Topan Kammuri Hantam Filipina, Ribuan Orang Dievakuasi | Malang Post

Kamis, 05 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Selasa, 03 Des 2019, dibaca : 180 , Muhaimin, Oke

MANILA - Topan Kammuri telah menghantam pulau Luzon Filipina tengah, memaksa ribuan orang dievakuasi. Sekitar 200.000 warga telah dievakuasi dari pantai dan daerah pegunungan karena dikhawatrikan terjadi banjir, badai dan tanah longsor.
Sejumlah cabang olahraga dalam pagelaran SEA Games telah dibatalkan atau dijadwalkan ulang.
Topan juga memaksa pengoperasian Bandara Internasional Manila dihentikan selama 12 jam dari pukul 11.00 waktu setempat pada Selasa (3/12/2019). Seorang warga Kanada yang tiba di Manila dari Cebu mengatakan bahwa perjalanannya merupakan yang terburuk yang pernah ia rasakan.
"Saya baru rasanya mengalami mabuk udara," kata Constance Benoit (23) kepada kantor berita AFP melansir BBC.
Badai juga menghantem provinsi Sorsogon, dilaporkan membawa angin dengan kecepatan hingga 155 km per jam, dengan hembusan hingga 235 km per jam. Lonjakan badai membuat ombak mencapai tiga meter, kata layanan cuaca. Puluhan ribu orang telah meninggalkan rumah mereka di bagian timur negara itu, tempat topan diperkirakan akan menerjang lebih dulu. Tetapi beberapa warga memutuskan tinggal meskipun badai akan datang.
"Angin menderu. Atap bangunan robek dan saya melihat satu atap terbang," kata Gladys Castillo Vidal kepada kantor berita AFP.
"Kami memutuskan untuk tetap tinggal karena rumah kami terbuat dari beton dua lantai ... mudah-mudahan bisa tahan terhadap badai."
Penyelenggara Asian Games Tenggara telah menangguhkan beberapa kompetisi, termasuk selancar angin, menambahkan bahwa acara lain akan ditunda jika perlu. Tetapi tidak ada rencana untuk memperpanjang perhelatan yang akan berakhir pada 11 Desember.
Negara ini dilanda rata-rata 20 topan setiap tahun. (oke/aim)



Loading...