Tak terima di Ditegur, Ngamuk Hajar Korban | Malang POST

Minggu, 23 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Tak terima di Ditegur, Ngamuk Hajar Korban

Jumat, 17 Jan 2020,

MALANG - Rivaldi, 19 tahun, warga Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, terpaksa berurusan dengan polisi. Lantaran pemuda pengangguran ini menganiaya M Arifin, 36 tahun, warga Desa Tunjung Tirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Kapolsek Singosari, Kompol Untung menjelaskan, kronologi bermula saat pelaku sedang nongkrong dengan teman perempuannya berinisial P yang masih duduk di bangku sekolah madrasah tsanawiyah, pada Selasa (14/1/2020) lalu.
Pelaku lantas menawari rokok kepada gadis tersebut. Korban yang melihat peristiwa tersebut kemudian menegur pelaku. Alasan korban menegur pelaku, lantaran di lokasi tersebut masih berada di kawasan atau lingkungan pondok pesantren.
"Mas, ini anak pesantren enggak seyogya-nya sampeyan kayak gini. Sampeyan harus punya sopan santun, karena anak pesantren di sini juga menimba ilmu kok diganggu-ganggu,” ujar Kompol Untung, mengutip perkataan korban pada Kamis (16/1/2020).

Bukannya menerima teguran tersebut, pelaku malah membentak dan memaki-maki korban. Saat akan memotret pelaku dengan handphone miliknya, korban malah mendapatkan bogem mentah pada bagian kiri kepala. Akibat peristiwa tersebut, korban memutuskan melapor ke polisi.
"Kami tangkap keesokan harinya (15/1/2020) tanpa perlawanan di rumah pelaku," sambung  Kompol Untung.
Polisi menjerat Rivaldi sesuai pasal 351 (1) KUHP tentang penganiayaan, ancaman hukumannya maksimal dua tahun delapan bulan kurungan penjara. (war/mp)

Editor : Redaksi
Penulis : Net

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...