Tertangkap Nomor Tiga, Kena Tiga Tembakan | Malang POST

Senin, 24 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Tertangkap Nomor Tiga, Kena Tiga Tembakan

Kamis, 12 Des 2019,

MALANG - Kerja keras tim khusus Polresta Malang Kota memburu tahanan kabur, tak sia-sia. Salah satu tahanan kabur, Nur Cholis berhasil ditangkap tim khusus Polresta Malang Kota. Dia kena tiga tembakan, sehingga terlihat lemah tak berdaya ketika ditunjukkan kepada media, Kamis (12/12). Kini tersisa satu tahanan kabur belum tertangkap, yakni Bayu Prasetyo.

Nur Cholis ditandu petugas ketika dibawa untuk rilis media. Ia terlihat menahan sakit. Sebab, kedua kakinya dilumpuhkan oleh timah panas oleh petugas polisi. Pria ini ditangkap di tempat persembunyiannya, Rabu (11/12) malam.
“Tersangka kami tangkap di sebuah rumah kosong. Dekat persawahan di kawasan Kedungkandang, masih di sekitar rumahnya,” ujar Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata.
Leo menerangkan, setelah kabur dari sel tahanan, Nur Cholis menuju rumah kosong di kawasan KH Malik Dalam, Kedungkandang dengan menggunakan ojek online tanpa membayar. Ketika di sana, ia sempat berpindah-pindah. 
"Terakhir, ia menyepi di area kebun. Dia menyepi di sana dan tidak pergi ke mana-mana. Keberadaannya tersebut sempat diketahui oleh kakak dan warga sekitar," jelas dia.
Setelah mendapatkan cukup informasi, petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi. Sesampainya di sana, Nur Cholis sempat melarikan diri dan melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap. Apalagi, kondisi TKP dalam keadaan gelap. 
"Akhirnya, kami melakukan tindakan tegas dan terukur. Kami lumpuhkan dengan tiga tembakan di kaki," tegas Leo.
Ketika dilumpuhkan, pada tubuh tersangka ditemukan dua senjata yang akan digunakan untuk melindungi diri. Nur Cholis meruncingkan ujung dua sikat gigi. 
"Benda tajam ini diletakkan di paha sebelah kanan dan kiri, untuk melindungi diri. Alat ini tajam sekali," kata Leo.
Terkait alasan kabur, sampai saat ini, Leo masih melakukan pendalaman. Sebab, sampai saat ini, Nur Cholis masih dalam kondisi lemah. "Dia masih bungkam, karena kondisinya mungkin masih lemah. Nanti, akan kami gali lagi lebih dalam," kata dia.
Saat ini, pihak kepolisian masih memburu satu pelaku lagi, yakni Bayu Prasetyo. "Tinggal satu lagi, saya imbau kepada yang bersangkutan untuk segera menyerahkan diri," tegas dia.
Sampai saat ini, tim khusus yang terdiri dari satuan reskrim, intel, narkoba hingga polsek jajaran masih melakukan pengejaran kepada satu pelaku lagi. Mereka bergerak untuk mengumpulkan informasi dari keluarga dan rekan-rekan tersangka lainnya. 
"Satu tim terdiri dari 11 orang dan dipimpin oleh perwira. Mereka masih terus melakukan pengejaran. Mohon doanya semoga semua tertangkap," kata Leo.
Setelah semua tertangkap, lanjut Leo, pihak kepolisian akan mengumpulkan data untuk memperjelas kronologi dan alasan kaburnya masing-masing tahanan. "Nanti akan kami konfrontasi keempat orang itu, agar jelas semua," tegas Leo.
Sementara, tiga orang tahanan yang tertangkap, yakni Nur Cholis, Adrian Fairi alias Ian dan Sokip Yulianto dikurung di sel isolasi. Mereka dipisahkan dari tahanan lainnya. Ketiganya sama-sama dihadiahi timah panas polisi.(tea/ary)

Editor : bagus
Penulis : amanda

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...