Malang Post - Universitas Brawijaya Targetkan 17 ASEAN University Network Quality Assurance

Jumat, 03 April 2020

  Mengikuti :


Universitas Brawijaya Targetkan 17 ASEAN University Network Quality Assurance

Senin, 10 Feb 2020

MALANG – Universitas Brawijaya (UB) terus berupaya mengukuhkan diri sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki reputasi di tingkat dunia. Tak hanya level kampus, bahkan di masing-masing program studi (prodi) berlomba-lomba melakukan sertifikasi internasional. Salah satunya melalui ASEAN University Network Quality Assurance (AUN QA).
Dimulai sejak tahun 2015 lalu, prodi di beberapa fakultas pun telah mengantongi sertifikat AUN QA. Sertifikasi ini sudah masuk ke batch 5, AUN QA menyasar ke empat prodi antara lain S2 Ilmu Ternak, S1 Budidaya Perairan, S1 Sastra Jepang dan S1 Ilmu Komunikasi. Jadwal visitasi dari pihak AUN QA ke empat prodi tersebut dilaksanakan pada Senin (10/2) – Rabu (12/2).
“Visitasinya selama 2.5 hari, hari terakhir akan ada penutupan dan pihak AUN QA akan menyampaikan hasilnya serta apa yang harus diperbaiki,” ujar Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M), Ir. Achmad Wicaksono M.Eng, Ph.D.
Persiapan sertifikasi AUN QA di empat prodi tersebut sudah dipersiapkan kurang lebih dalam waktu satu tahun dimulai kesiapan dokumen untuk dikirim. Selanjutnya pihak UB mempersiapkan mahasiswa, dosen, karyawan dan alumni untuk diwawancara.
Sejauh ini telah ada 13 prodi yang bersertifikat AUN QA dan menuju 17 prodi di tahun ini. Pada dasarnya tidak ada hambatan untuk melakukan sertifikasi ini hanya saja pihak AUN memberikan batasan maksimum dalam satu kali visitasi yakni paling banyak empat prodi.
“Tetapi nanti tahun 2021 kami mau mencoba dalam satu tahun ada dua kali visitasi sehingga bisa menambah 8 prodi baru untuk sertifikasi AUN QA,” terang Sony, sapaan akrabnya.
Dikatakannya bahwa dengan adanya sertifikasi AUN QA dapat memberikan banyak peluang  pasar tenaga kerja bagi lulusan. Sebab, prodi dengan sertifikat ini secara tidak langsung memiliki kualitas yang diakui secara nasional.
“Bahkan bisa memberi peluang alumni kami untuk bekerja di 18 negara ASEAN, kedepannya akan kami koordinasikan dengan Unit Pelayanan Karir dan Kewirausahaan (UPKK) UB berapa yang sudah bekerja di kawasan ASEAN ini,” paparnya.
Ia menambahkannya sebenarnya setiap prodi yang terakreditasi A sudah siap untuk melakukan sertifikasi AUN-QA dan di UB sendiri telah ada 97 prodi dengan akreditasi A.
“Total kami memiliki 177 prodi, sebetulnya banyak yang harusnya sudah bisa sertifikasi AUN-QA hanya saja AUN hanya menyediakan 4-8 prodi setiap tahunnya untuk itu kami juga berusaha mencari akreditasi internasional yang lain,” tandas Sony.
Sertifikasi AUN-QA pada batch ke-6 direncanakan menyasar 8 prodi yang ada di UB. Antara lain S2 Ilmu Hukum, S1 Administrasi Bisnis, S1 Ilmu Keperawatan, S1 Sastra Inggris, S2 Ilmu Komunikasi, S1 Sistem Informasi, S1 Manajemen Sumberdaya Perairan, dan S2 Pengelolaan Sumberdaya Lingkungan dan Pembangunan. (ADV/lin/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Linda Elpariyani

  Berita Lainnya





Loading...