Malang Post - Tak Ikut Sensus Online, ASN Malu

Senin, 30 Maret 2020

  Mengikuti :


Tak Ikut Sensus Online, ASN Malu

Kamis, 20 Feb 2020

BATU - ASN Pemkot Batu harus malu jika tidak ikut sensus penduduk online tahun ini. Itu karena ASN adalah pelayan sekaligus contoh masyarakat, tetapi malah masyarakat umum yang menyukseskan sensus penduduk online.
Setelah Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si mengawali sensus penduduk 2020 online, Senin (17/2) lalu, BPS dan Pemkot mengajak Organisasi OPD, PHRI dan lembaga pendidikan mengikuti Rakorda di Balai Kota Among Tani, Rabu (19/2).


Rakorda dipimpin Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso M.M. Dia menekankan ASN mengikuti sensus online. "Bu Wali sudah memberikan contoh dengan melakukan sensus penduduk online. Hari ini, kita libatkan OPD, jajaran Forpimda, PHRI, dan lembaga pendidikan dalam sosialisasi  sensus online," ujar Punjul kepada Malang Post, Rabu (19/2) .
Ia menegaskan, sensus online memudahkan masyarakat terdata secara administratif. Makanya, sensus setiap sepuluh tahun sekali ini penting untuk disosialisasikan.
"Khususnya bagi ASN, kami wajibkan  mengikuti sensus online. BKPSDM mencatat sekitar 3800 ASN di Pemkot Batu," tegasnya.


Lebih lanjut, Punjul mengungkapkan BKPSDM mencatat siapa saja yang melaksanakan sensus online hingga akhir Februari ini. Meski begitu, ASN yang tak mengikuti sensus online tidak mendapat sanksi administratif.
"ASN tak ikut sensus online patut malu. ASN seharusnya menjadi panutan masyarakat," beber Ketua DPC PDIP Kota Batu ini.
Sementara warga secara umum, ia mengakui banyak kurang melek IT. Pihaknya juga menginstruksikan Dinas Pendidikan agar memberikan edukasi siswa SMP tentang proses sensus online.


Setelah edukasi, siswa membantu proses input data keluarga melalui gawai. Input data cukup dilakukan satu orang.
Hal itu ditegaskan Kepala BPS Kota Batu, Parjan. Setiap satu rumah sensus online dilakukan satu orang. Sehingga tak perlu ribet bergantian setiap orang melakukan sensus penduduk
"Kami juga menegaskan bagi pengusaha agar tidak takut dengan sensus online. Pasalnya sensus ini tidak berhubungan langsung dengan masalah pajak," imbuhnya.


Sensus online berlangsung sejak 15 Februari 2020 sampai 31 Maret 2020. Bagi warga yang tidak melakukan sensus online, petugas BPS akan turun mendata ke rumah warga, Juli nanti.
Jumlah penduduk Kota Batu saat ini tercatat sekitar 207 ribu. BPS Kota Batu menargetkan 60 persen dari total masyarakat bisa mengikuti sensus online. (eri/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdiyanto

  Berita Lainnya





Loading...