Tiada Hari Tanpa Lari | Malang POST

Minggu, 23 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Tiada Hari Tanpa Lari

Selasa, 24 Des 2019,

Lari menjadi hobi Letda Nastiti Wulandari. Perwira pertama yang bertugas di Denhub Divisi Infantri 2 Kostrad ini, setiap hari selalu lari. Tidak tanggung-tanggung, setiap hari dia berlari hingga lima kilometer.
“Kalau pagi banyak kegiatan, maka kegiatan lari saya lakukan sore atau malam hari. Pokoknya harus lari,’’ ungkapnya.
Nastiti mengaku lari membuat dia nyaman, dan akan merasa kehilangan saat tidak melakukannya. “Mungkin karena badan ini sudah terbiasa, jadi kalau tidak lari, rasanya malah tambah lelah,’’ kata alumni PA PK TNI tahun 2017 ini.
Gadis asal Malang ini mengaku, awal mula mencintai olahraga lari saat SMP. Awalnya dia lari hanya untuk olahraga saja, atau menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dan ideal. Tapi demikian, semakin ke depan, dia semakin mencintai olahraga ini.
“Saya memiliki badan mudah berkembang. Jadi waktu itu menurut saya lari menjadi salah satu upaya agar berat badan saya tidak naik. Tapi demikian, semakin ke sini, saya semakin cinta dengan olahraga ini,’’ bebernya.  
Lari menurut perwira dengan satu balok di pundak ini merupakan olahraga yang simple. Tidak membutuhkan banyak peralatan dan tidak membutuhkan keahlian.
“Yang dibutuhkan, hanya sepatu dan baju olahraga saja, mudah kan,’’ tambah wanita yang lulus Dikpa Konselor TNI tahun 2019 ini.
Dan yang membuat dia semakin senang dengan olahraga ini, karena dia bisa melihat pemandangan. “Ini salah satunya. Selain bisa olahraga, kita juga bisa melihat pemandangan,’’ ujarnya.
Sekalipun jika larinya berada di lingkungan Divisi Infantri 2 Kostrad, dia tetap dapat melihat pemandangan.
“Kalau larinya di lingkungan sini, sekalian kontrol juga. Kalau ada sudut yang kotor, anggota saya minta untuk langsung bersihkan,’’ tambah alumni SMA Taruna Nusantara ini.
Selama mencintai olahraga lari, Nastiti juga beberapa kali ikut event. Bukan untuk memenangkan lomba, tapi lebih pada bersenang-senang. Dia mengaku, saat kegiatan lari tersebut dilakukan bersama-sama, semangatnya pun bertambah.  Seiring dengan lari yang membuat tubuhnya sehat, alumni S1 Universitas Brawijaya inipun mengajak warga yang lain untuk mencintai olahraga ini.
Ditanya sampai kapan dia akan menekuni olahraga ini? Wanita kelahiran Malang 1 Juli 1994 ini mengaku  sampai saat ini belum ingin berhenti mencintai olahraga ini, dan tetap ingin berlari.(ira/ary)

Editor : Bagus
Penulis : Ravika

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...