Arema ditinggal mundur Rendra Kresna, Sekretaris Yayasan, Mujiono Mudjito terpaksa rangkap jabatan. Ya manajer, yang sekretaris yayasan. Kali ini, giliran jabatan Direktur Utama PT Arema Indonesia yang masih kosong. Pengunduran diri Gunadi Handoko, disetujui yayasan. Namun siapa penggantinya, belum diputuskan. Sementara Gunadi posisinya menjadi Komisaris PT Arema Indonesia. Presiden Kehormatan Arema Indonesia, Rendra Kresna mengaku secepatnya akan menjadi pengganti Gunadi. ’’Kita akan mencari Dirut yang siap mengurusi Arema dan mampu standby,’’ tegas Rendra dalam jumpa pers yang ikut dihadiri Gunadi pula. Menyoal posisi yang baru bagi Gunadi, diputuskan Yayasan Arema dengan cepat. Selain sebagai komisaris, Gunadi juga diangkat menjadi Wakil Presiden Arema Indonesia. Alasannya, Gunadi dianggap sebagai bagian dari empat serangkai HM Nur (Ketua Yayasan), Mujiono Mudjito (Sekretaris Yayasan) dan Rendra Kresna (Presiden Kehormatan Arema Indonesia). Sebenarnya, Gunadi sendiri sangat ingin menjadi Aremania saja. Namun jajaran pengurus yang lain memintanya tetap bertahan di dalam yayasan. ‘’Saya ingin mengurusi pekerjaan saya, namun tetap membantu Arema di luar manajemen ya jadi Aremania saja,’’ ungkapnya. Menurut Gunadi, setelah Bentoel melepaskan suntikan dana, praktis Arema masih butuh dana tambahan sekitar Rp 6,5 miliar lagi. Estimasi kebutuhan dana hingga kompetisi ISL 2009/2010 berakhir mencapai Rp 17,5 miliar. Padahal hingga saat ini, skuad Arema sudah menghabiskan dana mencapai Rp 11,5 miliar. ‘’Sekarang kita tinggal mencari sisanya,’’ kata Gunadi. Jabatan Dirut yang disandang Gunadi hanya berjalan sekitar tujuh bulan kurang dua hari. Pria yang berprofesi advokad itu ditunjuk menjadi Dirut Arema pada tanggal 12 Agustus 2009. ‘’Yang terpenting saat ini adalah kemajuan Arema,’’ tegasnya. Menurut Gunadi, perubahan adalah sesuatu yang sangat wajar terjadi di dalam tubuh kepengurusan. Dia berharap seluruh pihak bisa menerima hal itu sebagai sesuatu yang positif. Tak lupa Guadi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pendiri Arema Lucky Acub Zaenal. ‘’Rasa terima kasih saya sampaikan kepada salah satu pemilik saham Lucky Acub Zaenal atas dukungannya selama ini,’’ papar Gunadi. Sementara Rendra Kresna mengatakan, peran Gunadi sangat besar. Bersama empat serangkai lainnya, Gunadi memberi sumbangsih luar biasa ketika Bentoel melepaskan diri. Atas dasar hal itulah, Yayasan masih membutuhkan perannya didalam kepengurusan. ‘’Saya berdua (Rendra dan Gunadi) pekerjaannya terlalu padat, Pak Gunadi khan juga memimpin perusahaan Law Firm,’’ ujar Rendra. Namun demi Arema, kata Rendra, mereka rela mengorbankan waktu dan segalanya. Kini, Arema menghormati keputusan Gunadi untuk tak terlalu terjun langsung mengurusi Arema. Gunadi ingin menyelesaikan pekerjaannya yang terbengkalai saat menjadi Direktur Utama. Pernyataan pengunduran diri Gunadi disampaikan usai skuad Arema Indonesia meraih kemenangan. Katanya, pengajuan pengunduran dirinya sudah diterima oleh Yayasan. Saat itu, Gunadi bahkan sudah berpamitan dan mengutarakan permintaan maaf dan rasa terima kasih kepada semua pihak. (ary/avi) |
