Malang Post - Tes Psikologi, Banyak Pemohon SIM Bingung

Rabu, 08 April 2020

  Mengikuti :


Tes Psikologi, Banyak Pemohon SIM Bingung

Selasa, 17 Des 2019

SURABAYA - Banyak masyarakat masih bingung dengan kebijakan baru yang mewajibkan tes psikologi sebagai salah satu syarat mendapatkan SIM. Hal ini terlihat di layanan tes psikologi yang terletak di Mall TP 2 lantai LG, Surabaya pada Selasa (17/12/2019).
Banyak pemohon yang harus kembali dengan tangan kosong karena tidak mengetahui persyaratan dan jam layanan tes psikologi.
Yogi Dwi Januar Putra Asisten Tes Psikologi di Mall TP 2 mengatakan, layanan tes psikologi di tempat ini buka dari pukul 10.00 WIB hingga 19.30 WIB. Rinciannya, tes akan digelar hingga pukul 12.00 WIB. Setelahnya, mereka hanya melayani bagi para pemohon yang masa berlaku SIMnya akan habis pada hari yang sama. Selain itu, layanan di TP 2 hanya melayani pemohon SIM perpanjangan. Sedangkan untuk pemohon baru hanya dilayani di Satpas Colombo.

   Baca juga : Urus SIM, Harus Tes Psikologi


Pengamatan di lokasi, banyak pemohon harus kembali karena datang di atas pukul 12.00 WIB. Kebanyakan dari mereka mengaku tidak mengetahui jika layanan tes psikologi bagi pemohon yang masa berlaku SIMnya tidak habis pada hari yang sama hanya sampai pukul 12.00 WIB. "Gak tau kalau peraturannya gitu. Ini tadi saya sempatkan kesini, ternyata harus kembali. Harusnya ada sosialiasi yang jelas," ujar Martha, salah satu pemohon.
Selain para pemohon yang memang berniat melakukan perpanjangan, beberapa pengunjung mall yang melihat roll banner pengumuman kebijakan baru ini juga menyempatkan untuk bertanya pada panitia. Sisanya, hanya melihat dan memfoto berbagai pengumuman yang ditempel di lokasi.
Sebagai informasi, AKP Sigit Indra Kanit Regident Polrestabes Surabaya mengatakan, aturan baru ini sesuai dengan UU Lalu Lintas Nomor 22 tahun 2009 pasal 81 ayat 4 terkait persyaratan kepemilikan SIM meliputi syarat kesehatan jasmani dan rohani. (ss/ra/udi)

Editor : Mahmudi
Penulis : Net

  Berita Lainnya





Loading...