Wali Kota Instruksi Ganti Penutup Reklame Pro Mild | Malang Post

Minggu, 19 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 15 Jan 2020,

MALANG - Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji geregetan terhadap cara penutupan reklame tiga dimensi Pro Mild di atas bangunan Toko Avia. Orang pertama di Pemkot Malang itu memerintahkan Satpol PP menutup media reklame bermasalah tersebut dengan kain berwarna hitam.
Instruksi tersebut menyusul cara penutupan media reklame Pro Mild  dinilai kurang maksimal. Pasalnya ditutup menggunakan kain warna putih dan merah yang dilakukan sebelumnya tetap menguntungkan pemasang iklan. Pesan komersialnya masih tersiar padahal sebenarnya reklame tersebut jelas-jelas melanggar aturan.
“Saya lihat itu masih warnanya (kain penutup) putih ya. Saya minta ganti warna hitam hari ini,” tegas Sutiaji.

   Baca juga : Hari Ini Pemasang Reklame Pro Mild Di-BAP
Ia menjelaskan, tahapan dan protap penindakan sudah dilakukan sesuai dengan aturan. Dia mengapresiasi pula pihak vendor pemasang reklame yang mau menunjukan sikap kooperatifnya mengikuti tahapan penindakan.
Wali kota kelahiran Lamongan ini menjelaskan penindakan reklame ini akan dikawal hingga tuntas. “Ya tidak boleh dilanjutkan sebelum ada IMB,” tegasnya.
Sementara itu Kasatpol PP Kota Malang Drs Priyadi MM menjelaskan sudah menerima instruksi agar vendor mengganti kain dengan warna hitam siang oleh wali kota. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan penanggung jawab reklame untuk melakukan instruksi tersebut.
Ditegaskannya dalam dua hari kedepan ini kain yang berwarna putih dan merah tersebut harus ditutup kembali dengan warna hitam.“Tadi  sudah langsung saya minta untuk ganti kok. Yang jelas nutup harus warna hitam,” tegas Priyadi.

   Baca juga : Kontroversi Reklame Pro Mild, Sekda: Ditindak Sesuai Protap


Jika tidak kunjung diganti, ia menegaskan Satpol PP Kota Malang akan menindak sendiri dengan melakukan penutupan. Sementara itu ia menambahkan sidang terhadap penanggung jawab reklame akan dilakukan pada 29 Januari 2020 mendatang.
Hal ini akan menentukan sanksi hukum apa yang akan dikenakan pada pemasang reklame tanpa izin tersebut. Menurut Perda No 4 Tahun 2006 tentang reklame, sanksi bagi pemasang reklame tanpa izin yakni penjara 3 bulan dan atau denda Rp 50 juta.

Cari Reklame Liar
Sebenarnya pula masalah mengenai reklame tak berizin ataupun liar selalu ada. Priyadi sempat menjelaskan, pernah petugas satpol PP menertibkan reklame liar bisa mendapatkan kurang lebih 70 – 100 reklame tak berizin.
“Setiap hari ada saja yang diamankan. Memang bentuknya tidak sebesar di Avia tapi tetap itu reklame ndak berizin. Bentuknya bisa banner, flyer atau spanduk kecil. Kebanyakan kami temukan di kawasan-kawasan kampus,” paparnya.
Belum lama ini, Satpol PP mengamankan sebuah banner cukup besar bertengger di depan salah satu mall besar di kawasan Jl Veteran Kota Malang. Banner ini mempromosikan produk pakaian dan dipasang di kawasan dilarang reklame.
Tanpa pikir panjang, karena kawasan Jl Veteran harus steril reklame atau iklan dan media promosi dalam bentuk apapun maka banner itu diturunkan.
“Untuk saat ini masih belum ada yang diproses tak berizin. Yang banyak kami temukan misalnya 25 banner ada tanda izinnya, tapi 50 lainnya tak ada. Ini kan nakal namanya,” tegas Priyadi.
Sementara itu pajak reklame sendiri yang masih belum terbayarkan menurut catatan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang hingga saat ini tersisa Rp 15 juta. Pajak yang masih belum dibayarkan ini berasal dari skala reklame yang kecil.
Kepala Bapenda Kota Malang Ir Ade Herawanto MT mengatakan, tunggakan reklame ini berasal dari reklame skala kecil seperti banner dan baliho. Seperti Satpol PP Kota Malang yang menemukan reklame tak berizin berbentuk banner.
“Ya itu potensi reklame yang belum didapatkan. Saat dicari memang orangnya sudah tak ada. Mereka bayar orang untuk nempelin,” tegasnya.
Untuk tunggakan reklame di awal 2020 ini diharapkan tidak membengkak. Karena penertiban terus dilakukan sepanjang tahun 2019 lalu. (ica/van)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Francisca Angelina






LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...