Wajib Tentukan Skala Prioritas | Malang POST

Minggu, 23 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Wajib Tentukan Skala Prioritas

Senin, 20 Jan 2020,

Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswi Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Devani Yulia Putri harus menjalani kewajiban sebagai Putra Putri Kampus UMM. Sekaligus anggota BEM dan terlibat aktif dalam Scientific Medico (SM) Fakultas Kedokteran UMM. Tak hanya itu, Devani sapaan akrabnya juga tergabung dalam manajemen endorse.
Ya, di manajemen itu, ia kerap melakoni kegiatan photoshoot katalog kerudung, mukena, make-up dan lain sebagainya. Seluruh aktivitasnya bisa berjalan dengan lancar. Sebab, ia menulis schedule atau jadwal untuk hari-hari ke depan guna menghindari adanya kegiatan yang menumpuk atau bersamaan.
Selanjutnya, membuat check list kegiatan untuk keesokkan harinya supaya siap dan menghindari adanya waktu tidak produktif. Tips ketiga adalah pintar memilih kegiatan mana yang lebih utama dikerjakan.
“Jadi memilih skala prioritas, kalau saya kuliah adalah prioritas utama, jadwal lainnya mengikuti saja,” ujar Devani.
Hal yang tak boleh ia lewatkan adalah istirahat yang cukup. Sepadat apapun jadwal yang harus ia lakoni. Sebab, dengan mengatur istirahat yang cukup memiliki dampak bagi aktivitas hariannya, apapun yang dikerjakan bisa lebih maksimal dicapai.
Devani paling menyukai kegiatan Photoshoot lantaran foto sudah menjadi hobi sekaligus sebagai ajang refreshing. Tak jarang kegiatan foto tersebut lokasinya berbeda-beda sehingga bisa sekaligus travelling.
Beberapa brand yang pernah menggunakan jasanya antara lain Nonibloom, harley beauty skin, dan klinikdokteranida. Sementara untuk jasa endors hijab antara lain euphoria.sby, griya_mukena_malang dan masih  banyak lainnya.
“Tapi banyak aktivitas juga artinya banyak tantangan, terbesarnya yaitu harus menyempatkan waktu di tengah kesibukan kuliah dan kesibukan organisasi serta tanggung jawab terhadap tugas putra putri kampus UMM,” paparnya.
Apabila ada masalah yang menimpanya, Devani kerap melibatkan orang lain untuk berbagi. Menurutnya,dengan menceritakan masalah kepada orang terdekat bisa membangkitkan semangat agar tidak down saat masalah tersebut terasa berat.
“Support dari keluarga, sahabat, dan orang-orang di sekitar lah yang sangat penting bagi saya,” tegasnya.
Selama menjalani perkuliahan di kedokteran banyak pengalaman menarik yang dilalui. Terutama saat ia mempelajari bagian tubuh manusia secara langsung, berhadapan denganmasyarakat melalui kegiatan bakti sosial tentunya menjadi pengalaman paling berkesan. Terlebih nantinya ketika lulus dan menjadi dokter harus melayani dengan setulus hati.
“Rasanya di Kedokteran itu tiap hari kayak ujian terus gak ada kelar-kelarnya. Rasanya panas dingin asem manis dah tiap hari, tapi makin ke sini dijalanin dengan ikhlas rasanya enak juga,” tandasnya.(lin/ary)

Editor : Bagus Ary Wicaksono
Penulis : Linda Elpariyani

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...