| Arema - PersemaTambah Semangat 08/09/2010 Malam Ini, Giliran Diuji Metro FC |
Arema - PersemaMainkan AK 08/09/2010 MALANG-Menghadapi laga uji coba melawan Persekam Metro FC di Stadion Gajayana, malam ini, Arema tak lagi bingung penjaga gawang. Pasalnya, kiper Arema, Ahmad Kurniawan sudah siap diturunkan pada ujico [ ... ] |
| OlahragaMetro Bakal Rotasi Pemain 08/09/2010 KEPANJEN - Jelang laga ujicoba melawan Arema, Metro FC kembali akan memainkan 11 penggawa yang disiapkan masuk dalam starting eleven. 11 pemain yang akan dijadikan starter di menit awal itu, dia [ ... ] |
OlahragaAmbisi Imbangi Singo Edan 07/09/2010 KEPANJEN-Menjelang laga uji coba melawan Arema, Rabu (8/9) besok malam di Stadion Gajayana, Metro FC tak ingin dipandang sebelah mata. Meski, kalah kasta, namun tim asuhan Jonathan tetap ingin mengimb [ ... ] |
| KriminalRumah Judi Diobrak 07/09/2010 BLIMBING– Rumah di Jalan Ciliwung Gg II B/37 Malang, dinihari kemarin digerebek anggota Polsekta Blimbing. Dari tangan para tersangka ini, petugas juga mengamankan barang bukti uang Rp 298.000, [ ... ] |
KriminalKakak-Adik Curi Motor 07/09/2010 BATU– Kakak beradik warga Jalan Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu, yakni Suherman, 41 tahun dan Mahmudin Hari, 31 tahun, Minggu malam lalu dibekuk petugas Polres Malang. Keduanya ditangkap [ ... ] |
| Ronce NgalamCeramah Hanya Salah Satu Metode Dakwah 08/09/2010 Wakil Rois Syuriah PC NU Kota Malang, KH. Imam Hambali prihatin dengan makna dakwah yang sering diartikan sempit. Dakwah hanya diidentikkan dengan tabligh atau berceramah di hadapan masyarakat atau um [ ... ] |
Ronce NgalamMengakhiri Ramadan, Jangan Lupa Bayar Zakat 08/09/2010 MALANG– Menjelang akhir Ramadan dan menyambut Hari raya Idul Fitri 1431 H., masih ada ibadah yang harus dilakukan untuk menyempurnakan kesucian bulan Ramadan yakni zakat fitrah. Karena ada batas [ ... ] |
| Techno - CellHuawei Dance G6620 untuk Penyuka Musik 08/09/2010 MALANG– Penerimaan pasar yang sangat bagus membuat Huawei semakin rajin merilis ponsel anyar di Indonesia. Baru-baru ini Huawei yang konsisten dengan ponsel QWERTY mencoba melebarkan sayap untuk [ ... ] |
Techno - CellMalang Peringkat Pertama Sales Samsung 08/09/2010 MALANG- Meski termasuk kota menengah, tetapi geliat bisnis ponsel di Kota Malang cukup tinggi. Terbukti kota Malang mampu memegang peringkat pertama market share produk Samsung Mobile di Indonesia. Ba [ ... ] |
| Ulang Tahun Rolas |
| Kana : Wah, rame yo bes acara ulang tahune rolas tahun Ngalam Sop Ebes : Yo mesti a jes, soale iki lak korane kera Ngalam sing asli Kana : Umure wis rolas, mestine tambah kipa yo bes Ebes : Iki sing dadi tantangane Ngalam Sop, kudu terus gawe inovasi cikno dadi koran sing kipa lop. Opo maneh sak iki tantangane tambah abot jes, saingan koran tambah kanyab. Kadit perlu kuwatir jes, sing mutune kipa mesti osi tetep urip |
| Idul Fitri "atawa" Lebaran Oleh: Gus Mustofa Bisri |