Tergiur Rp 100 Ribu, Seorang Ibu Jadi Kurir Sabu | Malang POST

Senin, 17 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Minggu, 19 Jan 2020,

MALANG - Seorang perempuan yang tinggal di Desa Mandalawagi, Kecamatan Wagir Kabupaten Malang harus rela berurusan dengan polisi. Sebab, ibu berusia 43 tahun itu menjadi kurir sabu karena terguiur upah Rp 100 ribu.
Perempuan berinisial SW ini ditangkap polisi berdasarkan hasil pengembangan kasus. Sebelumnya, polisi menangkap Hari Susanto, 25 warga Jalan Muharto yang juga tinggal di Jalan Cokroaminoto Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Ia diamankan polisi setelah membeli sabu di Jalan Satsuit Tubun Kecamatan Sukun Kota Malang.
Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita tiga bungkus sabu yang dikemas dalam bungkus mie instan dengan total 13,42 gram. Setelah melakukan interogasi dan pengembangan, Hari ternyata mendapat barang tersebut dari SW.
Berdasarkan keterangan tersebut, polisi langsung menangkap SW di rumahnya. Saat itu, ia sempat mengelak bahwa dirinya bukan kurir maupun pengedar sabu. Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi mendapat bukti percakapan yang mengarah kepada transaksi narkoba. Selain itu, polisi juga menggeledah rumah SW dan menemukan paket sabu seberat 5,28 gram yang disembunyikan di dalam bungkus mie instan.
Ketika diinterogasi, SW mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang bandar dengan sistem ranjau. Sang bandar menghubungi SW untuk mengambil barang haram itu di lokasi yang telah ditentukan. Kemudian, SW diminta untuk mengirim sabu ke seorang pemesan dengan upah Rp 100 ribu sekali kirim.
"Tersangka S bukan pengedar, ia hanya kurir. Ia mengantarkan barang atas perintah dari bandar. Sedangkan tersangka H, adalah pengguna," terang Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata.
Sampai saat ini, polisi masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Kedua tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di Polresta Malang Kota. "Tersangka S kami kenakan Pasal 114 Ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 dan atau Pasal 112 Ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara," tandas dia.(tea/lim)

Editor : Abdul Halim
Penulis : Amanda Egatya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...